
Author POV
Saat ini Cathlyne dan Rey sudah membuka pintu mobilnya karna hari sudah malam dan mereka juga ingin cepat-cepat pulang kerumah, namun pas mereka ingin masuk....
"Hey kalian!" teriak seseorang diikuti oleh suara deruan puluhan motor yang Cathlyne yakini ada geng motor Maniaks musuh bebuyutan DeadScorpio
"Maniaks? No, gue belum mau ngungkap klo gue ketua DeadScorpio didepan Rey" batin Cathlyne
"Rey, gimana nih?! Kita gak mungkin bisa ngelawan mereka, banyak banget lagi anggotanya" kata Cathlyne
"Kamu masuk" Suruh Rey
"Okay, hati-hati ya" kata Cathlyne lalu masuk, saat ini Rey dan Maniaks sedang beradu mulut yang seperti yang Cathlyne ketahui Maniaks akan membuat lawannya kesal lalu menyerang mereka dahulu barulah Maniaks menghajar lawannya itu
Saat ini Cathlyne sudah berada didalam mobil Rey dan langsung mengambil hp nya didalam tas lalu menghubungi Bara dan tak lama kemudian panggilan itu tersambung
"Halo, Bar"
"..........."
" Ada yang ngepung gue. Kumpulin anak-anak DeadScorpio trus lo pimpin mereka ke lokasi yang sudah gue kirim ke lo"
"........."
"Gue kasih lo waktu lima menit, cepat"
".........."
Tut.. Tut... Tut....
Panggilan itu terputus lalu Cathlyne menaruh hp nya kembali ke dalam tas lalu mengambil masker dan keluar untuk mengulur waktu sampai DeadScorpio datang
"Ekhem, Maniaks, bener kan?!" tanya Cathlyne dengan setengah muka yang ditutup masker
"Cath, lo gila?!" kata Rey yang melihat gadis itu keluar dan berbicara dengan nada angkuh nya
"Owh ini calon ibu ketua DarkLion?" tanya ketua Maniaks yang Cathlyne tau bernama Andi
"Ternyata bener Rey ketua DarkLion, huft gimana kalo dia tau kebenarannya?" batin Cathlyne bingung. namun secepat kilat dia berhasil mengubah raut wajah bingungnya jadi raut wajah angkuh
"Ngak usah sok deh lo, lo ngapain nyegah kita?! Cari masalah?! Gue kasih tau ya, klo lo cari masalah sama gue, lo salah orang" kata Cathlyne dengan nada angkuh
"Haha, emang lo siapa?! Ratu?! Presiden?! Lo itu cuma cewe lemah yang berlindung dibelakang ketua DarkLion" kata Andi
"Lo salah besar Andi Nugroho! Kali ini lo salah pilih lawan" kata Cathlyne yang membuat Rey dan Andi bingung
"Lo.. Lo kok tau nama gue?! Siapa lo sebenarnya?!" tanya Andi
"Lo mau tau?!" tanya Cathlyne lalu maju beberapa langkah kearah Andi yang membuat Rey beberapa kali berteriak supaya menghentikan cewe itu
"Sapa lo?!" tanya Andi
"Gue ketua dari geng ini!" bisik Cathlyne dan seketika itu juga anak-anak DeadScorpio datang dengan jumlah yang bisa dibilang banyak. Dan langsung menghajar anggota Maniaks ditempat itu.
Gilak sih kek di pilem-pilem action gitu~Author
"Lo tau kan sekarang?! Andi Nugroho." kata Cathlyne lalu berbalik dan menyuruh Rey masuk kedalam mobil.
Namun sebelum Cathlyne masuk kemobil dia membuka maskernya dan menunjukan muka nya dengan smirk nya ke Andi yang membuat Andi menganga tidak percaya dan setelah itu dia dihajar oleh Bara.
Dan Cathlyne memberi kode ke Bara untuk tidak menghajar mereka abis-abisan dan untungnya Bara mengerti. Cathlyne pun masuk kedalam mobil dan tak lama Rey menancap gas untuk pergi dari tempat itu
"Kok bisa?!" tanya Rey didalam mobil yang masih belum bisa percaya apa yang baru saja terjadi.
"Apanya?!" tanya Cathlyne balik
"Itu, kok bisa kamu berani nantang Andi, trus kamu tau namanya, trus tiba-tiba datang cowo-cowo itu dan kamu berhasil bikin Andi kek orang beg* gitu" tanya Rey
"Pertama, aku emang gak takut sama siapa pun. Kedua, aku tau namanya Andi karna aku dah sering denger tentang geng Maniaks. Ketiga, aku gak tau kenapa tuh cowo-cowo datang tapi bersyukur aja jadi kita gak perlu cape-cape ngelawan mereka. Keempat, iyaiyalah pasti dia kaget pas ngeliat muka cantik aku pas aku buka masker" jelas Cathlyne panjang lebar walaupun gak semua itu benar
"Serius?! kamu ngak bohong kan?!" tanya Rey sesekali melirik Cathlyne
"Ish, kamu gak percayaan banget sama aku, serah lo dah" kata Cathlyne sambil membuang mukanya kearah jendela
"Iyaiya, percaya aku" kata Rey sambil mengacak-acak pucuk rambut Cathlyne
"Gue gak sebodoh itu Cat, gue yakin lo nyembunyiin sesuatu dari gue dan gue akan cari tau tentang itu" batin Rey.
Setelah 20 menit akhirnya mereka sampai dirumah Cathlyne.
"Makasih Rey, kamu gak mau mampir dulu gitu?! Mumpung ada nyokap gue sama 'bebeb' aku" kata Cathlyne sambil memanas-manasi Rey dengan kata Bebeb
"Gak, takut aku gak bisa nahan buat nonjok muka bebeb lo itu" kata Rey
"Ish, canda aja kali. Udah ayo masuk" kata Cathlyne yang memaksa Rey mampir
"Loh, Rey" tanya Elizabeth
"Masa tadi Rey gak mau mampir mom" jawab Cathlyne
"Pacarnya Cathlyne ternyata sombong ya?!" tanya Elizabeth bercanda
"Apaan sih mom, temen kok. Lagian memang Rey sombong" kata Cathlyne
"Yaudah duduk dulu, mommy bikinin teh" kata Elizabeth
"Eh... Gak usah tante, Rey langsung pulang aja, kasian Cathlyne nya mau istirahat" kata Rey
"Yau-" kata Elizabethyang tiba-tiba terpotong oleh teriakan Vino
"Mom....my, e-eh lo udah balik beb?! " tanya Vino yang mendapat anggukan dari Cathlyne
"Ish, kamu ini teriak-teriak aja, mommy lagi ngobrol juga" interupsi Elizabeth
"Hehe, maap mommy ku sayang" kata Vino lalu memperlihatkan deretan gigi putih nya. Sedangkan Rey memandang Vino dengan tatapan tidak sukanya
"Yaudah tante, Rey pulang dulu" pamit Rey
"Ok, lain kali mampir lagi ya" kata Elizabet lalu tersenyum kepada Rey
"Iya tante" kata Rey
"Dek, anterin Rey nya" suruh Elizabeth
"Iya ini juga mo nganterin" kata Cathlyne lalu menarik tangan Rey keluar dan ketika didepan pintu terdengar teriakan Vino
"Beb, gue pinjem laptop lo ya!!!" teriak Vino
"Iyaaa" teriak Cathlyne sambil tetap berjalan keluar, saat ini mereka sudah berada disamping mobil Rey dan Cathlyne melihat raut kesal Rey lalu tertawa
"Rasa jealous kamu belum ilang-ilang Rey?" tanya Cathlyne
"Udah kok" jawab Rey singkat
"Yakin?! Yaudah pulang sana aku mo nonton drakor bareng Vino" kata Cathlyne yang membuat Rey berdecak kesal
"Serah" kata Rey lalu membuka pintu mobilnya tak lama.....
"Rey" panggil Cathlyne yang membuat Rey berbalik menghadap Cathlyne dengan menaikan satu alisnya seolah bertanya 'apa'
Cupp
"Jangan cemburu lagi, jelek tau gak" kata Cathlyne setelah mencium pipi Rey yang membuat cowo itu mematung.
"Bye Rey" kata Cathlyne lalu masuk dan menutup pagar rumah nya
Dan Rey pun tidak bisa menahan senyumnya memikirkan hal yang baru saja terjadi, Cathlyne nyium pipi Rey?! Ya, itu baru saja terjadi.
Rey pun masuk ke mobilnya lalu menancapkan gasnya pergi dari depan rumah Cathlyne dan kayaknya malam ini Rey mimpi indah
...~*~...
Cathlyne POV
Saat ini gue udah ada didalam kamar. Demi apapun gue gak bisa berenti senyum ngingat reaction Rey pas gue cium, lucu banget. Jujur gue juga gak nyangka klo gue nyium Rey.
"Napa lo senyum-senyum? Kesambet?" tanya Vino yang sedang bermain laptop gue dikasur gue
"Enak aja, btw lo ngapain?" kata gue sambil menghampiri Vino
"Gak, cuma nonton youtube. Cath gue bosan nih. Main yuk" kata Vino sambil menutup laptop nya
"Main?! Main apa?!" tanya gue yang bingung
"Main motor. Balapan maksudnya" kata Vino
"Emang lo ada motor?!" tanya gue karna gue tau dia di indonesia kagak ada motor klo di London banyak motornya
"Itu mah gampang tinggal pinjam motor Bara aja" kata Vino
"Yaudah yuk, gue telpon anak-anak dulu biar ngumpul di tempat balapan" kata Cathlyne
"Ok, gue kekamar Brandon dulu ya, mo ganti baju" kata vino
"Ok, jan lama-lama lo bukan cewe soalnya" teriak Cathlyne
Yups, malam ini Cathlyne ikut balapan lagi. Tapi kali ini Vino ikut. Memang rata-rata semua temen-temen Cathlyne itu cowo yang suka balapan makanya dia sering banget ikut balapan.