This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Club



Author POV


"Loh, Cathlyne?"


"Mampush gue, kepergok dia" batin Cathlyne


"Eh lo jan kestau Rey ya klo gue ada disini" Kata Cathlyne 


"Yaelah santai aja kali, gue kan gak ember buktinya rahasia lo masih aman sama gue" Kata cowo itu


"Bagus deh. Oh iya Jun gue mau nanya, si ulet keket kok gak keliatan?" Tanya Cathlyne pada Juna


"Gak tau, katanya Rey sih dia lagi pergi keluar kota"Kata Juna


"Yah makin lama dong rencana kita dijalannin. Gue udah gak sabar" Kata Cathlyne


"Sama, walaupun gue ngeri amaa rencana nya tapi tetep aja gue gasabar buat ngejalanin rencana itu" Kata Juna


"Lo kesini ama DeadScorpio?" Tanya Juna


"Iya, makanya jan kestau Rey bisa berabe klo dia tau" Kata Cathlyne


"Owh yaudah have fun ya"Kata Juna lalu pergi entah kemana dia pergi.


Setelah mengobrol dengan Juna, Cathlyne pun langsung menyuruh Rian untuk memanggil anggota DeadScorpio yang lain untuk memakan es kelapanya.


Setelah 5 menit menunggu, akhinya mereka pun sampai ditempat es kepala. Mereka pun langsung mengambil es kepala mereka masing-masing. Lalu meminumnya sesekali bercanda gurau.


"Guys, karna ini sudah mau gelap mendingan habis makan es kelapa kita bubar aja ya"Kata Cathlyne yang diiyakan oleh mereka.


Selesai mereka semua makan es kelapa, sesuai intruksi Cathlyne tadi mereka semua memulangkan diri kecuali Vino,Daniel,Bara,Darren,Rian,Rico,Dylan da Triple Na yang ditahan oleh Cathlyne.


"Katanya pulang? Trus ngapain nahan kita disini?!" Tanya Bara


"Gue nyuruh mereka pulang karna gue mau ngajakin kalian ke club" Kata Cathlyne


"Yaelah, club lagi club lagi" Kata Daniel


"Mau gak?!" Tanya Cathlyne


"Tunggu apa lagi? Ayok!"Kata Vino yang langsung naik keatas motor nya yang diikuti oleh mereka semua.


Mereka pun pergi dari pantai itu dan menuju ke club. Setelah perjalanan 30 menit akhirnya mereka pun sampai ke club.


"Guys, kita take a room aja ya. Gue mau main uno, yang kalah minum whisky 2 gelas sekaligus" Kata Cathlyne


"Ayok gaskan"Kata Darren 


"Ayok sudah"Kata Rian tak sabar


Mereka pun masuk ke club dan take a room. Awalnya mereka minum-minum dulu sambil saling bercerita.


"Cath, coba telfon Bryan ama Brandon udah lama mereka gak ngumpul ama kita" Kata Dylan


"Bener tuh, telfon gih" Kata Bara


"Kalian aja gih yang telfon, klo gue yang telfon pasti mereka gak mau" Kata Cathlyne


"Yasudah mana hape lo?" Tanya Dylan yang langsung dihadiahkan hape oleh Cathlyne.


Dylan pun menelfon Bryan dan Brandon dan hasilnya mereka mau ikut gabung. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Bryan dan Brandon pun sampai.


"Wassappp. Asek bet ngumpul kek gini" Kata Brandon seraya ber tos ria dengan semua orang disitu kecuali Cathlyne tentunya


"Lo sih sibuk mulu"Kata Rico


"Trus mau ngapain nih?"Tanya Bryan yang sudah duduk daritadi


"Kita mau main UNO, yang kalah harus minum whisky 2 gelas sekali gus"Kata Cathlyne yang membuat semuanya merasa tertantang


Mereka pun sudah bermain UNO 1 setengah jam dan yang sudah kalah ada Rian,Vino,Bryan,Daniel,Fiona,Diana dan yang baru saja kalah adalah Bara. Sesuai peraturan,mereka harus minum whisky 2 gelas sekali gus. Mereka pun berhenti sejenak bermain dan muali bercerita-cerita.


"Guys, gue mau beli Tequilla dulu kedepan pingin soalnya" Kata Cathlyne


"Mau gue temenin?" Tanya Vino


"Gak usah, lagian cuma beli bentar kok"Kata Cathlyne yang membuat Vino mengangguk. Cathlyne pun langsung keluar dari ruangan itu dan pergi kearah bartender dan memsan Tequilla.


Setelah pesanannya jadi, Cathlyne pun kembali ke ruangannya namun belum sempat Cathlyne membuka pintu ruangan itu, langkah Cathlyne terhenti karna suara yang dia kenal.


"Hai Cathlyne long time no see" Kata cewe itu yang membuat Cathlyne mengurungkan niatnya untuk masuk.


"Mau apa lagi lo ulet?"Tanya Cathlyne


"Gue cuma mau nanya, ngapain lo ada disini bawa minuman trus mau masuk ke room?Mau ngej*lang?" Tanya Bianca.Cathlyne yang mendengar itu pun langsung meminum Tequilla nya hingga kandas lalu melempar gelasnya hingga pecah.


"Club mah emang mainan gue. Yang seharusnya nanya itu gue,ngapain lo disini?Diajarin siapa lo?! Oh gue tau, pasti bokap lo kan yang ngajarin. Ck miris, Bapaknya suka cari j*lang anak nya suka jadi j*lang haha. Keluarga sempurna!!!" Kata Cathlyne yang membuar Bianca murka


"Eh lo b*tch mulut lo dijaga yak."Bentak Bianca lalu mengambil pecahan gelas Cathlyne yang tadi lalu melemparkannya ke Cathlyne yang membuat Pelipis Cathlyne tergores dan berdarah


"Gue bakalan sebar foto lo main ke club dan masuk ke room buat main sama om-om dan bikin Rey ilfill ama lo dan berpaling ke gue dan pada akhirnya gue yang baklan kuasain hartanya"Kata Bianca


"Ck, dasar mata duitan. Bapaknya korupsi anaknya melorotin anak orang"Kata Cathlyne sambil mengusap pelipisnya yang berdarah namun darahnya tak kunjung berhenti


"Mulut Lo!!!Liat aja apa yang akan terjadi besok. Gue gak akan biarin cewek kayak lo hidup tenang"Kata Bianca


"Okay, gue tunggu. Au ah mao main dulu"Kata Cathlyne lalu mesuk ke ruangannya meninggalkan Bianca yang emosi dan dendam yang sangat besar


"Udah minu- Lo pala lo napa Cath?!" Tanya Vino yang langsung menghampiri Cathlyne yang membuat semuanya ikutan ngeliat luka Cathlyne


"Dilempar beling ama anak dajjal"Kata Cathlyne lalu duduk disofa yang ada disitu


"Siapa maksud lo? Bianca?"Tanya Fiona


"Iya"Jawab Cathlyne singkat sesekali meringis karna Brandon sedang membersihkan lukanya


"Bianca Neldes?" Tanya Bara


"Iya siapa lagi kalo bukan dia" Kata Diana


"Gilak tuh orang pake main beling kek kuda lumping"Kata Darren


"Kayaknya ini saatnya rencana kita dimulai"Kata Dylan


"Bener. Gue setuju ama Dylan"Kata Kirana


"Emang kenapa?" Tanya Rico


"Si ulet itu mau nyebarin foto gue main ke club dan masuk ke room dan dia mau ngebarin humor klo gue masuk ke room buat main ama om-om"Kata Cathlyne


"Yah, trus kek apa dong?" Tanya Fiona


"emangnya rencana kalian gimana?"Tanya Daniel


"Jelasin Ric" Kata Cathlyne pada Rico. Rico pun menjelaskan rencana mereka yang membuat Bryan,Brandon,Vino dan Daniel mengangguk.


"Gimana kalau kita minta bantuan mommy?!" Usul Vino


"HAH?! MOMMY?!" Teriak Brandon,Bryan dan Cathlyne kompak


"Iya, mommy kan suka ma Rey jadi kita bisa manfaatin buat nyuruh Rey nginep dirumah 3 hari dan kita juga minta mommy buat nyuruh apapun ke Rey biar dia sibuk. Kan gak mungkin Rey nolak permintaan mommy demi si licik itu"Kata Vino


"Gilak" Kata Bryan


"Sinting" Kata Brandon


"Autis" Kata Cathlyne


"Orang ngasih saran juga."Kata Vino sambil cemberut


"Tapi itu satu-satunya cara Cath"Kata Rian


"Huft, okay. Kita mulai rencana nya besok okay."Kata Cathlyne 


"Gue mau ikutan"Kata Vino


"Gue juga mua ikutan"Kata Daniel


"Serah" Kata Cathlyne. Mereka pun kembali bermain UNO.


...●●●●●●●♡♡♡●●●●●●●...


Saat ini Cathlyne sudah berada di depan mading dimana fotonya tadi malam ditempel. Seprti yang Cathlyne duga, banyak ocehan-ocehan unfaedah.


"Bener Cathlyne main ama om-om?"


"Gak mungkin kak Cathlyne kek gitu"


"Iya, lagian dia kan baik buktinya yang lalu dia traktir 1 kantin"


"Bisa aja itu uang dari om om"


"Tapi gak mungkin kak Cathlyne gitu"


"Bisa aja, kan dia badgirl kelas kakap"


Yah sepeti itulah para netizen berkomentar sedangkan Cathlyne hanya tersenyum miring mendengar ocehan mereka


"Rupanya si ulet keket itu beneran lakuin apa yang dia bilang tadi malam" batin Cathlyne


Saat ini dia sudah berjalan dikoridor dengan perban dikepalanya karna ulah Brandon menuju kelasnya dan lagi-lagi suara bacotan netizen terdengar tapi Cathlyne tetap bodo amat toh abis ini adalah hari kebahagiaannya ketika melihat Bianca ketakutan.


Cathlyne pun berjalan dengan santai menatap kedepan dan Cathlyne pun melihat Rey yang berjalan kearahnya dengan tangan yang dimasukan kekantong celananya. Cathlyne pun hanya melewati Rey namun belum langkah Cathlyne sudah ditahan oleh Rey


"Rey?" Kata Cathlyne


"Gak mau jelasin ke aku maksud foto itu?" Tanya Rey


"Emang kali ini kamu akan percaya?" Tanya Cathlyne


"This time i will trust you" kata Rey yang membuat Cathlyne menghela nafas.


"Aku bakalan jelasin tapi gak disini, leher ku sakit ngedongak terus, kamu sih ketinggian" kata Cathlyne yang membuat Rey tersenyum lalu mengacak rambut Cathlyne. Mereka pun akhirmya pergi kekantin.


"Sekarang jelasin" kata Rey sambil senyum ketika mereka sudah duduk di meja kekuasaan Cathlyne


"Jadi...... Aku tau ke club salah, cuma tadi malem aku memang ke club dan bener klo aku masuk ke room dan main didalem. Cumaaa aku bukan main 'itu' ama om-om tapi aku main UNO ama Bryan,Brandon, Vino sama Triple Na. Trus tiba-tiba Bianca Dateng dan mancing emosi aku pake bilang klo aku 'ng*nu' ama om-om" kata Cathlyne dengan bibir cemberut


"Bibir nya biasa aja dong. Trus kepala kamu itu kenapa pake diperban?" Tanya Rey


"Aku kena serpihan kaca yang dilempar ama Bianca. Tapi ini sebenarnya ini cuma luka kecil kok tapi gak tau darahnya gak mau berenti makanya di perban ama Brandon" kata Cathlyne


"Lain kali jangan ladenin Bianca lagi yah?! Aku gak mau kamu luka kayak gini lagi. Sekarang kita bersihin nama kamu" kata Rey yang diangguki oleh Cathlyne


Cathlyne pun berdiri dan manjat meja dan berdiri diatas meja dengan tangan berkacak pinggang. Lalu menatap semua orang yang membicarakan nya. Mereka yang merasa diperhatikan oleh Cathlyne pun kicep dan Rey hanya geleng-geleng melihat kelakuan bar-bar Cathlyne.


"Sekarang gue buka acara Q&A buat kalian. Sekarang kalian tanya sepuasnya tentang foto itu" teriak Cathlyne sehingga semua orang yang ada dikantin itu denger.


".............."


Tidak ada yang menyahut teriakan Cathlyne sehingga membuat Cathlyne kembali bersuara


"Segitu pengecutnya kalian sampe cuma berani ngoceh dibelakang gue? Jangan jadi muna kalian, kalo ada yang kalian mo tanyain tanya sekarang supaya Clear!" Teriak Cathlyne sehingga membuat 1 siswa mengangka tangannya lalu bersuara


"Apa bener kak Cathlyne main sama om-om?" Tanya cewe yang adalah Jessica


"Ternyata lo gak seburuk yang gue pikirin jes. Jawabannya adalah gue emang main tapi bukan ***** tapi main UNO ama kakak-kakak gue dan Triple Na. Kalian bisa liat di cctv club yang ada di room gue tadi malam" teriak Cathlyne yang membuat mereka semua percaya.


"Seharusnya kalian tanya ke orang yang nyebar foto itu, ngapain dia juga ke club? Kan kalo gue pergi ke club sama kakak-kakak gue kalo dia ngapain? Ngelonte?" Teriak athlyne yang membuat mereka semua mingkep. Setelah beberapa menit tidak dapat jawaban, Cathlyne pun turun lalu menatap Rey.


"Sudah?" Tanya Rey


"Sudah, oh iya mommy minta kamu dateng hari ini" kata Cathlyne


"Yaudah pulsek kita pulang sama-sama ke rumah mommy" kata Rey


"Yaudah, kamu gak mau ketemu ama Bianca gitu?" Tanya Cathlyne yang kepo tentang keberadaan Bianca


"Gak tau, aku gak ada liat dia sepagian" kata Rey


"Bagus deh jadi gak ada pengganggu" kata Cathlyne


"Yaudah mending kita samperin Triple na ama Juna dkk" kata Rey


"Yuk"


Mereka pun pergi ke rooftop dan bertemu dengan Triple Na dan Triple Curut. Mereka pun berbincang hingga bel masuj berbunyi lalu kembali kekelas masing-masing untuk mendengar bacotan guru.


"Haha, gini ternyata kelakuan kamu selama aku gak ada" unknow