This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Bolos?



Rey POV


Hari ini seperti biasa, gue sedang ada dikelas, apalagi kalo bukan belajar. Saat ini gue bener-bener bosan, apalagi saat ini pelajarannya pak Bangun, kalo mo tau pak Bangun itu....


•sudah ngomongnya lambat,


• lama, banyak bacotnya,


•kadang-kadang ngelawak sendiri kalo lucu aja gapapa lah ini garing banget gak ada lucu lucu nya,


•trus kalo ngejelasin matanya kayak mo keluar, melotot terus.


Pak Bangun itu ngajar pelajaran sejarah, kebayang gak tuh bosennya kek apa, sudah mukanya kek pingin ditabok terus lama lagi. Buat kita pak Bangun itu OUR NIGHTMARE.


Sekarang gue berpikiran buat bolos cuma gue rada males karna kali ini gue harus bolos sendirian. Gue sendiri karna Juna, Nathan sama Aldo lagi ada acara keluarga katanya. KATANYA.


Tapi kayak nya bolos berdua bakalan seru. Ya, kayaknya kalo ngajak Cathlyne bolos seru. Apa gue ajak Cathlyne bolos aja


Rey POV end


Author POV


Saat ini dikelas Cathlyne sedang pelajaran matematika, dan sekarang mereka sedang mengerjakan tugas diskriminan dari bu Agnes, termasuk Cathlyne namun tiba-tiba saja ada seseorang yang mengetuk pintu


Knokk.... Knokk.... Knokk....


"Rey? Ada apa? " tanya Bu Agnes. Dan mereka semua pun langsung menatap Rey dengan tatapan memuja bahkan sampai ada yang teriak histeris, biasa nak alay. Sedangkan Cathlyne hanya diam lalu melanjutkan kerjaannya


"Saya ada perlu sama Cathlyne bu" kata Ry yang membuat mereka semua melongo dan Cathlyne yang merasa namanya dipanggil pun menaikan kepalanya lalu menunjuk dirinya sendiri dengan satu alis diangkat


"Iya lo Cathlyne " kata Rey yang mengerti arti dari tingkah Cathlyne


"Kalo boleh ibu tau, kenapa kamu panggil Cathlyne?" tanya bu Agnes dengan tatapan intimidasi


"Ehmm... Anu bu... Itu... Mommy nya Cathlyne datang buat antar makanan dan saya disuruh buat manggil Cathlyne" kata Rey yang pastinya boong


"Mommy? Dateng? Antar makanan? " tanya Cathlyne yang bingung karna mommy nya gak pernah lakuin itu sebelumnya


"Beneran kamu Rey?" tanya bu Agnes lagi


"Iya ibukkkkk, cepetan sini lo" jawab Rey laly memanggil Cathlyne yang membuat Cathlyne hanya menurut lalu menghampiri Rey. Kejadian itu membuat semua teman sekelas Cathlyne men cie-cie kan mereka, biasa orang famous.


"Yaudah jangan lama-lama ya kalian." kata bu Agnes memberi izin yang langsung mereka angguki. Rey pun langsung menggenggam tangan Cathlyne yang membuat yang punya tangan melotot tidak percaya dan jangan lupa sorakan teman mereka.


Mereka pun berjalan dikoridor, tapi Cathlyne masih bingung dan dia pun bertanya ke Rey


"Gue yakin tadi lo bohong kan?" tanya Cathlyne disela-sela langkah mereka


"Iya" jawab Rey singkat


"Trus kita mau kemana?! " tanya Cathlyne


"Bolos" jawab Rey singkat, jelas dan padat


"Hah? Bolos?" tanya Cathlyne yang mendapat anggukan dari Rey


"Trus kita mo bolos kemana? Jan bilang kita mo bolos ke rooftop kayak yang di nopel-nopel, ato ke taman belakang. Ato jangan-jangan......"


"Kebanyakan baca novel lo" kata Rey yang memotong ucapan Cathlyne membuat Cathlyne mengerucutkan bibir nya


"Biarin lah, lagian novel itu satu-satu nya yang bisa gue senyum-senyum trus baper dan akhirnya bahagia sendiri walaupun dikira orgil karna senyum-senyum sendiri" kata Cathlyne yang membuat Rey menghentikan langkahnya dan langsung menatap mata Cathlyne yang membuat Cathlyne bingung


"Mulai sekarang lo gak usah baca novel lagi" kata Rey


"Lah, kenapa? Suka-suk-"


"Karna gue yang bakalan bikin lo senyum-senyum sendiri trus baper dan akhirnya bahagia bukan cuma lo sendiri tapi berdua, berdua sama gue" kata Rey lalu kembali menggenggam tangan Cathlyne dan melangkahkan kaki mereka kearah parkiran


Belum sampe 1 menit Rey mengatakan itu, dia sudah berhasil melakukannya, Rey sudah berhasil membuat Cathlyne blushing lalu senyum-senyum sendiri.


Saat ini mereka sudah ada diparkiran dan Rey melepaskan genggaman mereka lalu naik kemotor nya yang membuat Cathlyne bingung


"Trus kita mo kemana?!" tanya Cathlyne dengan muka dongo (****) nya mungkin efek baper kali


"Ikut aja" kata Rey lalu


"Oh.. Ok" Kata Cathlyne, dan sekarang Rey sedang berdiri didepan Cathlyne. Dikittt banget jarak nya


"Keselamatan lo paling penting buat gue" kata Rey sambil memakai kan helm berwarna hitam kekepala Cathlyne lalu memakai jaket boomber hitam nya


"Yaoloh mimpi apa gue semalem, jangan gini napa? Entar kalo gue baper gimana?" batin Cathlyne


"Yaudah naik" kata Rey yang sudah berada diatas motor sport hitamnya. Yang membuat Cathlyne langsung naik dengan bertumpu ke pundak Rey. Mereka berdua pun sudah berada diatas motor


"Kapan berangkatnya ini? Yaelah" kata Cathlyne. Rey tidak menjawab malahan dia membuka kembali jaket nya


"Lo mo ngapain? " tanya Cathlyne


"Nih, tutupin paha lo. Lo mau pamer paha?" tanya Rey sambil memberikan jaketnya


"Ya enggak lah. Btw makasih" kata Cathlyne sambil mengambil jaket Rey lalu membuatnya sebagai penutup paha nya


"Pegangan klo masih sayang nyawa" kata Rey


"Idih, omongan lo ngeselin beg*" kata Cathlyne lalu berpegangan ke Rey. Mereka pun keluar dari pagar sekolah dengan gampang. Yaiyalah, sapa yabg berani ngehalangin anak yang punya sekolah. Mereka pun menikmati perjalanan mereka sampai akhirnya mereka sudah tiba di suatu tempat


"Turun" kata Rey yang membuat Cathlyne turun dari motor Rey lalu melepas helm nya dan merapikan rambutnya lalu memperhatikan tempat itu


"Hah? Warnet? Lo ngajak gue ke warnet?" tanya Cathlyne. Ya, Rey membawa Cathlyne ke sebuah warnet yang bisa dibilang Warnet yang elit.


"Iya, lo gak suka?" tanya Rey menatap Cathlyne yang masih memandangi tempat itu


"Ya..Eng..Gak... Gue cuma masih bingung aja, ngapain lo ngajak gue kewarnet" kata Cathlyne lalu menatap balik Rey.


Mereka pun masuk kedalam warnet, disitu ada beberapa anak-anak Sma yang mungkin lagi bolos juga. Dan mereka memilih tempat duduk, mereka memilih bersebelahan.


"Trus, ini kita ngapain?" tanya Cathlyne yang bingung karna dia baru pertama kali masuk ke warnet


"Makan" jawab Rey asal


"Ishh, seriusannn" kata Cathlyne


"Ya itu computer lo dinyalain trus pilih permainan " kata Rey sambil menyalakan computer didepannya


"Nyalain. Gue gak tau" kata Cathlyne karna memang dia jarang banget pegang yang namanya computer mungkin 2 taon sekali.


"Hah? Lu gak tau main computer?" tanya Rey dengan raut muka gak percaya


"Gak tau, klo gue tau dah dari tadi gue nyalain." kata Cathlyne sewot


"Kata orkay, tapi kagak pernah nyentuh computer" gumam Rey sambil nyalain computer Cathlyne tapi masih bisa didengar sama Cathlyne


"Ish,gue bukannya gak pernah tapi jarang. JARANG. " kata Cathlyne ngegas


"Iyain dah biar cepet. Tuh dah gue nyalain trus dah gue masukin ke game nya lo tinggal main, tapi nanti barengan karna kita bakalan lomba sapa yang kalah ada hukumannya" kata Rey lalu beralih ke computer milik nya


"Ini main nya gimana?" tanya Cathlyne tanpa melepaskan pandangannya dari layar computer itu


"Astaga Cathlyne. Lo gak pernah main game balap-balapan? " tanya Rey yang mendapat gelengan dari Cathlyne


"Itu game yang paling gampang tau gak?!" tanya Rey lagi


"GAK" jawab Cathlyne polos yang membuat Rey mengacak-acak rambutnya gemas


"Reynald!!!. Rambut gue rusak, tau gak?!" bentak Cathlyne


"GAK" jawab Rey mengikuti cara Cathlyne bicara tadi


"Tau ah. SERAH. Yaudah ajarin gue gimana mainnya, gue gak mau kalah dari lo" kata Cathlyne


"Kalo gue ajarin ntar lo yang menang dong? Pain? OGAH." kata Rey


"Yaudah, gue juga gak mau lomba. OGAH." kata Cathlyne nyolot yang membuat Rey mengalah daripada ngeliat raut muka Cathlyne sekarang


"Heiss, yaudah gue ajarin" kata Rey lalu mendekatkan dirinya ke Cathlyne dan menjelaskan bagaimana cara bermainnya. Hampit gak ada jarak antara mereka yang membuat Cathlyne degdegan namun berusaha buat merhatiin penjelasan Rey


"Udah ngerti?!" tanya Rey ke Cathlyne


"Ya. Udah kok. Kuy lah" kata Cathlyne yang sudah ngerti sedikit tapi gak ngertinya banyak.


Mereka pun mulai bermain. Mereka berdua sangat fokus bermain padahal cuma balap-balapan doang


"Aishhh, udah lo dibelakang aja, gak usah nyalip-nyalip" kata Cathlyne ke Rey dengan tatapan yang masih di layar computer


"Lo aja yang dibelakang" balas Rey


"Eh si anj*ng." umpat Cathlyne


"Language Cat!" bentak Rey


"Idih si bambank masih denger aja" kata Cathlyne dengan mata masih di game nya


"Cih, emang gue tuli" gumam Rey


"Ahh ****. Kenapa harus gue yang kalah" kata Cathlyne. Ya kali ini Cathlyne yang kalah.


"Kan udah gue bilang" kata Rey


"Ishh. Ulang ya, anggap aja ini latihan ok?!  Habis nya seru sih. Plisssss" kata Cathlyne memohon ke Rey dengan memelas


"Ok, tapi habis itu ga ada ulang lagi ya, kali ini lomba yang beneran ya?" tanya Rey


"Iya, janji kok" kata Cathlyne semangat lalu kembali menatap layar computernya


1.....


2.....


3......


Mereka pun kembali bermain, tapi kali ini mereka berlomba. Yang kalah akan dapat hukuman dari yang menang. Kali ini Cathlyne benar-benar serius bermain membuat Rey tersenyum melihatnya lalu kembali fokus ke game nya.


"Ishhh, Rey jan menang lagi lah." kata Cathlyne yang masih fokus dengan gamenya begitu juga dengan Rey


"Terserah gue lah" balas Rey


"Aishh, gantian lah. Tadi kan lo yang menang, sekarang gue" kata Cathlyne


"Enggak. Enak di lo nya lah" kata Rey yang semakin melajukan mobilnya di game


"Heiss, Kalo gue menang gue jadi pacar lo dehh......" kata Cathlyne yang membuat Rey menghentikan mobil di game nya lalu menatap Cathlyne tidak percaya dan akhirnya Cathlyne lah yang menang, lalu Cathlyne menatap Rey yang sedang menatap nya tidak percaya campur senang


"........Tapi bote! Wlee" teriak Cathlyne sambil menjulurkan lidah nya mengolok Rey,  sedangkan Rey hanya menghela nafas pasrah


"Dasar PHP lo. Gue kira beneran" kata Rey


"Dasar baperan. Berarti gue yang kasih lo hukuman" kata Cathlyne


"Iya, apa hukumannya. Cepetan" kata Rey


"Ntar gue mikir dulu" kata Cathlyne sambil mengetuk-ngetuk dagu nya seolah berfikir


"Lambat, Tinggal" ancam Rey


"Sabar atuh pak. Yaudah hukumannya itu.........