
Author POV
Tringgg Tringgg Tringgg
Suara alarm berbunyi mengusik kedua sejoli yang masih lelah akibat pertempuran mereka semalam, terbukti dari tubuh mereka yang tidak di balut sehelai benang pun dengan posisi saling berpelukan untuk mencari kenyamanan satu dengan yang lain.
Cathlyne pun mengerjabkan matanya lalu mengambil alarm yang masih berbunyi di nakas lalu mematikannya. Setelah itu Cathlyne memindahkan tangan Rey dari pinggang nya agar dia bisa mandi namun sepertinya Rey tidak menginginkan hal itu saat merasakan pelukan Rey semakin erat.
"Rey lepas dulu, aku mau mandi" Kata Cathlyne
"Masih pagi yank" Gumam Rey dengan suara sexy nya
"Ish ini udah jam 5. Katanya mau liat lumba lumba" Kata Cathlyne sambil mengusap rambut Rey.
"Tidur bentar lagi, lagian 5 menit juga nyampe ke pantai Lovina nya" Kata Rey yang masih memejamkan matanya apalagi saat menerima elusan dari sang istri.
"Ck, nyebelin banget sih. Ayok Rey!" Kata Cathlyne kesal, mau tak mau Rey pun melepaskan pelukannya dari Cathlyne lalu duduk.
"Ayok mandi bareng" Ajak Rey yang dibalas gelengan oleh Cathlyne.
"Ga ada mandi bareng" Kata Cathlyne lalu berjalan kekamar mandi dengan kondisi tubuh yang belum terbalut benang satu pun tentu saja membuat Rey nafsu namun dia tahan karna keingingan sang istrinya untuk melihat lumba lumba sebentar lagi. Rey pun mengusap wajahnya kasar lalu kembali memejamkan matanya untuk meredamkan nafsu birahi nya.
Setelah 20 menit berada dikamar mandi, akhirnya Cathlyne pun keluar dengan menggunakan bathrobe dan henduk yang melilit di kepalanya. Cathlyne berdengus kesal saat melihat Rey masih setia memejamkan matanya, dengan tanpa perasaan Cathlyne memukul pantat Rey yang membuat sang empunya terlonjak kaget.
"Apa sih Cath?!" Tanya Rey kesal sambil mengelus pantat nya yang terasa panas.
"Cepet mandi trus cari makan, laper" Kata Cathlyne. Rey menghela nafas lalu menuruti kemauan Cathlyne itu.
Cathlyne pun memakai baju crop off shoulder putih, rok putih panjang dengan belahan dan tak lupa topi pantainya yang membuat Cathlyne terlihat cantik walaupun dia sendiri tidak yakin Rey akan memperbolehkan dia pakai ini namun untuk hari ini saja Cathlyne memakai baju pilihannya itu.
Setelah siap dengan bajunya, Cathlyne pun duduk di depan meja rias untuk sedikit make up. Cathlyne memilih make up yang natural yang terkesah anggun. Tak lama kemudian, Rey pun keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk dipinggangnya lalu menatap Cathlyne dengan tatapan menelisik.
"Ngapain pake baju begitu?" Tanya Rey tajam.
"Ya gak papa, pengen aja" Kata Cathlyne sambil memoleskan liptint nya lalu menyiapkan baju yang dirasa serasi dengannya untuk Rey.
"Ganti!" Kata Rey tegas saat melihat baju itu memperlihatkan perut dan paha sang istri.
"Rey~~~" Rengek Cathlyne dengan mata yang sudah berkaca kaca. Rey yang melihat itu pun mengaruk kepalanya kasar lalu menghela nafas kasar yang membuat Cathlyne menitikkan air matanya.
"'Ngapain nangis?" Tanya Rey lembut sambil menghapus air mata dari pipi wanitanya itu.
"Kam- hiks kamu marah" Kata Cathlyne yang mulai terisak. Rey pun memeluk Cathlyne sambil terus mengelus surai Cathlyne
"Cup cup cup, enggak kok. Aku gak marah, aku cuma gak suka kamu pake baju itu tapi kalo kamu mau pake yaudah gakpapa" Kata Rey lembut yang membuat Cathlyne menatapnya.
"Beneran?" Tanya Cathlyne yang diangguki oleh Rey. Cathlyne pun tersenyum riang lalu mengecup bibir Rey singkat sebelum kembali duduk di meja riasnya dengan senyum yang merekah.
Rey yang melihat itu pun menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Cathlyne lalu memakai baju yang sidah disiapkan sang istri.
Sepertinya Rey harus extra menjaga Cathlyne hari ini. Setelah memakai bajunya, Rey pun mengajak Cathlyne untuk mencari makanan untuk mereka sebelum melihat lumba lumba.
Setelah mendapat tempat makan, mereka pun memesan makanan dengan Cathlyne yang bersender di bahu Rey dan Rey pun menyenderkan kepalanya di kepala Cia.
"Habis liat lumba lumba nanti kita ke pura Lempuyang ya?" Kata Cathlyne
"Iya, habis itu mau kemana lagi?"
"Ke bali bungy"
"Terus?"
"Realase penyu"
"Trus?"
"Dinner"
"Trus?"
"Trus trus aja ampe nabrak" Kata Cathlyne kesal yang membuat Rey terkekeh.
"Iya iya, hari ini kita puas puasin main" Kata Rey sambil mengelus kepala Cathlyne.
"Rey" Panggil Cathlyne yang dibalas deheman oleh Rey.
"Gimana ya kabar anak anak?" Tanya Cathlyne yang membuat Rey menatap istrinya
"Mereka pasti baik baik aja sayang, mau telfon mereka?" Tanya Rey. Cathlyne pun menggelengkan kepalanya
"Jangan, mereka pasti masih tidur apalagi ini masih jam 6 kurang" Kata Cathlyne yang membuat Rey mengangguk paham.
Tak lama kemudian, makanan mereka pun sampai. Mereka pun makan dengan khidmat hanya ada dentingan sendok, garpu dan piring yang terdengar. Setelah selesai makan, Rey membayar bill mereka lalu membawa Cathlyne ke dalam mobil dan pergi ke pantai Lovina.
Tak sampai 5 menit, mereka sampai di pantai Lovina dan dengan semangat Cathlyne turun dari mobil lalu menyusuri pantai dengan senyum sumringah. Rey pun ikutan tersenyum melihat keantusiasan sang istri. Setelah memastikan mobil terkunci, Rey pun menghampiri Cathlyne lalu menarik pinggang Cathlyne menuju perahu yang sudah Rey booking.
Mereka berdua pun bersiap siap dengan memakai pelampung dan lainnya. Saat jam sudah menunjukan pukul 6 pagi, mereka langsung naik ke perahu. Perahu itu pun bergerak menuju tengah laut di mana lumba lumba sering muncul dan itu kurang lebih 1 kilo.
Di selama perjalanan, Cathlyne terus saja memeluk Rey sambil menikmati pemandangan laut itu. Mereka pun terus mengobrol hingga perahu berhenti, Cathlyne pun mengedarkan pandangannya kesekeliling dan menemukan se kumpulan lumba lumba yang berenang.
Cathlyne pun memukul lengan Rey sangking senangnya melihat lumba lumba yang membuat Rey meringis. Cathlyne langsung mengeluarkan hp nya dari tas rotannya lalu merekam lumba lumba itu dengan senyum lebarnya, Rey pun ikut mengeluarkan hpnya namun bukan untuk memotret lumba lumba melainkan memotret sang istri yang terlihat gembira itu.
Mereka menghabiskan 2 jam untuk melihat lumba lumba itu, mereka pun disediakan makan yang tentunya diterima oleh Cathlyne. Setelah puas melihat lumba lumba, mereka pun kembali ke pantai, sebenarnya Cathlyne rada gak iklas meninggalkan lumba lumba itu namun dia juga tidak sabar untuk pergi ke Pura Lempuyang.
Setelah sampai di pantai, mereka pun turun dari perahu lalu melepaskan pelampung yang tadi mereka pakai. Sebelum mereka meninggalkan pantai Lovina, mereka menyusuri pantai itu tak jarang Cathlyne meminta Rey untuk memotretnya. Rey hanya bisa mengiyakan permintaan Cathlyne dan berusaha untuk memotret dengan bagus agar Cathlyne tidak terus minta ulang. Cathlyne juga menyuruh seseorang untuk memotret Rey dan Cathlyne yang membuat orang itu terkena uwuphobia saat melihat 2 sejoli itu berpose romantis.
Setelah merasa sudah cukup berjalan menyusuri pantai Lovina, mereka pun kembali masuk kedalam mobil lalu berlalu menuju Pura Lempuyang yang membutuhkan waktu 2 jam lebih perjalanan untuk sampai disana.
Selama perjalanan, Cathlyne asik sendiri dengan hp nya. Dia sedang membalasi komentar komentar di Instagramnya yang rame karna melihat postingan romantisnya dengan Rey di pantai Lovina dan juga potret lumba lumba yang dia posting.
Dalam perjalanan menuju pura utama, Cathlyne dibuat kagum saat melihat megahnya Gunung Agung, Kota Amlapura, dan Pantai Amed. Tak lupa dengan udara sejuk dan suara kicauan burung yang membuat Cathlyne merasa tenang. Namun Cathlyne dibuat kagum dan takut sekali gus karna kehadiran kera kera yang bergelantungan, langsung saja Cathlyne bersembunyi di belakang Rey sedangkan Rey terkekeh melihat ketakutan istrinya itu. Rey pun memindahkan Cathlyne kesebelahnya lalu merangkul pinggang istrinya itu lali kembali menaiki anak tangga satu persatu.
Dengan nafas ngos ngosan, Cathlyne pun akhirnya tersenyum senang ketika melihat pura utama dengan pemandangan gunung di belakangnya. Walaupun encok, Cathlyne tetap saja antusias untuk berfoto di tengan pura itu. Rey pun hanya bisa menjaga Cathlyne dari belakang, takutnya Cathlyne limbung karna kecapean.
Setelah beberapa menit menunggu antrian untuk berfoto, akhirnya ini giliran Rey dan Cathlyne. Cathlyne mulai berpose ria saat fotografer khusus di pura Lempuyang itu memotretnya, penampilan Cathlyne terlihat anggun yang membuat Rey tersenyum. Setelah selesai berfoto sendiri, Cathlyne pun menarik Rey untuk berfoto bersama dan lagi lagi mereka menebar ke uwu an. Kan kasian yang datang sendiri karna jomblo gigit jari melihat itu.
Princess_Amberly Love you my hubby
❤10.593
lihat 9.412 komentar
Setelah selesai berfoto mereka pun berkeliling keliling di sekitar pura utama itu, tak jarang Cathlyne mengajak Rey berfoto. Mereka berdua memang terlihat serasi dengan baju dan wajah yag mendukung penampilang mereka. Dirasanya cukup berkeliling di pura Lempuyang, Cathlyne pun mengajak Rey untuk pergi meninggalkan tempat wisata itu.
Didalam mobil Cathlyne tak berhenti berceloteh tentang pemandangan di pura Lempuyang yang selalu membuatnya berdecak kagum. Rey yang mendengar itu pun tersenyum sesekali membalas ocehan Cathlyne.
"By the way, kita mau kemana lagi?" Tanya Rey
"Mau ke Bali swing boleh?" Tanya Cathlyne
"Where ever you want baby" Kata Rey sambil mengusap surai Cathlyne yang membuat Cathlyne bersorak senang.
Rey pun melirik jam di tangannya yang menunjukan pukul 2 siang kurang. Rey pun tidak menyangka waktu akan berputar secepat itu, Rey pun mengendarai mobilnya menuju Bali swing yang membutuhkan waktu 2 jam lebih.
Disepanjang perjalanan, Mereka terus mengobrol dengan Cathlyne yang sibuk memperlihatkan foto foto mereka pada Rey. Rey pun senang dengan hasil foto mereka yang sangat bagus itu. Hingga saat pukul 4 sore mereka sampai di Zen Hideaway Ubud, sebenarnya tempat wisata itu tutup jam 2 siang tadi namun karna uang bekerja tentu saja Rey dan Cathlyne bisa masuk.
Ya memang saat di perjalanan menuju Zen Hideaway Ubud, Rey menyuruh asistennya untuk menyewa tempat wisata itu agar Cathlyne bisa naik ayunan itu. Masalah harga jan ditanya lagi, karna Rey mengeluarkan uang yang lumayan banyak hanya untuk bermain ayunan tapi Rey tidak perduli tentang uang selagi istrinya senang.
Apasih yang gak bisa orang kaya lakuin, apa daya author yang hemmmm wk.
Mereka pun memasuki area Zen Hideaway Ubud yang sangat indah itu bahkan Cathlyne tak berhenti berdecak kagum dengan apa yang dia lihat. Suasana yang asri dan menenangkan membuat Cathlyne senang dan tak sabar untuk menaiki ayunan nya.
Rey pun mengajak Cathlyne pun menyusuri tempat itu dan terakhir mereka berhenti di ayunan yang sangat ingin Cathlyne naiki, walaupun tinggi itu tidak mengurungkan niat Cathlyne untuk naik ayunan itu. Cathlyne menyuruh Rey untuk memotretnya saat dia naik ayunan sedangkan Rey mewanti wanti Cathlyne untuk berhati hati saat melihat keadaan dibawah ayunan itu.
Cathlyne pun mulai berayun, Rey bisa melihat Cathlyne sangat senang saat ayunan itu bergerak namun tak jarang dia berteriak saat ayunan itu meninggi dan saat di rasanya cukup Cathlyne meminta petugas untuk menghentikan ayunan itu.
Setelah ayunan itu berhenti, Cathlyne langsung turun dan memeluk Rey dengan wajah sumringahnya. Rey pun ikut tersenyum lalu bergerak untuk mengelus kepala Cia yang menatapnya dari bawah itu.
"Happy?"
"Banget" Jawab Cathlyne.
"Bagus, should we go now?" Tanya Rey yang diangguki oleh Cathlyne. Cathlyne pun memposting fotonya yang diambil oleh Rey tadi saat dia naik ayunan.
Princess_Amberly Berasa malaikat gue hehe
❤11.530
Lihat 10.886 komentar
Mereka pun kembali ke dalam mobil lalu melajukan mobilnya menjauhi Zen Hideaway itu. Mata Rey melihat kearah jam ditangannya yang menunjukan pukul 5 sore dan itu artinya mereka tidak bisa nge relase penyu karna merekah hanya bisa relase penyu pukul 4 sore.
"Sayang kayaknya hari ini kita gak bisa relase penyu "Kata Rey yang membuat Cathlyne menatapnya lalu berfikir sebentar.
"Yaudah gak papa, udah gak pengen juga" Kata Cathlyne yang membuat Rey menghela nafas lega.
"Tapi kita jadi dinner di pantai kan?" Tanya Cia yang membuat Rey mengangguk.
"Ongeh" Balas Cathlyne.
"Masih mau ke bungee jumping?" Tanya Rey
"Mau, habis itu dinner ya?" Kata Cathlyne yang membuat Rey mengangguk sambil tersenyum pada Cathlyne.
Mereka pun menempuh 1 jam perjalanan menuju A.J Hackett Bali. Di dalam perjalanan Cathlyne hanya berdiam diri sambil menghapus foto foto yang dia anggap jelek sesekali mengobrol dengan sang suami. Setelah sampai, Rey pun membayar tiket masuk yang harga eummm mahal lalu masuk ke lift yang membuat mereka tidak perlu capek capek naik tangga seperti di Pura Lempuyang tadi siang.
Saat sudah berada di atas, Cathlyne berdecak kagum melihat matahari yang mulai turun membuat langit menjadi jingga. Rey pun memeluk Cathlyne dari belakang sambil menghirup wangi Cathlyne yang sudah lama menjadi candu nya.
"Jadi naik bungee jumping nya?" Tanya Rey yang dibalas gelengan oleh Cathlyne.
"Mau liat sunset aja" Kata Cathlyne, Rey pun menghela nafas pasrah. Setelah dia mengeluarkan uang jutaan demi naik bungee jumping tapi dengan enaknya Cathlyne membatalkan? War biasahh.
Mereka pun menghabiskan beberapa menit di ketinggian 45 meter untung melihat matahari terbenam dan setelah bosan, Cathlyne meminta Rey untuk turun dan dinner. Mereka berdua pun turun dari menara itu dengan Rey yang menuntun Cathlyne ke tempat yang sudah dia booking untuk dinner berdua dengan sang istri.
Cathlyne pun tercengang saat di hadapannya sudah ada meja yang sudah tersusun rapi dengan buket bunga mawar yang berisi mawar yang sangat banyak itu. Cathlyne menoleh ke Rey yang tersenyum manis padanya lalu mengenggam tangan Cathlyne.
"Aku udah pernah janji buat ngasih kamu buket bunga kan? Ini aku tepati, bukan cuma 99, atau pun 999 tapi 1001 mawar yang melambangkan infinity love. Aku ngasih ini biar kamu tau kalo cinta aku ke kamu bukan bullsh*t semata tapi real" Kata Rey yang membuat Cathlyne baperue
"Tanpa kamu kasih bunga juga aku tau kalo kamu cinta sama aku dan aku juga cinta sama kamu" Kata Cathlyne lalu mengecup bibir Rey dan belum sempat Cathlyne lepas, Rey sudah menahan tengkuk Cathlyne lalu memperdalam ciuman mereka.
Setelah puas bermadu kasih, 2 sejoli itu pun mulai memakan makanan mereka namun sebelum itu Cathlyne terlebih dahulu memfotonya lalu memposting itu ke social media nya lalu mulai makan dengan tenang.
Princess_Amberly Noh ulah suami gue, yang jomblo jan ngiri, dosa wle
❤9.947
Lihat 6.310 komentar
Dalam hati Rey terus saja bersyukur memiliki Cathlyne disisi nya yang selalu membuatnya bahagia di setiap saat, setiap waktu dan di mana pun.
"Love you so bad my wife"