
Author POV
Sudah 2 hari Cathlyne uring-uringan karna selalu memikirkan hubungannya dengan Rey.
Mereka harus pisah padahal Cathlyne dah sayang banget sama Rey, kalo Cathlyne tau bakalan kek gini mending dia cari yang baru dari lama. Banyak cowo gans deketin dia tapi dia tolak karna jaga perasaan Rey, tapi ternyata mereka berakhir gak jelas kek gini.
Hari ini Cathlyne terbangun jam 3 siang, wajar lah nak kebo mah bebas. Cathlyne pun duduk dan meregangkan tubuhnya. Setelah itu Cathlyne langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai mandi dan ganti baju, Cathlyne pun turun kebawah untuk cari makanan. Tapi ternyata meja makannya kosong, Cathlyne pun memanggil mommynya tapi tidak ada jawaban alhasil Cathlyne masak mie instan.
Cathlyne pun makan mie di depan tv sesekali membuka aplikasi WA dan IG nya. Setelah selesai makan, Cathlyne pun menaruh piringnya di tempat cucian piring.
Setelah menaruh piring, Cathlyne naik ke kamarnya dan mengambil laptop, beberapa berkas dan kacamatanya lalu kembali ke bawah dan duduk disitu untuk mengerjakan urusan kantor nya ditemani dengan bir di sebelahnya.
Ya inilah cara Cathlyne agar melupakan masalah nya dengan Rey.
Sudah 2 jam dia berkutat dengan urusan nya tanpa berdiri dari tempat duduknya, namun tak berapa lama pintu rumahnya pun berbunyi yang berarti ada orang diluar sana.
Cathlyne pun akhirnya melepas kacamata baca nya lalu berdiri untuk membuka pintu dan ternyata yang datang adalah Triple Na yang memakai gaun dengan banyak sekali paper bag ditangan mereka.
"Kalian ngapain kesini?" Tanya Cathlyne
"Emang gak boleh?" Tanya Diana
"Ya boleh aja sih" kata Cathlyne lalu menyuruh mereka masuk
"Gilak, lo jadi kek anak terlantar tau gak" kata Kirana
"Bener tuh, mending sekarang lo ikut kita deh" kata Fiona lalu menarik Cathlyne kedalam kamarnya.
"Ngapain sih?" Tanya Cathlyne yang sekarang sudah ada dikamar dengan Triple Na
"Kita mau lo ikut kita ke pesta"kata Fiona
"Pesta? Dimana? Club?"
"Club aja pikiran lo" celetuk Kirana
"Mending lo pake nih gaun" kata Diana sambil menyodorkan sebuah paper bag yang berisi gaun.
Cathlyne pun mengambil paper bag itu lalu melihat isinya yang membuatnya mengerutkan dahinya.
"Gue? Pake ginian? Ngaco lo. Emang acara apasih?" Tanya Cathlyne
"ACARA NIKAHAN!" Kata Triple Na kompak
"Nikahan sapa?" Tanya Cathlyne
"Orang lah. Udah cepetan pake, lo harus keliatan kek princess supaya semua orang tau klo lo itu juga bisa jadi feminim" kata Kirana.
"Ini mah kek orang yang mo nikah" kata Cathlyne
"Duh banyak bacot lo, udah ganti aja abis itu make up" kata Fiona yang membuat Cathlyne mengganti pakaiannya.
Setelah 10 menit, akhirnya Cathlyne pun selesai memakai gaunnya. Triple Na yang melihat itu pun tepuk tangan mengakui kecantikan sahabat mereka itu.
Mereka pun mendudukan Cathlyne di depan meja rias dan mulai merias wajah Cathlyne walaupun banyak penolakan dari Cathlyne.
Setelah 1 jam make up plus nata rambut, akhirnya mereka pun sudah selesai make over Cathlyne. She's beautiful.
"Gils, lo cans parah" kata Fiona
"Cans sih iya, tapi risih tau gak?! Mana panjang banget lagi" Kata Cathlyne
"Ck, please jadi cewe untuk 1 hari ini" kata Kirana
"Emang dari lahir gue bukan cewe?!" Tanya Cathlyne geram
"Cewe sih, cuma sikap lo kek laki-laki apalagi jarang bet lo pake dress. Ini aja pertama kalinya Lo pake gaun kek gini" Kata Kirana
"Yaudah, mending kita ke tempat Acaranya aja. Ini udah jam setengah tujuh, belom lagi mo ketempat acaranya" kata Diana yang diangguki oleh mereka.
"Ehh, bantuin gue ngangkat nih gaun berat tau. Gue berasa mau nikah, padahal calon aja gak ada" kata Cathlyne yang dikacangin sama Triple Na, namun Triple Na tetap membantu Cathlyne mengangkat gaunnya.
Mereka pun turun dari kamar Cathlyne lalu keluar rumah dan masuk ke mobil.
"Tutup mata lo pake ini" kata Kirana memberikan kain
"Buat apa ****?!" Tanya Cathlyne sambil mengambil kain dari Kirana
"Udah pake aja kali" kata Kirana
"Ohh, gue ngerti sekarang" kata Cathlyne yang membuat Triple Na noleh.
"Apa?!" Tanya mereka kompak
"Lo pada mo jodohin gue supaya gue lupain Rey kan?" Tanya Cathlyne yang membuat mereka terkekeh
"****. Udah pake aja, awas ngintip" kata Diana yang mau tidak mau dituruti oleh Cathlyne.
Fiona pun menjalankan mobilnya ke tempat acara, sepanjang perjalanan Cathlyne terus saja ngoceh yang membuat Triple Na kesal.
Setelah 25 menit perjalan, akhirnya mereka pun sampe di tempat yang mereka tuju. Triple Na pun menggiring Cathlyne yang mata nya tertutup keluar dari mobil.
Mereka pun berjalan sebentar lalu Triple Na membuka penutup mata Cathlyne dan............
"Damn it" gumam Cathlyne yang tak percaya pemandangan didepannya.
...
...
Di berdiri ditengah-tengah tamu dan tepat didepannya ada Rey dengan tuxedo menghadapnya lalu tersenyum yang membuat semua tamu noleh ke Cathlyne.
Tiba-tiba ada tangan yang menepuk pundak nya, Cathlyne pun menoleh dan ternyata itu adalah Edgar yang mengulurkan tangannya didepan Cathlyne.
Cathlyne pun mengulurkan tangannya yang langsung digenggam oleh Edgar. Mereka pun berjalan menuju Rey.
"Dad, Cathlyne gak mimpi kan?! Ini Cathlyne gak halu kan?" Tanya Cathlyne pada Daddy-nya
"Enggak sayang, liat kedepan. Dia calon suami kamu sekaligus calon papa dari anak kamu" kata Edgar.
Beberapa langkah kemudian, mereka pun sampe dan Edgar pun menyerahkan tangan putrinya pada Rey yang disambut oleh Rey. Edgar pun kembali ke kursi dan berdiri disebelah istrinya meninggalkan Cathlyne yang menatap Rey lekat.
"Apa maksudnya lo?" Tanya Cathlyne
"Make a surprise for you" kata Rey lalu tersenyum
"Jahat, taik, br*ngsek" umpat Cathlyne.
"Ini terakhir kalinya kamu ngomong kasar, karna setelah kamu jadi istri aku, aku gak bakalan biarin mulut kamu ngeluarin kata-kata kasar" kata Rey
"Sapa yang mau jadi istri kamu?" Tanya Cathlyne
"Emang kamu gak mau jadi istri aku? Kalo gak mau kita batalin acara pernikahan nya"kata Rey.
"E-eh, ish ngeselin banget sih" kata Cathlyne dengan muka cemberutnya yang membuat Rey tersenyum.
"Udah ya" kata Rey
"Tapi ini bukan mimpi kan?" Tanya Cathlyne
"Mau aku buktiin?" Tanya Rey lalu langsung mengecup bibir Cathlyne yang membuat semua tamu bersorak menggoda mereka.
"Rey, belum sah juga" kata Cathlyne
"Pemanasan sayang" kata Rey yang membuat Cathlyne blushing
Mereka pun melanjutkan acara pernikahan nya dan sekarang waktunya mengucapkan janji pernikahan.
"Saya mengambil engkau menjadi istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."Kata Rey
"Saya mengambil engkau menjadi suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus." Kata Cathlyne.
"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri, silahkan memasang cincin dijari pasangan"
...
...
"Sekarang mempelai pria diperkenankan mencium mempelai wanita"
Rey pun mencium bibir Cathlyne, sesekali ******* nya. Tangan Rey pun dengan Setia menahan tengkuk Cathlyne memperdalam ciuman mereka dan Cathlyne pun membalas ciuman Rey sambil mengalungkan lengannya di leher Rey.
Para tamu pun bertepuk tangan sambil menyoraki mereka. Setelah puas berciuman, mereka pun turun dari pelaminan untuk memotong kue pernikahan mereka.
...
Mereka pun mengambil pisau panjang dan mengenggam nya bersama-sama dan bersiap untuk memotong. ...
Para tamu pun menghitung mundur dari 3 dan pada hitungan ketiga mereka memotong kue itu.
Sekarang saatnya Rey menyuapi Cathlyne, Rey pun sudah memegang potongan kue ditangannya.
Rey pun mengarahkan kue itu ke mulut Cathlyne namun ditengah jalan Rey langsung memakannya yang membuat Cathlyne merengut sebal, namun sedetik kemudian Rey pun mencium bibir Cathlyne sambil mendorong kue dari mulut ke mulut Cathlyne hingga habis.
"Pepet terus!!!" Teriak Juna
"Jangan kasih kendor" Seru Vino yang hadir juga disitu yang membuat Cathlyne dan Rey menghentikan ciumannya.
Sekarang mereka pun berjalan dan berfoto bersama temen-temen mereka.
...
Setelah puas berfoto, mereka pun kembali ke pelaminan dan saat nya untuk para tamu memberi selamat kepada pengantin baru. Setelah antrian panjang akhirnya selesai juga dan sekarang giliran temen-temen mereka....
"Ahhhh, sahabat gue akhirnya nikah juga setelahnya LDR bertahun tahun. Congratss ya Cath" kata Kirana lalu memeluk Cathlyne
"Iya selamat ya Cath, Rey"
"Thanks Na" kata Cathlyne
"Congratulation Cathlyne, langgeng ya dan semoga kalian cepet ngasih kita keponakan" kata Fiona yang diikuti Vino
"Iya bener kata Fio, semoga kalian langgeng. Dan lo Rey, GC bikin debay buat gue" kata Vino yang langsung diubit oleh Cathlyne
"Bikin sendiri sana lo berdua" kata Cathlyne
"Tenang aja, besok dah jadi tuh beday ya gak sayang?" Tanya Rey
"Mata kao sepuluh" kata Cathlyne
"Kasian bet punya bini judes" kata Vino
"Bacot lo *****"
"Cath!" Kata Rey memperingati
"Maaf sayang" kata Cathlyne yang membuat Rey gemas sendiri.
"Cieee yang dah pake sayang-sayangan selamat ya Cath, Rey" celetuk Juna yang baru saja datang
"Thanks bro" kata Rey lalu bertos ala cowo
"Congratss ya Rey, jan lupa bikin naro benih lo malam ini" kata Nathan
"Bener tuh, pelan-pelan aja biar enak. Intinya nyampe" kata Aldo yang mendapat jitakan dari Cathlyne
"Dasar otak mesum"kata Cathlyne
"Tapi bener sih yank, kamu mau kan?!" Tanya Rey pada Cathlyne
"Yaampun, kenapa gue punya suami mesum" gerutu Cathlyne
"Tapi seneng kan??" Tanya Rey
"Sapa bilang?! Geer" kata Cathlyne yang membuat mereka semua tertawa
"Happy wedding my baby Amber" kata Bara yang datang-datang langsung meluk.
"Makasih big bear" kata Cathlyne yang membalas pelukan Bara
"Ekhem" suara Rey membuat Bara cepat-cepat melepaskan pelukannya
"Sori bro, kelepasan" kata Bara yang diangguki Rey.
"Cathlyne!!!!! Selamat yaaa, seneng bet gue akhirnya lo nikah" kata Daniel sambil memeluk Cathlyne
"Makasih Dan" kata Cathlyne lalu menguraikan pelukan mereka.
"Hi Cath, selamat ya lo udah bisa nikah ama Rey. Congratss" kata Axel yang mendapat tatapan tajam dari Rey. Cathlyne yang menyadari itu pun langsung menyenggol Rey. Sedangkan Rey hanya menggerutu kesal.
Darren, Dylan, Rian dan Rico pun datang dan mereka memeluk Cathlyne sambil memberikan selamat pada Cathlyne dan juga Rey.
"Adek gueeeeeeeeeee! Selamat emberrr! Astogehh gue gak nyangka lo bakalan kawin secepat ini" Kata Bryan heboh namun terhenti karna Brandon menggeplak kepalanya.
"Nikah bukan kawin!"kata Brandon kesal
"Dih! Sama aja keless lagian ntar malam juga mereka kawin, ye ga?" Tanya Bryan pada Rey yang hanya dibalas anggukan dan kekehan dari Rey.
"Ck, otak lo isinya ************ aja"gumam Brandon kesal namun kalimat itu sampai dikuping Bryan.
"Ngaca om! Situ juga lebih parah kale, lo kira gue gak tau kalo setiap maljum lo dikamar kunci pintu tru-"
"Diem ****" kata Brandon sambil membekap mulut saudara nya itu.
"Udah ih! Kalian ngapain ributin iyu sih?" Kata Cathlyne kesal
"Noh kakak lo rese" adu Bryan yang membuat Brandon memutar kedua bola matanya malas.
"Bodo ah" kata Cathlyne kesal
"Jan marah-marah sayang"kata Rey sambil mengelus pipi Cathlyne.
"Abisnya kakak ipar kamu bikin darah tinggi"kata Cathlyne
"Iyaiya udah ya marahnya kan ini hari bahagia kita, masa kamunya bete" kata Rey yang membuat Cathlyne menghela nafas lalu kembali tersenyum.
"Gak enak banget ya jadi nyamuk" gumam Brandon yang membuat mereka terkekeh
"Selamat ya Cath Rey, sekarang kalian dah halal. Gue harap lo bisa jagain adek gue Rey dan jangan lupa bikin ponakan gemoy buat gue"Kata Brandon sambil tersenyum
"Pasti" Kata Rey yang membalas senyumam Rey
"Yaudah mending kita fotbar kuy" Ajak Bryan
"Not a bad idea"Kata Cathlyne
Mereka pun berfoto lagi, kali ini full member dari Triple Na, Triple curut,Vino, Axel, Daniel dna DeadScorpio.
Selesai bersalaman mereka pun menyalakan puluhan kembang api yang menjadi puncak acara. Hal itu membuat Cathlyne terhura sampai mengeluarkan air mata.
Rey yang melihat itu pun langsung memeluk Cathlyne lalu mengusap air matanya.
"Kenapa nangis?" Tanya Rey
"Aku terharu banget kamu nyiapin semuanya matang-matang. Aku sempat berfikir bahwa aku mimpi apalagi setelah kejadian 3 hari lalu. Aku kira kita beneran bakalan pisah selamanya."
"Kamu inget kan aku pernah janji 3 hal, 2 hal udah aku tepatin dan sekarang aku nepatin janji ketiga aku. Ini hadiah dari aku" Kata Rey
"And I was surprised. Thanks buat semuanya Rey, walaupun aku pernah gak yakin sama hubungan kita yang tanpa status itu tapi kamu selalu buktiin klo kamu itu the one and only for me"
"Maaf kalo aku gantungin kamu selama ini, aku gak mau pacaran sama kamu karna aku takut suatu saat kamu minta putus dan kita lost contact. I love you and i wan't leave you." Kata Rey
"Aku beneran gak nyangka, I can't say anything more. I just wanna say I love you so much" Kata Cathlyne
"I love you more than you know. Love you forever" kata Rey lalu memeluk Cathlyne sesekali mengecup pucuk kepala Cathlyne.
"God please bless us. Bless us in our marriage thus keep us from all trials and make me just love Rey and make Rey and my son happy" batin Cathlyne lalu semakin mengeratkan pelukannya pada Rey.
...The End...