
Author POV
"Bonjour, je veux ce pain. Combien ça coûte? (Halo, saya ingin roti ini. Berapa harga nya?)"
"1.40 EUR madame (Rp. 23.000 bu) "
"donne-moi 4 de ces pains s'il te plait (Tolong beri saya 4 roti ini)"
"Certain, pour vous (Tentu, ini untuk mu)"
"Merci( Terima kasih)"
Setelah mendapat roti yang dia mau, perempuan itu pun keluar dari toko dengan jeans dan crop top putih tak lupa dengan high heels black boots yang dia pakai lalu berjalan untuk masuk ke dalam mobil nya yang sudah ada supir di dalam nya untuk kembali ke mansion nya. Hanya butuh beberapa menit perjalanan hingga dia sampai di mansion luas nya itu dan sampai di mansion pun dia tentu saja di sambut dengan seluruh pelayan yang ada di situ dengan penuh hormat
Setelah supir itu sudah menghentikan mobil nya tepat di depan pintu masuk mansion, perempuan itu pun masuk ke dalam mansion lalu bergerak berjalan menuju ruang makan yang sudahh ada anggota keluarga nya itu.
"I'm home, this your bread ma" Kata Cia pada sang mama. Ya, dia Adrianne Theresia Vinsensia Michiavelly. Perempuan berumur 14 tahun yang sudah terkenal di kalangan murid smp nya karna kecantikan dan kekayaan nya dan di sini lah mereka sekarang tinggal, Paris.
"Lama! Ngelayap kemana lo?" Tanya Leo yang sedari tadi sudah menunggu dengan jengah dengan kelakuan adek nya yang selalu saja keluyuran
"Hey! Gue gak kelayapan emang dasar nya tadi toko kue nya ngantri" Kata Cia ngegas
"Hey hey hey enough. Kalian ini ribut mulu, mending kalian makan aja kue nya sambil nunggu papa pulang" Kata sang mama yang menengahi, siapa lagi kalau bukan Cathlyne Michiavelly
"Ma, kapan sih kita balik ke Indonesia?" Tanya Cia pada mama nya itu
"Emang kalian gak mau netap di sini?" Tanya Cathlyne sambil memakan kue yang baru Cia beli
"Gak" Jawab Cia dan Leo kompak
"Give me one reason" Kata Cathlyne pada ke 2 anak nya itu
"Bosan" Jawab ke 2 anak kembar itu bersama sama yang membuat Cathlyne menghela nafas pasrah
"Yaudah nanti mama bilang ke papa aja" Kata Cathlyne
"Emang boleh?" Tanya Cia lagi
"Boleh lah" Kata Cathlyne ngegas
"Dih, mama ngegas. Yaudah, Cia mau tidur dulu. Kalo papa pulang kasih tau aja" Kata Cia lalu membawa sepotong roti ke kamar nya
"Ck, kerjaan nya kalo gak tidur pasti kelayapan dah gak mencerminkan anak gadis" Kata Cathlyne menyiyir
"Sabar" Kata Leo sambil menghabiskan roti di tangan nya
"Leo pergi dulu" Kata Leo pada sang mama lalu mengecup pipi wanita itu sebelum pergi meninggalkan mansion nya
"Ini juga cowo, pasti mau nongrong ama preman prancis. Punya anak gak ada yang senonoh, heran gue" Gumam Cathlyne.
Cathlyne pun bergerak menuju dapur untuk membuat jus jeruk kesukaan nya apalagi cuaca hari ini agak panas karna ini sudah memasuki musim panas di Prancis. Setelah selesai membuat jus jeruk nya, Cathlyne pun bergerak menuju kolam berenang yang ada di mansion nya lalu merendam kaki di kolam renang itu sambil menikmati ketenangan itu.
Jika dipikir pikir, sudah 9 tahun mereka menetap di Paris dan tentu saja kedua anak nya itu bosan berada di sini karna semua teman teman nya berada di Indonesia dan teman teman mereka itu jarang sekali menghampiri ke dua anak nya ke Paris. Walaupun ke dua bocah itu sudah banyak memiliki teman di sini, pasti nya lebih menyenangkan jika bertemu dengan teman se masa kecil dulu.
Begitu juga dengan Cathlyne, dia sangat merindukan DeadScorpio dan DarkLion. Pasti teman teman nya itu sudah menjadi bapak bapak seperti Rey yang sudah tua namun sial nya malah tambah hot. Dia juga kangen dengan kedua orang tua dan ke dua mertua nya itu, meskipun ke empat orang tua itu sudah beberapa kali mengunjungi mereka tapi tetap saja Cathlyne merindukan mereka.
CUPP
Kecupan di kepala nya membuat Cathlyne mendongak dan terlihat lah Rey yang masih memakai baju kantor nya berdiri sambil memperhatikan nya. Cathlyne pun berdiri dari duduk nya lalu membuka dasi Rey yang sudah menjadi kebiasaan nya setiap Rey habis pulang kerja itu lalu menuntun Rey untuk duduk di kursi santai yang ada di pinggir kolam
"Tadi mikirin apa?" Tanya Rey pada sang istri itu
"Kangen sama Indonesia" Kata Cathlyne yang membuat Rey mengangguk mengerti
"Anak anak ke pengen kita balik ke Indonesia" Lanjut Cathlyne. Rey pun menatap Cathlyne
"Kenapa?" Tanya Rey
"They say bosan and me too" Kata Cathlyne pada suami yang sudah menemani nya selama belasan tahun itu
"Then you all want to go back to Indonesia?" Tanya Rey menebak
"Tepat sasaran" Seru Cathlyne. Rey pun berfikir sejenak keinginan istri dan ke dua anak nya itu.
"Kapan kalian mau pergi?"
**************************
Dan disini lah mereka, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Ya setelah pembicaraan beberapa hari yang lalu, Rey pun memutuskan untuk mewujudkan keinginan keluarga kecil nya untuk kembali ke negeri kelahiran mereka semua yaitu Indonesia. Rey, Cathlyne, Leo dan Cia pun turun dari pesawat lalu berjalan untuk keluar dari bandara dan di kejutkan dengan DeadScorpio dan DarkLion lengkap dengan anak anak nya.
"CATHLYNEEEE!!!!"
"REYYYYYYY!!!!"
"LEOO WOII ANAK ORANG!!!"
"CIANJAY SELEBBB"
Teriakan mereka tentu nya membuat semua orang yang ada di bandara menatap mereka yang sangat heboh melihat kehadiran keluarga seleb itu kembali ke Indonesia, karna Cathlyne, Rey dan kedua anak nya itu tidak mau kehebohan itu bertaham lama pun langsung menghampiri kumpulan yang paling ramai dan banyak itu.
"Ribut banget sih lo pada, bikin malu peak!" Kata Cathlyne pada teman teman nya itu
"Yeuu, baru datang dah ngomel" Kata Vino pada Cathlyne
"Tapi kangen kan?" Tanya Fiona
"Iya lah, sini peluk" Kata Cathlyne. Mereka pun berpelukan begitu juga Rey yang ditarik Cathlyne kedalam pelukan mereka. Cia pun sudah ngumpul dengan Indira, Michelle dan Giselle yang selalu ikut kemana pun orang tua nya pergi.
"Ehhh lu udah bawa skincare yang terkenal di Paris itu kan?" Tanya Michelle pada sahabat nya itu
"Aman. Gue udah beliin buat lo pada biar glow up" Kata Cia pada ke tiga cewe itu
"Mantepppp, pulang dari sini pokok nya gue mau maskeran trus pake skincare yang lo beliin" Kata Indira yang di setujui oleh teman teman nya itu
"Iya cok, gue juga. Oh iya lo ntar 1 sekolah sama kita kan?" Tanya Giselle
"Yoi, as always" Kata Cia, Mereka pun berseru senang sedangkan Leo hanya diam menatap keluarga nya yang sibuk dengan teman teman nya itu
"Leo, gilak udah lama banget kita gak ketemu" Kata Vander pada sahabat yang yang tinggal di luar negri selama bertahun tahun itu
"Hm"
"Ck, masih aja cuek kek dulu" Kata Eric pada Leo
"Ya"
"Au ah mending nimbrung ama ciwi ciwi" Kata Eric jengah
"Just go" Kata Leo
"Yok Ric, percuma basa basi ama es batu" Kata Vander lalu menarik Erik menuju Cia yang membuat Leo merotasikan mata nya
"Stop! ambil parfum titipan lo di tas gue" Kata Leo yang membuat 2 orang itu menghentikan langkah nya lalu kembali berlari ke arah Leo dengan binar di mata mereka
"Sumpah lo ganteng banget Le"
"Iya bener, kalah kalah Shawn Mendes"
"Bullshit"
**************************
Saat ini mereka sudah berada di mobil masing masing dengan Rey dan keluarga nya yang nebeng di mobil Bara dan Kirana itu.
"Jadi kemana tujuan pertama kita? Langsung pulang ato?" Tanya Bara pada pasangan suami istri yang duduk di belakang nya yang sedang mengemudi
"Kemana sayang?" Tanya Rey pada sang istri yang duduk di sebelah nya
"Makam Gabriel dan LEO" Kata nya yang membuat Bara, Kirana saling tatap lalu menatap Rey yang ternyata mengangguk ke arah mereka
Bara pun menjalankan mobil nya menuju pemakaman keluarga Anderson yang membutuh kan waktu yang lumayan lama untuk sampai disana. Setelah sampai, Bara, Kirana dan Vander pun memustuskan untuk diam di mobil dan membiarkan keluarga itu berziarah ke makam 2 orang yang berpengaruh dalam cerita mereka.
Cathlyne, Rey dan ke 2 anak nya itu pun berjongkok di sebelah makam LEO dan Gabriel yang bersebelahan itu lalu mulai membersikan kotoran yang ada di makam ke 2 almarhum itu. Setelah itu, mereka pun menyiramkan air ke nisan di kedua makam itu dengan air yang sengaja mereka beli di pinggir jalan tadi.
"Hai, kita balik lagi. Maaf karna udahh lama gak jengukin kalian" Kata Cathlyne seolah berbicara pada LEO dan Gabriel secara langsung sambil menaburkan bunga kuburan yang diikuti oleh Rey dan ke 2 anak nya itu
"Hi, nice to be here again" Kata Rey sekedar menyapa
"Halo om Gabriel sama papa LEO! Cia ama Leo udah gede gak bocil kek dulu lagi, bentar lagi kita udah mau SMA loh" Kata Cia antusias yang membuat Cathlyne dan Rey tersenyum kecil sedangkan Leo hanya bisa mendengus jengah.
"Leo, you don't want to say something?" Tanya Cathlyne pada anak laki laki nya itu.
"Hai om, hai pa. Leo fine, don't worry" Kata Leo pada 2 nisan itu.
"Yaudah kita doa buat mereka" Kata Rey. Mereka pun mendoakan ke 2 arwah yang mungkin sudah bertemu dengan Tuhan di surga sana
Cathlyne yang melihat suami dan ke 2 anak nya yang masih berdoa itu pun tersenyum kecil. Dia berdoa agar keluarga kecil nya itu selalu bahagia dan selalu kompak sampai maut memisahkan mereka.
"Be happy always"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TAMAT