
Author POV
Saat ini mereka sedang dikelas dan kebetulan kelas mereka Freeclass jadi bebas, ada yang main hp, ada yang main lempar-lenpar kertas, ada yang ngebucin, ada yang nyanyi bareng dll. Dan saat ini Cathlyne dan Triple Na lagi ngobrol-ngobrol biasa
"Gilak, demi apapun lo keren banget, sampe-sampe semua nya ciut nj*r, gue aja kaget pas lo teriak" kata Kirana
"Bener banget, keliatan sih lo pasti marah banget karna dia udah bilangin kita ***** bru berani-beraninya dia pegang rambut lo" kata Fiona. Ya mereka tau klo Cathlyne itu paling anti klo rambutnya dipegang dan itu ada alasan nya sendiri.
"coba aja lo kasih gue kesempatan buat bikin si nene lampir tadi hancur ditangan gue, beh auto rontok semua rambutnya, sumpah gue greget banget" kata Diana
Cathlyne yang mendengar itu pun terkekeh pelan, dia tau para sahabatnya itu emosi juga dengan Chika dan para babunya. Cathlyne tak menyesal karna meluapkan amarahnya dihari pertamanya karna dia tidak ingin kejadian itu terulang lagi dimana ada orang yang seenaknya ingin membuat keributan dengannya dan juga Cathlyne senang karna dia mendapat tahta baru di sekolah kadi ketika istirahat dia tidak repot-repot mencari tempat duduk.
"Sorry tadi gue dah emosi banget makanya lupa klo ada kalian" kata Cathlyne.
"It's okay, tapi next time partnya kita ya" kata Diana
"Ok, btw nanti pulang sekolah kita nongki di cafe sebrang sekolah yuk" kata Cathlyne
"Ayok ayok aja, tapi guys kayak nya gue pulang duluan deh nanti soalnya mami gue udah balik dari USA dan gue harus jemput dia di bandara jadi kalian gak bisa nebeng, it's okay kan? " kata Fiona
Mereka yang mendengar itu pun rada kecewa karna tadi pagi mereka ikut di mobil Fiona tapi pulangnya mereka harus pulang sendiri, namun mau diapain lagi.
"Yahh, gakpapa deh gue bisa pake ojek online" kata Diana
"Palingan gue minta jemput supir gue" kata Kirana
"Klo lo Cath?" tanya Fiona
"Iya okay, gue nanti minta jemput Bryan aja" kata Cathlyne menampilkan senyumnya namun dalam hatinya dia tidak bisa memastikan bahwa dia bisa pulang dengan Bryan karna kakaknya itu sangat sibuk megingat Bryan adalah ketua Osis dan juga Captain basket disekolahnya.
"Sorry ya Guys" kata Fiona dengan perasaan tidak enak pada para sahabatnya itu.
"Gakpapa kali, sante kek di pante" kata Kirana
*
Seperti yang tadi direncanakan, saat ini mereka berada dicafe yang ada disebrang sekolah mereka. Mereka ngopi bareng dan ngibah bareng. Sudah 1 jam lebih mereka disini namun mereka belum berniat untuk pulang kerumah masing-masing apalagi ini bulan belum berniat untuk memunculkan dirinya.
Kring
Pintu cafe terbuka dan menampilkan 4 cowo cool yang tidak lain adalah Rey, Juna, Aldo dan Nathan. Mereka jalan menghampiri Cathlyne dan Triple Na. Tentunya mereka menyadarinya karna ketika keempat laki-laki itu masuk, keadaan cafe menjadi rame karna pujian yang ditujuan kepada mereka.
"Again? " tanya Fiona yang menyadari kehadiran mereka
"Kenapa? Gak suka ya? " tanya Aldo dengan raut muka sok sedih nya. Cathlyne yang melihat itu hanya tersenyum kecil melihat kelakuan Aldo yang sudah tidak menjaga image didepan mereka.
"Sukak banget lah, jadi tambah rame" kata Fiona yang membuat senyum Aldo kembali.
"Baguslah, boleh kita duduk disini? " tanya Aldo
"Boleh" kata Diana
Mereka pun sekarang sedang asik ngobrol dan lagi-lagi Cathlyne hanya diam bermain hp dan memakan kentang gorengnya. Sampe akhirnya mereka sudah menyadari bahwa sekarang hari sudah mulai gelap.
"Kita cabut duluan ya" kata Juna lalu keluar diikuti oleh ketiga temennya
"Guys gue duluan ya, soalnya bentar lagi mami gue sampe" kata Fiona pada ketiga temannya.
"Ok, hati-hati ya salam buat mami lo" kata Cathlyne
"Gue juga ya guys, tuh go-car gue dah nyampe" kata Diana
"Supir lo belum nyampe Na? " tanya Cathlyne pada Kirana yang katanya supirnya yang akan menjemputnya
"Blum, lo sendiri? Bryan bisa gak jemput lo? " tanya Kirana
" Bryan gak angkat telpon gue, palingan nanti gue naik taksi" kata Cathlyne
"Cath, gue cabut duluan ya, supir gue udah didepan tuh, lo mau ikut ngak? " kata Kirana
"Gak usah, lo balik duluan aja" kata Cathlyne
"Ok, duluan ya" kata Kirana lalu keluar dari cafe dan pulang dengan supir nya
Saat ini Cathlyne sedang bingung mau pulang naik apa mungkin naik taksi, Cathlyne pun memutuskan untuk keluar dari cafe dan memcari taksi.
"Rey?" tanya Cathlyne yang melihat Rey yang lagi besandar di motor sportnya sedang menghisap puntung rokoknya
"Pulang? " tanya Rey yang saat ini sedang membuang puntung rokoknya dan mengijaknya dengan sepatu converse nya
"Iya, cuma gue bingung mo pulang pake apa" kata Cathlyne sambil mengusap tangannya karna merasa dingin
Rey pun menghampiri Cathlyne dan memasang kan jaket bomber hitam pada Cathlyne
"Naik, gue yang antar lo" kata Rey dingin
"Serius?! Thank you ya" kata Cathlyne lalu naik ke motor sport Rey
"Sumpah demi apa, gue naik motor sport sama ni cowo dingin?! ini bagaikan mimpi yang jadi nyata" batin Cathlyne
"Pegangan ntar lo jatoh" kata Rey dengan nada datar
"Gakpapa? " tanya Cathlyne
"It's okay " katanya, Cathlyne yang mendengar jawaban dari Rey langsung melingkarkan tangannya di pinggang Rey.
Tanpa Cathlyne ketahui saat ini Rey memperhatikannya dari spion motor dan tersenyum walaupun sangat tipis. Sedangkan Cathlyne saat ini sedang terbuai oleh wangi maskulin Rey, entah kenapa dia sangat menyukai wangi ini.
Dan saat ini mereka sudah sampai di depan pagar rumah mewah, yaitu rumah Cathlyne
"Makasih, mau mampir?" tanya Cathlyne
"Ok,Oh ya ini jaket lo, makasih" kata Cathlyne sambil ingin mengembalikan jaket milik Rey
"Simpan aja dulu" kata Rey dingin
"Oh ok, besok gue kembalikan" kata Cathlyne
"Ok, gue cabut" kata Rey sambil menyalakan mesin motornya
"Becareful" kata Cathlyne yang dibalas anggukan dari Rey lalu pergi menjauh dari rumah Cathlyne
"Dingin, gue suka" gumam Cathlyne lalu masuk ke rumah nya
*
Saat ini Cathlyne sudah berada di dalam kamarnya.
"Argh, gue capek banget" teriak Cathlyne lalu menghempaskan diri nya ke kasur lalu mengambil benda pipih dari kantongnya dan membuka applikasi Whatsapp nya
Girls Zone
Fiona 💙
Kalian sudah pada sampe Dirumah kan?
Diana 💚
Sudah kok
Kirana 💛
2
^^^Cathlyne^^^
^^^3^^^
Kirana 💛
Cat, lo pulang naik apa tadi?
^^^Cathlyne^^^
^^^Di anter sama Rey^^^
Fiona 💙
Demi apa?! Rey? Cowo es itu?
Diana 💚
Weis kerad dong temen ku ini
^^^Cathlyne^^^
^^^Apaan sih, toh cuma dianter pulang^^^
^^^Doang, lebay lo pada^^^
Fiona 💙
Kek nya ntar lagi temen kita ada Yang taken deh
Kirana 💛
Kita tunggu aja PJ nya
Diana💚
Seorang badgirl taken by badboy
^^^Cathlyne^^^
^^^Halu lo pada^^^
Setelah itu Cathlyne keluar dari percakapan mereka dan mulai membalas private chat yang lainnya. Namun ada 1 nomor yang ngak dia kenal
+62***********
Ketemuan di taman deket
perumahan lo
^^^Lo sapa?^^^
Datang aja, ntar lo tau sendiri
^^^Give me 5 minutes^^^
Ok, 5 minutes
Cathlyne pun langsung mengganti bajunya dan memakai jaket kulit hitam nya. Lalu pergi ketaman itu menggunakan motor sport nya. Gak sampe 5 menit Cathlyne sampai di taman itu.
"Amber" panggil seseorang dari belakangnya yang membuat Cathlyne membalikan badannya
"Daniel?" tanya Cathlyne untuk memastikan
"Yes it's me" kata nya