Reincarnated Hero To A Demon Lord

Reincarnated Hero To A Demon Lord
Ep.88 Black Dragon



"Oh ya, kau bisa ke tempat laba laba atau naga kembar, mereka kenal dengan ku, kalau kau menyebut nama ku, mereka akan menyambut mu" ucap hito. "Eh.....? The Twin Dead Dragon Dan Queen of Dead Spider akan menyambut......? aku tak percaya" ucap lich. ''Kalau tak percaya ya ke sana saja, mau sekarang atau kapan terserah saja, yang penting mereka tak bertemu dengan ku" ucap hito.


"Oh ya, kalau kau bertemu mereka sampaikan salam ku pada mereka" sahut hito. "Ya.... baiklah kalau begitu, aku akan mencoba menemui mereka kapan kapan" ucap lich itu. "Hmm.... sepertinya ada yang seorang di lakukan saat pergi ke pantai" ucap hito. "Apa itu.....? aku taunya kalau ke pantai cuma untuk mencari ikan" ucap Sierra. "Hahaha.... salah bukan itu, tapi kalau ke pantai kita bisa berenang....." ucap hiro dengan percaya diri.


"Apakah kau bodoh....?!! mana ada orang yang berenang di lautan sini....." ucap Sierra. "Berani sekali kau menyebut ku bodoh.... lich di lautan sini ada apa saja....." ucap hito. "Cuma ada monster laut yang tak terlalu besar" ucap lich. "Tuh kan, cuma makhluk kecil kalian takut dengan begituan.....? lemah.... aku pernah berenang hingga ke dalam dan biasa saja" ucap hito.


"Kehidupan itu harus memilih jalan hidup seperti Lery" ucap hito yang kemudian melepas bajunya dan hanya mengenakan celana, ia pun kemudian berlari ke arah laut. "Aku akan ikut, meski tak tau apa itu hidup seperti Lery" ucap Alef yang kemudian melepas bajunya dan ikut dengan hito. "Woah..... airnya sejuk, dingin enak sekali....." ucap Alef. "Hahaha.... sekarang kau tau kenapa aku ingin berenang, airnya segar" ucap hito.


"Hmm.... aku akan mencobanya" ucap katla. "Baiklah aku juga akan ikut dengan mu" ucap Sierra yang ikut berjalan dengan katla ke laut. Mereka pun bermain di tepi laut dengan senang. "Hahaha.... melihat semuanya bahagia bisa membuat jiwa terasa di segarkan" ucap hito. "Hahaha.... betul sekali" ucap Alef. "Hahaha..... semuanya terlihat mantap, baju yabg basah terlihat lebih mantep" batin Alef.


Akan tetapi di saat mereka bersenang-senang senang, ada sebuah bayangan besar yang menutupi sinar mentari ke arah mereka. "Apa....?!" ucap mereka yang kemudian melihat ke atas. Di atas mereka terlihat seekor naga hitam yang besar. "Apa apaan itu.....?!!" ucap Sierra dan katla. "Tidak mungkin.....?!! kenapa dia bisa ke sini.....?!! bukankah sudah di sepakati area masing masing......?!!" ucap lich.


"Apa kau kenal dia....?" ucap hito dengan santai yang tiba tiba ada di samping lich. "Woahh.... sejak kapan kau di sini....?!! dia salah satu pemilik pulau yang ada di seberang laut sana" ucap lich. "Eh.....? mester menghilang ke mana....?" ucap Alef yang terkejut hito tiba tiba hilang. "Oh.... begitu kah, apa yang dia mau ya....??" ucap hito yang santai. "Bagaimana kau bisa tetap santai dengan keadaan seperti ini....." ucap lich.


"Cuma naga kecil, tak perlu di waspadai" ucap hito dengan santai. Naga itu pun melihat ke arah bawah. "Sihir, Purple Fire" naga itu menembakkan bola api berwarna ungu kehitaman ke arah mereka. "Nah.... karena dia melakukan serangan terlebih dulu, aku akan melakukan pertanahan diri" ucap hito yang kemudian melompat ke bola api itu.


"Waduh.... Gangguan Jiwa" ucap lich itu yang melihat hito. "Hahaha.... sepertinya akan menarik kalau hito beraksi" ucap Sierra dan yang lainnya pun kembali ke tepi pantai. "Sudah lama ga melihat master bertarung" ucap Alef. "Sejak kapan kau mengganti panggil ke tuan.....?" ucap katla. "Entahlah, terserah author nya" ucap Alef.


"Dragon Breath, Fire of Darkness" naga hitam itu menyemburkan nafas api berwarna hitam ke arah hito. "Baiklah, seperti akan manarik" ucap hito. "Dragon Breath, Holy Fire" hito menarik nafas dan kemudian menyemburkan api berwarna putih. Api hitam milik naga dan api putih milik hito saling bertabrakan karena saling bertolakan.


"Woah keren, hito bisa menyemburkan api dari mulutnya, mirip jurus Katon" ucap Sierra. "Apakah aku juga bisa seperti itu juga ya.....?" ucap katla. "Aku bisa membuat naga tanah, tapi tak bisa menyemburkan api atau elemen lain....." ucap Alef yang sedikit sedih. "Apa apaan orang orang ini, tidakkah kalian bertanya tanya siapa dia....?" ucap lich.


"Wah.... keren, Hito sangat keren sekali....." ucap Felicia. "Hey.... ayolah satu orang pun tak apa yang penting jangan abaikan aku" ucap lich. Api milik hito itu pun menang melawan api hitam milik naga itu. "Kuaghh....." naga itu kesakitan karena terkena api milik hito. "Siapa kau sebenarnya.....?" ucap naga itu.


"Sa..... entahlah siapa, tapi aku bisa di panggil hito" ucap hito yang sambil melihat dengan tatapan tajam ke arah naga itu. Naga itu merasakan kekuatan yang besar dalam diri hito yang membuat dirinya terlihat kecil di hadapan hito. "Ma-Maafkan aku.......!!" ucap naga itu sambil menundukkan kepalanya. "Hahaha..... sekarang kau tau siapa aku ini, akulah Kasha Hitohito" ucap hito yang kemudian turun ke pantai dan mengenakan pakaiannya.


"Apa yang kau lakukan hingga dia menundukkan kepalanya" ucap lich. "Rahasia.... takkan ku katakan" ucap hito. Naga hitam itu pun turun ke pantai dan kemudian mengecil, kemudian berubah menjadi wujud manusia. "Tuan hito, biarkan saya menebus kesalahan hamba ini dengan ikut bersama anda" ucap naga itu yang terlihat seperti pria paruh baya yang mengenakan jas hitam lengkap dan rapi.


(Author: Wkwkwkwk.... kalian yang mengira dia bakal jadi cewe, ku gagalkan.....).


"Hmm.... terserah saja, yang penting kau tak menganggu ku" ucap hito. "Baiklah, tuan hito" ucap naga itu. "Oh ya, namamu siapa....? biar aku bisa mudah memanggil mu" ucap hito. "Panggil saya Fav, saya akan sangat senang jika di panggil seperti itu" ucap Fav. "Baiklah Fav, kau akan jadi teman kami.... tapi dengar dengar kau menjaga pulau di sana" ucap hito. "Ya.... itu memang benar tuan, tapi tenang saja ada pengganti saya yang siap menggantikan saya" ucap Fav.


"Oh.... begitukah, ternyata beda dari para pemilik pulau di sini" ucap hito. "Ya..... si kembar itu tak suka berpergian, di laba laba memiliki sarang serta bawahan yang dia pimpin, kemudian di sini cuma ada lich pemalas" ucap Fav. "Ugh.... tertimpa fakta" ucap lich itu.