Reincarnated Hero To A Demon Lord

Reincarnated Hero To A Demon Lord
Ep.15 Melawan Naga Es



"Yosh.... aku akan keluar.....!!!" ucap Hito yang sambil berjalan melewati lubang goa. Dan setelah melewati lubang goa, hito berada di sebuah tempat yang cukup luas dan di depannya terdapat sesosok naga. "Eh.....? aku sekarang ada di mana.....?!" ucap Hito.



"Ggrrr..... ada manusia, sudah lama aku belum melihat ras kalian" ucap naga yang ada di depan hito. "Hey kau.... apakah kau tau ini ada di mana....?" ucap Hito. "Hey kau....? bukankah kau harus menggunakan kata yang lebih sopan....?" ucap naga. "Santai saja, dan tadi aku bertanya bukankah harus di jawab....?" ucap Hito.


"Oh... maaf, kalau kau bertanya ini di mana....? ya, aku tidak tau ini di mana....?" ucap naga tersebut. "Ya ampun..... kau yang tinggal di sini, tapi tidak tau ini di mana" ucap Hito. "Maaf ya kalau aku tidak tau, dan juga aku tertidur cukup lama sebelum kau datang ke sini" ucap naga tersebut. "Oh... jadi begitu, kau tidur cukup lama ya, tapi tak ku sangka ukuran naga bisa sangat besar sekali" ucap Hito.


"Apakah kau baru ini melihat spesies ku.....? dan apakah kau selama ini kau tinggal di dalam goa yang sangat jauh....?" ucap naga tersebut. "Tidak, aku tidak bisa memberi tau di mana aku tinggal sebelumnya" ucap Hito. "Ya.... baiklah, kalau begitu aku akan melakukan peran ku seperti dulu" ucap naga tersebut. "Peran....? apa yang kau maksud.....? bisa jelaskan....?" ucap Hito.


"Ya.... manusia, kalau kau bisa mengalahkan ku kau bisa menggambil semua harta yang ada di tempat ini" ucap naga tersebut. "Kenapa kau berkata seperti itu....? padahal harta yang kau maksud hanya ada dua peti besar di belakang mu" ucap Hito. Naga tersebut memusatkan mana miliknya di bagian lehernya. "Hup.... wush...." naga tersebut menyemburkan hawa dingin yang bisa membekukan ke arah hito.


"Huh..... dingin...." ucap Hito yang terkena serangan naga tersebut. "Manusia.... bagaimana kau menangkis serangan hawa dinginku....? ya itu tidak masalah" ucap naga tersebut sambil mengeluarkan hawa membunuh. "Hmm.... jadi kau berniat membunuhku ya, kalau begitu aku akan melakukan pembelaan diri" ucap Hito. Hito pun mengeluarkan pedang kayu miliknya yang ia sebut sebagai pedang terkuat yang ia punya.


Hito memegang pedang kau yang tersarung di tangan kiri. "Srreett....." Rei menarik pedangnya secara keseluruhan. "Silahkan maju...." ucap Hito yang sambil memegang pedang di tangan kanan dan di tangan kiri memegang sarung pedang. "Rasakan ini manusia" ucap naga tersebut yang melesatkan sebuah pukulan menggunakan kaki depannya ke arah hito.


"Duuuakk.....!!" serangan naga tersebut mengenai hito, akan tetapi hito menangkis serangan naga tersebut dengan pedangnya. "Mudah sekali, dan sekarang kau akan kalah'' ucap naga tersebut yang kemudian melesatkan ekornya ke arah hito. "Paaakkk...." ekor naga tersebut mengenai hito secara telak. "Wush...." hit terpental cukup jauh karena serangan naga tersebut. "Aduh... aduh..... aku lupa kalau naga itu punya ekor" ucap Hito yang masih berdiri dan tanpa luka sama sekali.


"Yosh.... sekarang saatnya aku melakukan serangan" ucap Hito. "Wush....." seketika hito langsung menghilang dari tempat ia berdiri tadi. "Kemana dia....? kenapa dia menghilang.....? menghilang ke mana dia....?" ucap naga tersebut. "Hey... kalau kau mencari ku, aku ada di sini" ucap Hito yang berada tepat di atas naga tersebut.


"Tap....." hito menginjak kepala naga tersebut dan kemudian ia melompat ke belakang. "Tap..." hito pun mendarat dengan ke dua kakinya. "Srreett...." hito pun memasukkan pedangnya ke sarung pedang yang ada di tangan kirinya. "Kenapa kau menyarungkan pedangmu....? apakah kau sudah menyerah....?" ucap naga tersebut.


"Sriing..... cruuatt..... bruaakkkk....." seketika dua kali depan, dua sayap dan ekor milik naga tersebut langsung terpotong dan naga tersebut langsung terjatuh ke tanah. "Tuh kan, apa yah Ku bilang, benar bukan....?" ucap Hito. "Se.... sejak kapan kau melakukan serangan....? tunggu dulu, jangan jangan....?" ucap naga tersebut. "Ya.... saat menginjak kepalamu dan kemudian melompat ke belakang" ucap Hito.


"Kau melakukan tebasan dengan sangat cepat saat menginjak kepalaku dan kemudian kau melompat kembali ke tanah" ucap naga. "Ya... benar sekali, kau cukup hebat" ucap Hito. "Tidak, ini kekalahan telak, aku bahkan tidak bisa melihat kecepatan tebasan milikmu, dan Sekarang akhiri diriku ini" ucap naga tersebut.


"Tidak tidak, aku tidak mood untuk membunuh saat melihat mu seperti ini" ucap Hito. "Apakah kau akan membiarkan aku mati secara perlahan....? betapa jahatnya kau...." ucap naga tersebut. "Jangan berperangsaka buruk dulu, bagsat.....!!" ucap Hito. "Lah terus apa....?" ucap naga tersebut. "Bagaimana kalau melakukan barter....?" ucap Hito.


"Barter....? apa yang akan kau berikan kepada ku....?" ucap naga tersebut. "Aku akan mengambil dua kaki, sayap dan ekor milikmu yang sudah terpotong itu dan juga dengan semua harta yang kau punya" ucap hito. "Hey.... aku bertanya apa yang akan ku dapat....?!" ucap naga tersebut. "Tunggu aku belum selesai berbicara, dan yang akan kau dapat adalah kembalinya kaki, sayap dan ekor" ucap Hito.


"Jangan jangan kau mengambil kaki milikku dan memangsanya dengan paksa....?" ucap naga tersebut. "Buat apa aku melakukan itu....?" ucap Hito. "Lah terus bagaimana....?" ucap naga tersebut. "Bagaimana....? apakah kau menyetujui tentang barter....? oh ya aku hampir lupa, yang kau dapatkan satu dari dua" ucap Hito.


"Apa itu....? itu membuatku menjadi lebih penasaran" ucap naga tersebut. "Kalau kau beruntung kau bisa mendapatkan yang ku katakan tadi, kalau tidak aku akan mendapatkan kematian tanpa sakit...." ucap hito. "Ah.... jadi kau ingin aku bertaruh dengan keberuntungan....?!'' ucap naga tersebut. "Ayolah...? dari pada kau merasakan sakit dan mati, yang ku tawarkan lebih bagus" ucap Hito.


"Hmm.... kalau di pikirkan ada benarnya, tapi semua manusia itu pasti sana, dan juga bagaimana cara mengembalikan tangan yang terpotong....? bukankah itu mustahil....? bahkan mahluk yang memiliki regenerasi seperti ogre sulit untuk menyembuhkan tangan yang terpotong, dia manusia biasa bagaimana bisa...? tapi aku tidak ada pilihan lain selain menyetujuinya" batin naga tersebut.


"Baiklah, aku akan melakukan barter" ucap naga tersebut. "Tapi kalau kau mendapatkan hal yang tidak sama seperti yang kau bayangkan jangan menaruh dendam kepada ku" ucap Hito. "Ya.... tenang saja, kau sudah mengalahkan ku, aku mengikuti ini hanya karena penasaran seberapa besar keberuntungan milikku" ucap naga tersebut.


[Note: Pedang kayu milik hito berada di urutan pertama dari semua pedang yang ia punya di dalam library of weapons, pedang kayu itu adalah pedang terkuat, terlemah, tertajam, tertumpul, terkeras, terberat, teringan]