
"Bukankah untuk mendapatkan suatu hal harus merasakan atau melakukan kerja keras....?" ucap Laidly. "Kalau ada jalan pintas kenapa tidak menggunakan itu....?" ucap Hito. "Bisa saja jalan pintas itu terdapat rintangan bahkan jebakan" ucap Laidly.
"Kalau terdapat hal hal tersebut tinggal menyingkirkan semua hal yang mengganggu itu, bukankah mudah.....?" ucap Hito. "Dan kalau di ujung jalan ada sebuah jurang....?" ucap Laidly. "Tinggal menyebrangi jurang itu, kalau tidak ada jembatan tinggal melompat untuk melewatinya" ucap Hito. "Apabila kau tidak sampai dan pada akhirnya terjatuh ke dalam jurang....?" ucap Laidly.
"Apabila kau terjatuh, kau hanya perlu meminta tolong kepada siapapun, apabila kau memiliki teman yang selalu ada di sampingmu, dia pasti akan menolong mu dan jangan pernah mengkhianati orang yang mempercayai dirimu dan hargailah orang orang di sekitarmu di saat kau dalam masalah merekalah yang menolong dirimu" ucap Hito.
"Tapi kalau kau tidak memiliki teman atau siapapun di dekatmu....?" ucap Laidly. "Kau akan menderita jika terjatuh ke dalam sebuah masalah dan kau akan kesepian seumur hidup, dan juga tidak semua bisa selalu hidup sendiri karena ada kalanya kita meminta bantuan kepada orang lain" ucap Hito.
Dan Laidly pun langsung tersenyum tipis dan melihat ke arah hito. "Kenapa....? ada apa....? kenapa kau melihat ku begitu.....?" ucap Hito. "Hito.....!!!" ucap Laidly yang langsung memeluk Hito dengan erat. "Hey... hey.... lepaskan.... dasar kau naga brengsek, lepaskan sekarang atau kau akan menyesal" ucap Hito. "Tidak masalah, aku tidak akan menyesalinya" ucap Laidly.
"Hup...." Shannara juga ikut memeluk Hito. "Kau juga ikut ikut Shannara....?" ucap Hito. "Tidak apa tuan, tolong biarkan saya melakukan ini sebentar...." ucap Shannara. "Ya.... apa boleh bua" ucap Hito yang pasrah. "Hmm.... sepertinya hal seperti ini tidak apa apa" batin Hito sambil tersenyum tipis tanpa di ketahui oleh Laidly dan Shannara.
Beberapa saat pun berlalu, Laidly dan Shannara masih tetap memeluk Hito. "Hey..... kalian berdua lepaskan sekarang...." ucap Hito. "Kenapa.....? bukankah tidak masalah melakukan ini....?" ucap Laidly. "Gerah bangsat....!! meski aku seperti tidak terkena hawa apapun tapi aku merasakan hawa udara" ucap Hito. "Maaf..... aku kira tidak masalah kalau sedikit lebih lama" ucap Laidly, dan mereka berdua langsung melepaskan pelukannya dari hito.
"Maafkan saya tuan" ucap Shannara. "Tidak apa, karena sudah terlanjur terjadi juga" ucap Hito. "Hito..... ternyata kau cukup baik ya....." ucap Laidly. "Tidak tidak, ini karena moodku hari ini cukup baik, kalau buruk aku akan langsung memasak tangan milikmu" ucap Hito. "Tidak..... jangan potong tanganku lagi....." ucap Laidly dan ia sedikit merinding.
"Entah kenapa aku merasa merinding, padahal tidak banyak makhluk yang bisa memberikan rasa takut kepada naga.... apa jangan jangan karena dia telah mengalahkan ku atau aku yang bisa merasakan kekuatan miliknya yang sangat kuat....?" batin Laidly. "Hey.... hey.... Laidly....? apakah kau mendengar suara ku.....?" ucap Hito sambil melambaikan tangan di depan muka Laidly.
"Eh....? yah..... ada apa.....? apa yang kau katakan barusan....?" ucap Laidly dengan terbata bata. "Tidak, aku melihatmu melamun dan kau melamunkan apa....?" ucap Hito. "Maaf, aku hanya memikirkan seperti apa kekuatan milikmu jika kau serius" ucap Laidly. "Hmm.... kira kira aku bisa menghancurkan beberapa dunia dengan mudah" ucap Hito.
"Katakan saja Hito, aku ingin tau tentang hal yang kau sebut batas itu, dan apakah makhluk selain manusia juga memilikinya....?" ucap Laidly. "Hmm.... makhluk lain juga punya akan tetapi berbeda beda setiap makhluk hidup, dan setiap manusia juga memiliki batasan yang beda dengan manusia lain" ucap Hito.
"Kembali ke pertanyaanku yang di awal tadi, apa yang terjadi jika melewati batas....?" ucap Laidly. "Hmm.... hal yang besar terhadap adalah kematian" ucap Hito. "Kematian....? apakah hanya kematian saja jika suatu makhluk melewati batas dirinya.....?" ucap Laidly. "Tidak hanya kematian, ada satu lagi akan tetapi kemungkinannya sangat kecil" ucap Hito.
"Apa itu tuan....? saya sedikit penasaran" ucap Shannara. "Ya.... mereka melewati batas dirinya sendiri dan menjadi lebih kuat atau yang biasanya disebut mereka merubah ras, seperti dirimu Laidly" ucap Hito. "Seperti diriku....? tapi aku masih tetap menjadi naga" ucap Laidly. "Ya.... tapi ras milikmu berubah menjadi dragon lord kan....?" ucap Hito.
"Ya.... benar sekali, dan aku ada pertanyaan, apakah cara untuk melewati batas hanya dengan minum darah milikmu....?" ucap Laidly. "Ya.... tentu saja tidak bodoh, bukankah kau sudah hidup cukup lama dan kau tidak tau....?" ucap Hito. "Hmm... aku sudah hidup cukup lama tapi tidak pernah melihat perkembangan makhluk lain" ucap Laidly. "Hmm.... sepertinya apa yang aku bayangkan mengenai dirimu benar Laidly" ucap Hito.
"Apa yang kau pikirkan tentang diriku......?! katakan Hito....." ucap Laidly. "Ya.... aku seekor naga penyendiri dan tidak pernah berkomunikasi ataupun bersosialisasi dengan makhluk lain" ucap Hito. "Ugh.... aku merasakan rasa sakit di dadaku, akan tetapi sepertinya kata katamu itu benar sekali" ucap Laidly. "Ya.... Sekarang kembali ke pertanyaan milikmu tadi, menelan darahku itu hanya cara paling efisien akan tetapi tidak semua bisa mendapatkan darah milikku" ucap Hito.
"Sepertinya benar, aku saja tidak pernah bisa mengenai satu serangan kepada mu, Hito" ucap Laidly. "Dan cara yang sering di pakai adalah dengan latihan yang ekstrim dan latihan itu bisa membuat nyawa melayang kapan saja, akan tetapi hal yang di dapat setelah latihan ekstrim itu bukan kekuatan biasa akan tetapi kekuatan yang melampaui manusia" ucap Hito.
"Hmm.... kalau Shannara menelan darah mu bagaimana Hito....?" ucap Laidly. "Ya.... dia akan menjadi lebih kuat, akan tetapi efek samping yang di terima juga akan setimpal" ucap Hito. "Setimpal....? maksud dari setimpal apa....?" ucap Laidly. "Ya.... bisa jadi dia akan mati dengan rasa sakit yang tidak bisa di banyangkan" ucap Hito. "Tapi aku tidak merasakan efek samping....?" ucap Laidly.
"Ya.... tentu saja, kau itu sudah hidup cukup lama dan untuk Shannara dia baru hidup beberapa hari lalu" ucap Hito. "Hmm... jadi begitu, bisa di bilang kalau Shannara masih bayi dan kalau di berikan kekuatan dan tubuhnya tidak bisa menampung kekuatan dan pada akhirnya kekuatan yang baru di terima mengalahkannya, begitu....?" ucap Laidly. "Ya.... benar sekali" ucap Hito.
[Note: Pengetahuan yang hito katakan itu bukan pengetahuan umum akan tetapi pengetahuan yang hanya di miliki oleh makhluk yang mengetahui tentang hal di balik dunia, seperti siapa yang menciptakan dunia dan siapa yang menjadi tuan bagi para dewa dan dewi].