Reincarnated Hero To A Demon Lord

Reincarnated Hero To A Demon Lord
Ep.73 Monster



Hito yang berbaring di tempat tidur itu pun tak membutuhkan waktu lama ia langsung tertidur di atas tempat tidur. Beberapa jam kemudian, Hito pun terbangun dari tidurnya di saat hampir menjelang tengah malam.


"Hmm.... mumpung di sini aku akan berkeliling sebentar" ucap Hito. Dan Hito pun keluar dari penginapan dengan mengendap endap. Setelah ia keluar, ia melihat desa yang sudah cukup sepi dan hanya beberapa orang saja di luar. "Hmm.... ini adalah desa yang normal tidak seperti desa yang kemarin" ucap Hito.


"Hmm.... kenapa kau masih di luar.....?" ucap sekarang penjaga yang tadi membeli barang di Hito. "Hmm.... aku cuma ingin berkeliling sambil menikmati udara malam hari" ucap Hito. "Sebaiknya kau masuk, di malam hari monster akan lebih agresif" ucap penjaga itu. "Oh, benarkah......?! kalau begitu gawat, bukankah mereka bisa saja mengerang desa ini......?" ucap Hito.


"Hahaha.... tenang saja, ada aku yang akan melindungi desa ini" ucap penjaga itu. "Oh.... kalau begitu aku bisa tenang" ucap Hito yang sambil tersenyum tipis. "Hahahaha..... kenalkan namaku Nake Zaphe" ucap penjaga itu yang memperkenalkan diri.



"Ya.... salam kenal Nake, namaku Kasha Hitohito, panggil Hito saja" ucap Hito yang juga memperkenalkan diri. "Ya .... salam kenal Hito, Baiklah aku akan kembali ke gerbang" ucap Nake. "Ya..... hati hati" ucap Hito. "Ya.... kau juga, dan sampai bertemu lagi" ucap Nake. "Ya..... sampai ketemu lagi" Ucap Hito dan Nake pun pergi kembali ke gerbang.


"Wush......" sebuah angin dingin berhembus. "Hmm..... angin apa ini.....? aku sedikit merasa khawatir, apakah cuma kekhawatiran yang berlebihan......? ya sepertinya begitu" ucap Hito. Dan Hito pun berjalan berkeliling di desa itu. Nake yang berjalan ke arah gerbang pun sampai. "Yo.... Nake, kau dari mana......?" ucap temannya yang menjaga desa.


"Ya.... aku cuma ada urusan sebentar, yang pasti tidak ada yang terjadi kan....." ucap Nake. "Ya.... malam ini sangat sepi sekali, biasanya jam segini sudah ada beberapa goblin dan serigala yang menyerang, tapi belum ada tanda sama sekali" ucap temen Nake. "Hmm..... begitukah, semoga mereka gak keluar, aku bisa sedikit menghemat tenaga ku" ucap Nake.


"Ya.... aku juga berpikir seperti itu" ucap teman Nake. Sedangkan Hito saat ini ada di luar desa, ia keluar lewat jalan lain yang ada di desa itu. "Hmm.... sepertinya di sini aman" ucap Hito yang kemudian menyiapkan api unggun. "Yosh.... waktunya makan" ucap hito yang kemudian mengambil sebuah daging.


Hito pun masak beberapa daging, di saat ia membakar daging, ia dikerumuni oleh para goblin. "Hah.....?! apa apaan kalian ini......? kalian ini daging juga,.......?" ucap Hito. "Grrraa..... gwwaa.......!!" ucap goblin itu. "Hah....?! aku ga paham bahasa kalian, pergilah sana, hus... hus.... hus...." ucap Hito yang sambil mengusir para goblin itu.


"Gwaaa....!!" ucap para goblin yang masih ada di sana. "Sialan.....! sudah ku bilang menyingkir lah.......!!" ucap Hito. "Gwaaa......!!!" ucap para goblin yang semakin mendekat ke arah Hito. "Aku bukankah orang yang memberi belas kasih pada mahkluk lemah" ucap Hito. "Sihir, Instant Freezing" Hito menggunakan sihir dan para goblin di sana langsung membeku.


"Ya.... tak ada monster yang muncul, bahkan monster rendah atau bahkan tanda tanda saja tak muncul" ucap Nake. "Hmm.... kakau di pikir pikir memang iya" ucap teman nake. Dan tak lama terasa suatu getaran seperti ada yang mendekat ke arah mereka dengan sangat cepat. "Hey, kau merasakan getaran juga.....?" ucap Nake. "Getaran......? ya meski sangat kecil, tapi semakin lama kok semakin mendekat ke arah sini.....?" ucap temen Nake.


"Ya.... ini pasti monster, sepertinya cuma satu monster" ucap Nake. "Kalau cuma satu itu gampang" ucap teman Nake. "Bersiap untuk melakukan pertahanan....." ucap Nake. "Ya..... aku sudah siap kapan pun....." ucap teman nake. Dan monster yang mendekati desa itu pun sudah terlihat.



"A-aapa apaan itu.....?!!" ucap teman Nake yang terkejut melihat monster yang seperti Lizardman dengan tinggi dua setengah meter dan juga menggunakan armor tulang. "Ugh.... hal yang ku takutkan muncul....." ucap Nake. "Apakah kau tau monster itu.....?!" ucap teman Nake. "Ya.... aku dulu pernah berhadapan dengan itu monster, tapi yang ku hadapi lebih kecil dan juga tak memakai armor tulang" ucap Nake.


"Kalau begitu apa kelemahan monster itu......?" ucap teman Nake. "Kepala dan jantung....." ucap Nake. "Baiklah, ayo kita kalahkan dia, dia cuma satu dan kita berdua...." ucap teman Nake. "Ya.... ayo kita lakukan....." ucap Nake. Dan monster itu pun berlari ke arah Nake dan temannya sambil memegang pedang yang di bawanya.


"Swash......!!" monster itu pun melayangkan tebasan pada Nake. "Tiiing......!! bruukk......!!" Nake pun menangkis serangan monster itu, akan tetapi Nake langsung tertunduk karena kalah dalam hal kekuatan. "Hiyaa.......!!" ucap teman Nake yang sambil melayangkan tebasan pada monster itu. "Tiiing.....!!" monster itu menangkis tebasan pedang teman Nake dengan memegang bilah pedangnya.


"Ugh.....!! kuat sekali......" ucap teman Nake yang berusaha menarik pedangnya yang di pegang oleh monster itu. "Manusia sungguh lebah, tapi kalian sangat sombong....." ucap monster itu. "Tiiiyyyaarrr.......!!" pedang milik teman Nake pun hancur di remas oleh monster itu. "Wush.....!!" monster itu memukul teman Nake dengan tangan kirinya.


"Buuuakkk.....!! bruukkkk........" teman nake pun langsung terhempas dan jatuh dengan sangat keras, karena itu teman nake pun langsung tak sadarkan diri. "Sialan.....!! beraninya......" ucap Nake yang marah karena temannya di lukai. "Manusiawi bodoh yang dengan mudah terbawa amarah" ucap monster itu. "Kratak.....!! tiiiyyyaarrr......!" pedang milik nake pun retak dab kemudian hancur karena kalah tajam dengan pedang milik monster itu.


"Sriiing...... Cruuuat......!!" monster itu pun langsung menebas dada Nake. "Caugh.....!!" Nake pun langsung muntah darah setelah terkena tebasan. "Manusia lemah, sebaiknya kau menyadari posisi mu" ucap monster itu. "Buuuaakk.....!!" monster itu pun menendang Nake dengan keras, dan Nake pun terjatuh di samping temannya.


"Ugh..... aku masih punya potion penyembuhan yang ku beli dari hito, untung untung bisa meringankan luka ku" ucap Nake yang kemudian mengambil potion yang ia beli di hito dan langsung meminumnya. "Gleggg.....!!" Nake pun minum potion itu dengan sekali tegukan. Setelah minum potion itu, luka yang di terima Nake pun langsung sembuh. "Baiklah, aku sudah sembuh....." ucap Nake yang kembali berdiri.