
"Uh.... hito seberapa buruk ingatkan mu....?" ucap Laidly yang melihat hito berusaha keras mengingat ingat. "Sekarang aku ingat, dan kalau mau bertarung nanti siang saja" ucap Hito. "Ya.... baiklah kalau itu mau mu, tapi setelah makan kau mau apa....?" ucap Laidly.
"Aku ingin melihat bagaimana kau berlatih pengendalian" ucap Hito. "Apakah kau ingin mengajari ku.....? padahal kau hanya seorang petarung jarak dekat mau mengajari sihir kepada ku" ucap Laidly. "Siapa yang bilang kalau aku tidak bisa sihir....? aku bisa menggunakan sihir" ucap Hito.
"Kalau begitu bisakah kau buktikan, kalau kau buktikan aku pasti akan percaya" ucap Laidly. "Ya.... akan aku lakukan jadi habiskan dulu makanan mu itu" ucap Hito. "Kenapa.....? apakah kau akan menggunakan trik untuk terlihat menggunakan sihir.....?" ucap Laidly. "Tidak, aku tidak suka melihat orang yang membuang makanan" ucap Hito.
"Membuang makanan.....? apa maksud mu itu....?" ucap Laidly. "Ya....kalau kau terkena sihir dan menjatuhkan makanan aku tidak suka melihat itu" ucap Hito. "Ya... baiklah akan aku habisan" ucap Laidly yang kemudian langsung menghabiskan makanannya. Dan setelah makanan sudah habis mereka berdua pun berdiri.
"Yosh.... apakah kau siap....? jangan sampai pingsan karena sihir kecil" ucap Hito. "Ya.... mana mungkin sosok naga yang kuat ini akan pingsan" ucap Laidly. "Tadi kau bilang tidak pingsan, bukankah saat kau makan jamur dan langsung hilang kesadaran hampir seharian....?" ucap Hito. "Lupakan itu, aku tidak ingin mengingat hal itu" ucap Laidly.
"Ya.... aku tidak akan mengingatkanmu pada waktu itu, tapi bukan berarti aku akan melupakannya" ucap Hito. "Tolong lupakan...." ucap Laidly. "Sihir, Encouragement Disaster" Hito menggunakan sihir yang mengarah ke Laidly. "Wush..... bruuak.....!!!" Laidly langsung terlempar ke belakang dan menabrak dinding dengan sangat keras. "Caugh......" setelah menabrak Laidly mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Apa apaan itu tadi.....? meski aku dalam wujud seperti manusia bukan berarti aku akan terdorong, dan apa apaan dorongan itu tadi....? itu bukan sihir biasa yang bisa di gunakan" batin Laidly yang masih memiliki sedikit kesadaran. "Hoy..... apakah kau baik baik saja.....? aku sedikit khawatir karena kau langsung terlempar sangat cepat dan menabrak dinding dengan keras padahal hanya sihir kecil" ucap Hito.
"Apa aku terlihat baik baik saja di matamu.....?" ucap Laidly dengan suara yang lemah. "Lah, kau tadi mengatakan kalau kau sangat kuat dan karena sekarang kau tidak kehilangan kesadaran itu menandakan kalau kau itu kuat" ucap Hito. "Ugh.... rasanya sakit di berbagai bagian tubuh" ucap Laidly yang sambil bersandar di dinding.
"Hmm..... coba aku lihat, oh.... organ dalam mu berantakan tak beraturan" ucap Hito. "Apakah itu sebabnya rasa sakit ini berasal....?" ucap Laidly. "Ya.... tunggu sebentar aku akan membantu menyembuhkan mu" ucap Hito. "Sihir, Recovery" Hito menggunakan sihir penyembuhan ke Laidly yang terluka. Beberapa saat kemudian hito selesai menumbuhkan luka Laidly dan Laidly sudah sepenuhnya sembuh dan bisa berdiri.
"Hito.... apa apaan sihir tadi.....? itu sihir tingkat tinggi atau di atasnya, tidak banyak sihir yang bisa berpengaruh kepada naga dan sihir tadi kau bilang sihir tingkat bawah....?!" ucap Laidly. "Ya.... sihir itu hanya bisa melakukan dorongan dan semacamnya" ucap Hito. "Bukankah masih ada sihir yang paling bawah seperti fire ball atau semacamnya....?" ucap Laidly.
"Apakah benar.....? setahuku sihir itu sihir yang mengeluarkan bola api yang membakar habis apapun yang di lewati dan saat menabrak sesuatu bola api akan menciptakan ledakan yang dahsyat" ucap Hito. "Dari mana kau berasal......? apakah kau dari masa lalu atau dari dunia lain....?" ucap Laidly. "Aku tidak bisa mengatakannya, tapi sepertinya sihir di sini sangat berbeda" ucap Hito.
"Hmm.... kalau yang kau katakan begitu ya, pasti beda apa yang ada di sini dan yang kau pelajari" ucap Laidly. "Yah.... benar sekali, sangat berbeda dengan yang ku ketahui, tapi aku tau seluk beluk dari sihir yang ada di sini" ucap Hito. "Hmm.... aku tidak terlalu mengerti apa yang katanya, tapi aku akan dengarkan" ucap Laidly.
"Hmm.... matahari sudah lebih tinggi kah" ucap Hito yang melihat keluar, di luar terlihat sangat terang dan tak lama Shannara pun bangun. "Yo.... selamat pagi Shannara" ucap Hito yang menyambut Shannara yang baru bangun. "Selamat pagi tuan" ucap Shannara. "Kau bangun siang Shannara" ucap Laidly.
"Ya.... bagiamana lagi, kalau suhu di luar belum hangat aku tidak bisa bangun" ucap Shannara. "Tapi yang terpenting sekarang kau sudah bangun, dan kalau Hito pergi apakah kau juga ikut.....? kalau kau ikut aku pasti merindukan kalian berdua" ucap Laidly. "Tidak, Shannara tidak akan pergi denganku, dia akan tetap berada di sini" ucap Hito.
"Kenapa.....? tapi bukankah lebih baik kalau Shannara ikut dengan mu.....?" ucap Laidly. "Tidak bisa, kalau tidak percaya tanya saja dia" ucap Hito. "Apakah benar Shannara....? dan kenapa....?" ucap Laidly. "Aku terikat dengan tempat ini, dan dari awal aku di tanam di sini jadi aku tidak bisa pergi" ucap Shannara.
"Um.... maksudnya apa....? aku kurang mengerti" ucap Laidly. "Lebih mudahnya, Shannara memiliki akar yang tertancap di sini, dan dia hanya bisa berjalan di goa ini dan tidak bisa kemanapun" ucap Hito. "Oh.... jadi begitu, berarti Shannara akan dengan ku....?" ucap Laidly. "Ya.... dan juga dia bisa kau jadikan murid mu atau temanmu daripada sendirian seperti sebelumnya bahkan aku yang melihat mu merasa bersimpati pada mu" ucap Hito.
"Ya..... baiklah aku akan mengurus Shannara, bagaimana Shannara.....?" ucap Laidly. "Aku tidak masalah" ucap Shannara. "Syukurlah Shannara, dan aku akan mengunjungi kalau ada waktu atau berada di dekat sini" ucap Hito. "Baik tuan" ucap Shannara. "Baiklah Hito, bagaimana kalau kita lakukan sekarang....?' ucap Laidly. "Tidak, beberapa saat lagi saja, kau kumpulkan mana milikmu hingga penuh" ucap Hito.
"Buat apa....? aku bisa meladeni mu dalam keadaan apapun" ucap Laidly yang berkata angkuh. "Kata kata angkuh hanya akan membawakan kekalahan, saat keadaan mu fit kita lakukan" ucap Hito. "Ya.... baiklah, tunggu saja lima menit, dan aku akan memikirkan strategi yang bisa mengalahkan mu dengan beberapa kali serangan hito" ucap Laidly. "Ya.... aku menantikannya" ucap Hito.
[Note: Shannara adalah ciptaan pertama di dunia itu, karena Shannara ciptaan Hito dia menerima sedikit mengetahui, oleh karena itu dia tidak pernah belajar untuk bisa berbicara dan yang lainnya].