Reincarnated Hero To A Demon Lord

Reincarnated Hero To A Demon Lord
Ep.20 Tentang kontrak



"Hup...." hito berdiri sambil meregangkan badannya. "Yo.... kau sudah bangun.....? bagaimana mimpi mu.....?" ucap Hito. "Ah....? kepalaku rasanya sakit, tapi sudah lebih mendingan, tapi bagaimana denganmu.....? bukankah kau juga makan" ucap Laidly.


"Tidak ada racun yang akan mempan kepadaku, jadi tenang saja" ucap Hito. "Jangan bohong, Shannara, apakah Hito pingsan setelah makan jamur kemarin.....?" ucap Laidly. "Tidak, tuan biasa saja meski telah makan jamur" ucap Shannara. "Oh..... sepertinya kau tidak berbohong, tapi bagaimana itu tidak berpengaruh kepadamu....?" ucap Laidly.


"Yah..... mungkin kerena aku kuat, hahahah....." ucap Hito. "Ah.... terserah saja, dan kapan kau akan pergi dari sini....?" ucap Laidly. "Eh....? apakah kau mengusirku.....? padahal aku menemanimu di sini daripada sendirian....." ucap Hito. "Aku tidak perlu di temani, aku sudah lama sendirian jadi sudah biasa sendiri" ucap Laidly. "Hmm.... kira kira besok aku akan pergi" ucap Hito.


"Eh....? apa....? apakah aku salah dengar.....?" ucap Laidly. "Tidak sama sekali, aku akan pergi dari sini besok, dan sekarang waktunya memasak" ucap Hito yang mengeluarkan beberapa daging untuk di masak. "Apakah kau benar benar akan pergi....?" ucap Laidly. "Ya.... aku ingin membeli peralatan yang lebih memadai" ucap Hito sambil memasak. "Oh ya, kau pernah bilang itu kemarin" ucap Laidly.


"Jadi tenang saja, kau tadi bertanya kapan aku akan pergi, dan sudah aku jawab" ucap Hito. "Ya.... tapi aku akan memberi tau kau tentang para naga yang ada di luar sana" ucap Laidly. "Naga....? buat apa....? apakah kau ingin aku memburu mereka....?" ucap Hito. "Tidaklah bodoh, meski mereka naga bukan berarti mereka sama sepertiku" ucap Laidly.


"Ya.... tentu saja, makhluk satu dengan yang lain memiliki banyak perbedaan seperti penampilan, bakat, keberuntungan, karisma dan lain sebagainya" ucap Hito. "Kenapa perkataan mu barusan seperti seorang yang menciptakan makhluk hidup" ucap Laidly. "Ssssttt..... sudah jangan di teruskan kalau di teruskan aku bisa kebocoran suatu yang sangat rahasia di dunia" ucap Hito.


"Sekarang kau terlihat seperti orang yang tau rahasia di balik dunia ini" ucap Laidly. "Hahahaha..... terserah saja, aku akan menjadi diriku sendiri dan kau menjadi dirimu sendiri" ucap Hito. "Ya.... dan juga bagaimana kalau besok kita lakukan pertarungan" ucap Laidly. "Pertarungan....? buat apa....? apakah kau ingin mempertaruhkan kepalamu.....?" ucap Hito.


"Ya.... tentu saja tidak, aku bukan orang bodoh yang membahayakan nyawa hanya untuk bersenang di pertarungan" ucap Laidly. "Lah terus apa....? dan juga aku tidak mendapatkan apa apa, jadi tidak akan" ucap Hito. "Ayolah..... aku ingin tau apakah aku sudah kuat apakah belum" ucap Laidly.


"Bocah tetaplah bocah, tapi kau bisa bertambah kuat kalau kau bekerja keras hingga melampaui batas milikmu sendiri" ucap Hito. "Baiklah, kalau kau mau bertanding denganku besok aku akan melakukan kontrak denganmu" ucap Laidly. "Kontrak....? kontrak apa....?" ucap Hito. "Kontrak budak bagaimana.....?" ucap Laidly.


"Tidak, aku tidak suka merendahkan harga diri orang lain, dan juga aku tidak suka dengan mengikat orang lain" ucap Hito. "Hmm.... bagaimana kalau kontrak bawahan....?" ucap Laidly. "Tidak, tetap tidak akan melakukannya" ucap Hito. "Ah.... kau maunya apa.....?! kalau begitu kontrak saat kau membutuhkan aku akan membantumu, bagaimana.....?" ucap Laidly.


"Lah.... kau bisa apa....? kau tidak akan tau betapa kerasnya dunia luar......" ucap Hito. "Kau ngajak berantem.....?! aku akan membantumu agar tidak terjadi hal menjadi lebih rumit, dan juga kalau berhubungan dengan naga dengan adanya aku akan lebih mudah" ucap Laidly. "Hmm..... kalau di pikir pikir boleh juga" ucap ucap Hito.


"Yosh.... terus kontraknya bagaimana....?" ucap Hito. "Bagaimana apanya.....?" ucap Laidly yang bingung mendengar perkataan Hito. "Ya.... melakukan kontrak itu seperti apa....? dan juga bagaimana.....?" ucap Hito. "Eh.... jadi akan aku jelaskan secara singkat, kita berdua hanya mengucapkan sumpah satu sama lain dan hanya itu saja" ucap Laidly.


"Hmm.... praktis sekali, ku kira harus menggunakan darah sebagai perantara" ucap Hito. "Kalau menggunakan darah di gunakan untuk kontrak antara tuan dan budak" ucap Laidly. "Oh..... begitukah, dan sekarang kita lakukan apa.....?" ucap Hito. "Lah.... mana ku tau mau melakukan apa.....? terserah saja kau mau melakukan apa, kalau aku bisa tidur" ucap Laidly.


"Ck... Ck.... Ck.... itu bukan hal yang baik loh, nak Laidly..... kemalasan hanya akan membuatmu menjadi lemah...." ucap Hito. "Hey.....!! bisakah kau tidak berkata seperti itu, terkadang aku ingin sesekali memukulmu dengan kekuatan penuh...." ucap Laidly yang sudah emosi. "Hahahaha..... lakukan saja kalau kau bisa, serangan dari bayi naga tidak akan melukaiku...." ucap Hito yang percaya diri.


"Wush...." Laidly melayangkan pukulan langsung ke arah hito. "Lihat.... kau memukul apa.....? sudah aku bilang terlalu malas akan membuatmu menjadi lemah" ucap Hito. "bisakah kau tidak menghindar.....? kalau kau tidak menghindar itu pasti kena...." ucap Laidly. "Bagaimana itu bisa, itu seperti ingin aku masuk ke dalam perangkap" ucap Hito.


"Sekali kali tidak apa apakan....." ucap Laidly. "Tidak.... tidak, kalau aku terluka karena bayi naga yang bernama Laidly itu bisa melukai harga diri ku" ucap hito. "Berhentilah memanggil ku dengan kata bayi naga.....!!" ucap Laidly. "Kah terus aku harus memanggilmu bagaimana, kak Laidly atau tante Laidly dan atau menggunakan nenek Laidly.....?" ucap Hito.


"Hito berhentilah main main, aku akan serius loh.....!!" ucap Laidly. "Ya.... silahkan saja, atau kau ingin kehilangan kepalamu....." ucap Hito dengan hawa membunuh yang sangat menusuk dan juga Hito sudah mengarahkan pedangnya ke leher Laidly. "Ugh.... sejak kapan dia bergerak.....? dan juga apa apaan dengan hawa membunuh yang dia keluarkan....." batin Laidly yang sebenarnya ia tidak bisa berkata kata setelah hito melakukan itu.


"Hahahaha.... aku hanya bercanda, jangan di bawa serius kalau aku serius tatanan dunia ini akan langsung hancur" ucap Hito yang telah menghilangkan hawa membunuh milik dan juga pedang yang ia pegang tadi menghilang. "Hah.... hah..... hah.... aku sedikit sulit bernafas tadi....." ucap Laidly. "Hahahaha.... lain kali jangan terlalu di anggap serius apa yang aku katakan" ucap Hito.


"Ya.... dan juga aku minta maaf untuk tadi...." ucap Laidly. "Untuk apa....? dan kapan.....?" ucap Hito. "Tadi aku membentakmu, dan aku minta maaf" ucap Laidly. "Tidak perlu di pikiran, dan juga aku ingin bilang kalau apakah aku boleh membuat pintu keluar dari sini...." ucap Hito.


[Note: Martial art atau yang lebih sering di sebut bela diri, cara mendapatkannya hanya dari latihan dari seseorang dan juga bisa berlatih sendiri melalui buku atau gulungan kertas yang berisi tentang martial art. Martial art memiliki banyak sekali jenis dan Hito memiliki ratusan bahkan ribuan jurus dalam martial art].