
"Bruuak.....!!" Laidly terjatuh tepat di depan naga berkepala dua. "Ugh..... apa apaan barusan....?" ucap Laidly. "Sekarang kau sudah bangun naga pemalas....." ucap Hito yang sambil melewati portal. "Krauk....." hito yang berjalan sambil menggigit buah.
"Apa yang kau lakukan Hito.....?!" ucap Laidly. "Aku ingin menunjukkan dirimu pada naga itu" ucap Hito. "Eh.....?! ini di mana....!! kenapa aku bisa ke sini.....?!" ucap Laidly yang sambil berdiri. "Hentikan bodoh....!! jangan teriak teriak telinga sakit mendengar suaramu" ucap Hito. "Maka jelaskan ini di mana....? dan kenapa aku bisa di sini.....?" ucap Laidly.
"Aku menyuruh Shannara untuk membuat
portal dan kemudian seperti tadi aku melempar mu ke porta dan jadilah sekarang" ucap Hito. "Hmm.... tadi kau bilang naga kan...." ucap Laidly. "Ya.... tepat ada di sampingmu itu" ucap Hito. "Hmm....." ucap Laidly sambil melototi naga berkepala dua yang ada di sampingnya. "Ada apa kau.....? kenapa kau melototi kami.....? kau ingin mati.....?!" ucap naga berkepala dua.
"Gak perlu, aku tidak ada niatan untuk bertarung sekarang, Hito ini ada di mana.....?" ucap Laidly. "Aku tidak tau pasti, tapi tidak terlalu jauh dari gunung tempat mu" ucap Hito. "Hmm.... naga yang berada di dekat tempat ku hanya ada beberapa, seperti aku apakah kalian si kembar.....?" ucap Laidly.
"Sudah lama tidak mendengar panggilan itu, siapa kau....?" ucap naga berkepala dua tersebut. "Aku naga es yang tinggal di gunung yang berjarak tidak cukup jauh" ucap Laidly. "Ah.... aku ingat, naga es itu tapi kenapa wujud mu menjadi seperti manusia.....?" ucap salah satu naga kepala dua. "Hahahaha..... aku sudah menjadi dragon lord lebih dulu daripada kalian" ucap Laidly sambil membanggakan diri.
"Hah.... dia membanggakan diri padahal masih tidak bisa mengalahkan diriku, hanya kena sihir api kecil saja langsung hampir mati" ucap Hito. "Ya.... ya.... Laidly sudah kalah berkali kali dari tuan" ucap Shannara. "Hoy.....!! kalian berdua bisa tidak mendukung ku sesekali.....?" ucap Laidly. "Buat apa juga, tidak menguntungkan diriku" ucap Hito. "Ngajak berantem.....?!" ucap Laidly.
"Kau yang nantang, kau yang kalah dan masih tidak pernah mengakui kekalahan" ucap Hito. "Tidak, aku kalah pada orang seperti dirimu itu sama saja seperti penghinaan" ucap Laidly. "Halah.... aku yang membuat mu menjadi dragon lord dan juga aku dulu mengampuni nyawamu, kalau tidak kau sudah jadi naga bakar" ucap Hito. "Hito..... hentikan......!! jangan mengatakan hal itu" ucap Laidly.
"Anu.... yang dia katakan kalau dia yang membuatmu menjadi dragon lord itu apa maksudnya....?" ucap naga berkepala dua. "Hmm.... dulu aku kalah dan bisa mati kapan saja, tapi dia memberi ku satu tetes darahnya dan dengan itu aku berevolusi menjadi dragon lord" ucap Laidly. "Baiklah, kalau tidak salah nama mu Hito kan" ucap naga berkepala dua.
"Ya.... ada apa....? kau ingin jadi naga bakar....?" ucap Hito. "Tidak, bukan itu, tapi apakah aku bisa mendapatkan tetes darah mu.....?" ucap naga berkepala dua tersebut. "Buat apa.....? kau juga sudah mempunyai regenerasi jadi tidak terlalu berguna untukmu" ucap Hito. "Yah.... karena temanku menjadi dragon lord, aku juga ingin berevolusi menjadi dragon lord" ucap naga berkepala dua tersebut.
"Jadi kau iri.....? tapi darahku ini sangat berharga aku tidak bisa memberikan dengan mudah, bagaimana kalau kau bisa mengalahkan diriku kau bisa mendapatkannya" Hito. "Hoy..... jangan lakukan permintaan nya, atau kau akan sangat menyesal" ucap Laidly. akan tetapi naga berkepala dua tersebut tidak mendengarkan perkataan Laidly karena dia telah di butakan untuk berevolusi menjadi dragon lord.
"Sihir, Fall Disaster" Hito menggunakan sihir yang menekan naga berkepala dua itu ke bawah. "Bruuuak.....!!" naga berkepala dua itu langsung tersujud secara paksa. "Hahahaha..... aku sudah menduganya saat melakukan uji coba dengan Laidly, meskipun ini sihir rendah tidak ada yang bisa bergerak" ucap Hito.
"Hah.... tuh kan, sudah berakhir" ucap Laidly. "Siapa bilang yang berakhir, ini masih akan berlanjut" ucap Hito. "Sihir, Lighting Bolt" Hito menggugah sebuah sihir yang berupa sambaran petir dari tangannya. "Jreeezzz....." petir keluar dari lambang sihir telapak tangan Rei dan menyambar naga berkepala dua tersebut.
"Aaaaaaaaaaa........!!!" ucap naga tersebut yang kesakitan karena tersambar petir. Dan setelah tersambar naga tersebut sedikit demi sedikit pulih kembali. "Karena sudah pulih ganti dengan sihir lain" ucap Hito. "A.... apa ....? dengan sihir lain.....?" ucap naga tersebut. "Sihir, Hurricane" Hito sekarang menggunakan sihir dan memunculkan pusaran angin ke naga berkepala dua tersebut.
"Cruuaat.... cruuaat.... cruuaat.... cruuaat...." naga tersebut terkena serangan dari badai angin yang menyayat. Badai yang hito buat itu berhenti dan menghilangkan, naga tersebut sedikit demi sedikit memulihkan diri. "Hehehe.... ganti sihir lagi" ucap Hito. "Lagi.....?!" ucap naga tersebut. "Sihir, Blaze" Hito langsung menggunakan sihir yang membuat naga berkepala dua itu terbakar dalam kobaran api yang besar.
"Aaaaaaaaaaa.......!! panaaaaaasssss........" ucap naga berkepala dua tersebut yang menjerit kesakitan. "Aku sedikit merasa kasihan, tapi juga aku sedikit merasa senang karena aku cukup kesal dengannya yang dulu selalu memamerkan apapun yang dia punya'' ucap Laidly. "Jadi dulu dia seperti itu, seperti dia sangat membuat mu kesal" ucap Shannara. Dan Hito pun melepaskan seluruh sihir yang ia keluarkan.
"To.... tolong hentikan, aku sudah tidak kuat, dan aku menyerah..... hiks.... hiks...." ucap naga berkepala dua itu sambil menangis. "Eh..... kau menangis.....?" ucap Hito. "Ya.... rasanya sakit tau.... aku belum pernah merasakan rasa sakit seperti ini" ucap naga tersebut. "Hahahaha...... dia menangis......" ucap Laidly sambil tertawa terbahak bahak. "Hentikan Laidly, bukankah kau tidak merasa kasihan.....?" ucap Hito.
"Kau yang melancarkan serangan terus menerus hingga dia menangis" ucap Laidly. "Ya... memang tapi bukankah tidak baik tertawa di atas penderitaan orang lain....?" ucap Hito. "Ya.... mau bagaimana lagi, aku sedikit merasa puas setelah melihat dia menangis, tadi aku sudah mengatakan kalau tidak perlu mengikuti kata kata Hito" ucap Laidly.
"Ya... mau bagaimana lagi, kamu juga ingin menjadi dragon lord.... hiks... hiks....." ucap naga tersebut. "Baiklah baiklah, bagaimana kalau barter.....?" ucap Hito. "Barter.....? apa itu.....? apakah sihir yang akan kau gunakan....?" ucap naga tersebut. "Bukan bodoh, beberapa benda milikmu di tukar dengan tetes darahku bagaimana....?" ucap Hito.
[Note: Makhluk yang memiliki regenerasi bisa memulihkan diri seperti sedia kala, tapi bukan berarti mereka tidak merasakan sakit, saat kepala mereka terpotong atau serangan yang menyerang jiwa itu bisa membunuh mereka].