Reincarnated Hero To A Demon Lord

Reincarnated Hero To A Demon Lord
Ep.29 Perpisahan



"Hoy.... bangun kau naga pemalas" ucap Hito yang sudah selesai mengobati Laidly. "Ugh.... apa yang terjadi barusan....?" ucap Laidly. "Kau kalah karena kau lebih lemah dariku" ucap Hito.


"Ya.... Baiklah, aku mengakui kalau aku kalah, dan sekarang kau akan pergi ke mana....?" ucap Laidly. "Hmm.... kalau untuk itu masih belum tau mau pergi ke mana, tapi aku akan berjalan ke arah laut" ucap Hito. "Laut.....? kau ingin melakukan apa di laut....?" ucap Laidly. "Hmm.... aku akan mencoba membuat garam" ucap Hito.


"Garam.....? apakah itu makanan.....? kalau makanan aku ingin mencobanya" ucap Laidly. "Bukan, itu adalah bumbu, saat memasak dan menggunakan garam rasa dari makanan akan menjadi lebih enak dan juga aku ingin mencari ikan laut" ucap Hito. "Ya.... baiklah, silakan pergi dan juga kalau ada kesempatan kau bisa ke sini" ucap Laidly. "Ya.... aku akan mampir kalau sedang berada di dekat sini, dan juga ini kau bisa ambil" ucap Hito.


"Jubah.....? buat apa.....?" ucap Laidly. "Ini jubah di dalam saku terdapat beberapa daging, tapi tunggu dulu aku akan mengambil daging yang tidak bisa kau makan" ucap Hito. Dan Hito pun mengeluarkan beberapa daging yang tidak bisa di makan oleh naga seperti daging naga dan beberapa daging lain. "Yup.... sudah aku keluarkan beberapa daging yang tidak bisa kau makan" ucap Hito.


"Tapi bagaimana denganmu.....? bukankah jubah ini berarti untukmu....?" ucap Laidly. "Tidak terlalu, aku hanya ingin ganti jubah saja, dan kau jaga jubah ini" ucap Hito yang kemudian mengambil jubah sebagai ganti jubah yang lama.



"Hmm.... sepertinya aku terlihat lebih keren daripada dulu, dan juga ini cukup nyaman" ucap Hito. "Hito daging yang kau keluarkan tadi mau kau apakan.....?" ucap Laidly. "Ya.... tentu saja aku simpan dan nanti aku makan, kenapa kau tanya.....?" ucap Hito. "Tidak apa apa, dan sekarang aku bisa pergi" ucap Laidly. "Ya.... sabar, kau tidak sabaran" ucap Hito.


"Sihir, Storage Dimensions" Hito menggunakan sihir untuk menyimpan daging yang telah dikeluarkan. "Yosh, aku akan pergi dan kalian jangan rindu saat aku pergi ya....." ucap Hito. "Tidak akan, aku tidak akan merindukan manusia seperti mu" ucap Laidly. "Baiklah, aku pergi jaga diri" ucap Hito. "Selamat jalan tuan...." ucap Shannara.


"Wush...." Hito langsung melompat ke depan lewat lubang goa tersebut. "Hmm.... sepertinya di depan sana adalah laut" ucap Hito yang melihat laut di depannya. "Tap.... tap.... tap.... tap....." hito melompat di udara dengan memadatkan mana yang ada di udara. Dan tak lama hito pun sudah dekat dengan laut yang ia lihat tadi. "Hmm.... di bawah ada hutan, apakah aku ke hutan di bawah dulu....?" ucap Hito.


"Sepertinya lebih baik aku ke hutan untuk mencari makanan dulu, siapa tau aku menemukan tanaman yang bisa di makan" ucap Hito. Dan Hito pun langsung mengambil posisi terjun dan ia terjun ke hutan yang ada di bawahnya. "Wush....." Hito pun semakin dekat dengan pepohonan di hutan tersebut.


"Tap....." hito langsung mendarat dengan memadatkan mana di atas sebuah ranting pohon agar ranting yang di gunakan Hito sebagai pijakan tidak patah. "Hmm.... hutan ini sangat lebat, kalau seperti ini berarti banyak makanan" ucap Hito. Dan Hito pun turun dari ranting tersebut ke tanah.


"Mari kita cari beberapa makanan" ucap Hito yang kemudian berjalan jalan di hutan. Tak lama hito berjalan ia pun langsung bertemu dengan seekor monster.



"Swing....." hito mengeluarkan sebuah pisau dan memegang dengan tangan kanan. "Sriing....." dengan sangat cepat hito langsung berada di belakang monster tersebut dan monster itu berhenti berjalan. "Bruuak....." monster itu langsung terkapar dan terbelah menjadi dua. "Hahahaha..... sekarang aku mendapatkan bawang" ucap Hito yang senang.


Dan kemudian hito memotong motong monster tersebut dan menghilangkan kaki kaki, kulit, mulut dan tangan monster tersebut. "Hmm.... sepertinya sudah bisa di gunakan, tinggal membuat wajan untuk menggoreng" ucap Hito. Dan kemudian hito mengambil sedikit bagian dari monster tersebut. "Nyam...." hito makan sedikit bagian dari monster itu dan sisanya ia simpan.


"Rasanya seperti bawang beneran, kalau di makan mentah sangat tidak enak, tapi kalau di gunakan sebagai bumbu pasti enak" ucap Hito. Dan kemudian hito pun kembali berjalan di hutan. Dan saat ia berjalan di hutan tak sengaja ia malah keluar dari hutan, dan di depannya terdapat laut dan tak jauh dari sana terdapat sebuah pulau. "Hmm.... laut dan pulau d depan, ku rasa pulau di depan cukup besar" ucap Hito.


"Tapi ya.... aku masih akan berada di sini, dan aku akan membangun tambak garam" ucap Hito. Dan Hito pun berjalan mendekat ke arah laut. "Bau laut, memang benar ini laut" ucap Hito yang menghirup udara di sana. Dan ia mencicipi sedikit air di sana. "Asin..... memang laut, dan aku akan membuat tempat pembuatan garam" ucap Hito.


"Tapi tunggu sebentar, aku masih belum menjelajahi seluruh tempat ini, siapa tau saat aku membangun dan ada yang tidak suka dan menghancurkan tempat pembuatan garam" ucap Hito. Dan Hito pun berjalan menyusuri tempat itu. Tak lama ia menemukan sebuah goa yang ada di dekat hutan. "Goa.....? apakah ini akan sama seperti tepat Laidly.....?" ucap Hito.


Dan karena penasaran Hito pun masuk ke dalam goa tersebut. "Permisi.... apakah ada orang.....? kalau tidak ada akan ku hancurkan tempat ini" ucap Hito yang sambil masuk ke dalam goa. Tak lama ia menyusuri goa, ia langsung berhenti berjalan. "Ada manusia.....? ada apa kau ke sini.....? apakah kau ingin mencari mati.....?" ucap seekor naga.



"Hmm.... sudah ku duga isinya naga, tapi kenapa kepalamu ada dua.....?" ucap Hito. "Karena kami kembar, tapi ini bukan tempat untuk manusia, kenapa kau ada di sini....?" ucap kepala naga yang satunya. "Ya.... aku dari gunung, dan kemudian melihat ada laut, jadi aku ke sini" ucap Hito.


"Tunggu sebentar, aku mencium bau dari dragon lord, siapa kau dan kenapa ada bau dragon lord di dirimu.....?" ucap kepala naga yang satunya. "Hmm.... dragon lord.....? oh yang kau maksud bayi naga yang baru hidup beberapa ribuan tahun.....?" ucap Hito.


[Note: Hito sekarang berada di City of Death, lebih tepatnya ia berada di city of death yang masih menyatu dengan benua di bagian kiri].