
Hito pun memasak beberapa makanan dari beberapa macam daging yang ia punya, tak lama hito sudah membuat beberapa makanan. "Wah.... tuan hebat, bisa membuat makanan" ucap Shannara. "Ya.... makanannya terlihat enak, tapi aku tidak yakin dengan rasanya" ucap Laidly.
"Hey.... berkata seperti itu bisa menyakiti hati yang memasak loh, sebaiknya kau makan baru berkomentar tentang rasa" ucap Hito. "Ma.... maaf, aku keceplosan saja barusan" ucap Laidly. "Ya.... tidak apa apa, dan sekarang kita makan, oh sebelum itu belum lengkap kalau tidak ada buah buahan" ucap Hito. "Ya.... apakah kau punya buah....?" ucap Laidly.
"Bukankah tadi kita dapat lumayan banyak....?" ucap Hito. "Hmm.....?" ucap Laidly yang tidak tau kapan mendapatkan buah buahan. "Ah.... ya terserah saja" ucap Hito yang kemudian mengeluarkan beberapa buah buahan yang ia punya dari dalam sakunya.
"Hmm.... aku pernah lihat buah ini, kurasa aku melihatnya tadi di pohon.....!!" ucap Laidly yang baru tau setelah hito memperlihatkan buah itu. "Ya..... buah ini cukup enak dan juga bisa meningkatkan mana yang kau miliki" ucap Hito. "Eh.....? benarkah.....? jangan jangan itu beracun.....? bagaimana kalau kau makan dulu" ucap Laidly yang meragukan hito. "Hah.... ya, akan ku makan dulu, kalian makan juga makanan yang telah aku buat" ucap Hito.
Dan mereka pun makan makanan yang telah di buat Hito bersama sama. "Nyam....." Laidly maka dengan satu suap. "Hmm.... enak, daging apa yang kau gunakan Hito....?" ucap Laidly. "Hmm..... daging mana yang aku gunakan ya....? aku sedikit lupa mana yang aku gunakan, tapi sepertinya aku mendapatkan daging itu di hutan" ucap Hito.
"Ah.... terserah saja, yang penting ini tidak beracun dan juga rasanya enak" ucap Laidly yang kemudian makan terus. "Ya.... makanan yang di buat tuan sangat enak" ucap Shannara. "Ya.... terima kasih, tapi ini aku masih belum mendapatkan beberapa bumbu bumbu untuk melengkapi rasanya" ucap Hito. "Eh.... sayang sekali, tapi kalau ada bumbu yang di maksud Hito maksud pasti rasanya sangat enak...." ucap Laidly yang sambil makan.
"Hey.... meski kau bilang seperti itu, sekarang saja kau sudah menghabiskan banyak makanan" ucap Hito. "Ya... mau bagaimana lagi, ini enak, sudah berapa lama aku tidak merasakan makanan seperti ini" ucap Laidly. "Yah.... syukurlah kalau kau senang makan makanan yang aku buat" ucap Hito. Sementara Laidly dan Shannara makan makanan yang hito masak, Hito memakan buah yang ia keluarkan tadi.
"Hmm.... meski kemarin saat aku makan aku merasakan mana milikku naik, tapi itu tidak berpengaruh kepada statusku karena statusku sudah mencapai maksimum" batin Hito. "Krauk...." hito menggigit buah yang ia pegang. "Hmm.... rasanya manis dan sedikit asam, cukup enak dan juga tidak ada racun sama sekali" ucap Hito. "Ya.... tentu saja, kalau kau tiba tiba terjatuh dan tak sadarkan itu berarti buah itu beracun" ucap Laidly.
"Itu tidak mungkin terjadi, aku sudah merasakan beberapa racun yang bahkan bisa membunuh manusia hanya dalam hitungan detik" ucap Hito. "Aku tidak percaya, bagaimana mungkin manusia bisa anti racun" ucap Laidly. "Kenapa Laidly tidak bisa percaya dengan tuan....?" ucap Shannara. "Aku hanya sedikit mempercayai dirinya, dan juga aku tidak akan sepertimu yang akan menempel pada Hito" ucap Laidly.
"Tidak.... tidak... tidak, aku bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana kau akan bersikap seperti Shannara" ucap Hito. "Bagaimana kalau aku juga mencobanya.....? apakah kau mau.....?" ucap Laidly. "Tidak.... tidak.... tidak, jangan lakukan aku tidak ingin melihatnya" ucap Hito. "Apakah kamu benar benar tidak ingin tuan.....?" ucap Laidly.
"Ya.... aku juga tidak akan mengatakan hal yang seperti tadi" ucap Laidly. Dan itu menjadi pertama kali mereka bisa satu pemikiran yang sama. "Hehehe.... kalian makan buah untuk meningkatkan mana yang kalian miliki" ucap Hito yang sambil mengeluarkan sebuah jamur dari sakunya.
"Tuan itu apa....?" ucap Shannara yang bertanya apa yang di ambil Rei itu. "Hmm.... ini jamur yang aku ambil kemarin dan aku belum mencobanya, apakah aku mau.....?" ucap Hito. "Tidak, silahkan anda nikmati sendiri" ucap Shannara. "Oh.... begitukah, Baiklah kalau begitu aku akan makan" ucap hito yang makan satu gigit jamur tersebut.
"Hmm..... sedikit beracun, tapi racun hanya ada pada spora jamur yang masih menempel pada jamur, dan racun dari spora ini hanya akan membuat pingsan beberapa saat" ucap Hito. "Apakah kau benar....? palingan kau bercanda" ucap Laidly yang langsung merebut satu jamur dari tangan Hito. "Nyam...." Laidly langsung menelan satu jamur utuh dalam sekali makan.
"Hmm.... mana....? tidak ada racun kok, aku masih baik baik saja, sudah ku duga kau berbohong" ucap Laidly. "Heh.... tiga detik lagi kau akan langsung merasakannya" ucap Hito. "Arrrggg.......!! apa ini, di tenggorakan rasanya ada yang menyesakkan" teriak Laidly yang sudah merasakan racun dari jamur tersebut. "Hah..... sudah aku bilang tapi tidak di dengarkan" ucap Hito.
"Bruuukk...." Laidly yang jatuh terbaring di atas lantai. "Huh.... merepotkan sekali" ucap Hito yang melihat Laidly terbaring tak sadarkan diri. Hito pun kemudian mengambil kulit dari monster berbulu dan di letakkan di atas lantai. Kulit itu Hito gunakan untuk alas. Kemudian hito membaringkan Laidly di atas kulit berbulu tersebut.
"Huh.... ku rasa besok dia akan bangun, untuk sekarang aku akan tidur, bagaimana denganmu Shannara.....?" ucap Hito. "Hmm.... sepertinya aku juga akan ikut tidur" ucap Shannara. "Ya.... baiklah, selamat malam" ucap Hito yang langsung berbaring di atas lantai. tak lama hito pun langsung tertidur lelap. Shannara pun ikut berbaring di samping Hito dan ia juga ikut tidur.
Hari pun menjelang pagi meski berada goa yang ada di dalam gunung, bisa mengetahui waktu hanya dari udara tempat itu. Untuk sore dan malam hari lebih dingin daripada siang atau pagi hari. "Whoamm....." hito terbangun dari tidurnya dan ia pun langsung melakukan kegiatan setelah bangun pagi yaitu melakukan push up, sit up dan squat dalam ratusan ribu.
"Lima ratus ribu sembilan puluh sembilan..... enam ratus ribu....." ucap Hito yang melakukan pus pus dengan tubuh terbalik. "Ugh.... kepalaku rasanya pusing dan sakit sekali" ucap Laidly yang terbangun. ".....!!! apa yang kau lakukan....?!" ucap Laidly yang melihat hito. "Bukankah sudah tau, aku melakukan latihan fisik" ucap Hito yang sudah menyelesaikan rutinitasnya.
[Note: Jamur yang di makan Laidly dan membuatnya pingsan itu adalah jamur yang hito sambil saat hito menangkap beberapa kepiting kemarin].