One Night In Singapore

One Night In Singapore
Kabar gio



Selama beberapa tahun memang gio tak terlihat, karena sebelumnya dia sudah bilang akan menenangkan diri dulu. Ya walaupun gio sendiri yang merelakan Naomi dengan Arsen, namun rasa cintanya tidak semudah itu terkikis.


Setelah sekian tahun tidak bertemu kabar terakhir gio berada di Eropa. Dia keliling Eropa untuk memperluas usahanya juga untuk menenangkan diri.


Di sana dia sangat serius menjalankan bisnis nya..tak ada keinginan untuk membuka hati, mungkin belum.  Karena sampai saat ini belum ada yang bisa menggetarkan hatinya.


Hari ini dia sangat malas untuk pergi keluar karena sekarang tengah turun salju namun apa daya dia harus ke luar menemani partner bisnisnya ke club.


Gio yang baru menginjakan kaki di sebuah club pun merasa risih, namun apa daya...demi urusan bisnis dan hubungan kerjasama dapat terjalin mau tak mau dia mengikuti keinginan sang partner yang bernama Mike.


Di sini lah dia di sebuah club dengan suara musik yang sangat keras sehingga terasa tidak nyaman di telinga jika baru pertama kali.


Gio duduk bersama Mike dan beberapa gadis disekelilingnya. Mike yang sangat agresif dengan kedua perempuan di samping  kanan kiri tengah menikmati sentuhan kedua wanita itu. Beda dengan gio yang meminta kedua wanita di sisinya di suruh pergi.


"Come on man...enjoy the time...tell me...do you like women don't you?" Tanya Mike sambil mencium pipi ke dua wanita itu.


"Of course i like women...but not for tonight."  Gio nolak dengan halus.


"Ok..ok...up to you...seriously...you can choose on of them if you like.." gio tersenyum


"No...neither is my type." Mike mengangkat bahunya.


"How about our business, how much Will you invest in this project?" Tanya gio


"Three trillion enough? tell me if you need anything." Pinta mike.


"Ok. Thanks..." ucap gio sambil meminum soft drink


"Do not hesistate.(sungkan)"  Mike tersenyum lebar.


Tak lama suara teriakan terdengar, ya walaupun tak begitu jelas karena suara bising dari musik sang DJ yang sedang di putar, namun gio dapat melihat gadis itu meronta ronta meminta tolong.


Gio yang tidak mau ikut campur, dia hanya akan berdiri dan pergi ke kamar mandi malah tak bisa bergerak ketika sang gadis memegang kakinya.


Gio terkejut gadis itu bersimpuh dan bawah kaki gio dan kedua bodyguard menariknya dengan paksa namun tatapan mereka bertemu.


Gio yang melihat gadis itu memohon langsung merasa iba. Dan mengangkat tangan kanannya.


"Stop...what did you do to her?" Kedua bodyguard itu berhenti lalu berkata. "This is the girl we are selling tonight.  If you're interested, you can pay him." Gio tersentak mendengarnya.


"How many of you guys sold her, not just for tonight, but i wanna take her home." Bodyguard itu tersenyum lebar. "Five billion"  gio termenung...dia merasa jika lima milyar, dia ada di tabungannya. Namun dia melirik kembali ke arah gadis tadi dan wanita itu terlihat sendu. Dia menunggu jawaban. Gio memang tidak tega dengan gadis itu...lalu tanpa pikir lagi dia memberikan kartunya dan bodyguard itu tersenyum puas.


Kartu itu dia bawa dan gadis itu dilepaskan. Sang gadis di dudukkan di tempat duduk gio dan gio pergi dengan kedua bodyguard tadi untuk menyelesaikan masalahnya.


Mike yang melihat pun tertegun dengan apa yang gio lakukan dan dia menggeleng gelengkan kepalanya. "Gio...gio...you are unique." Mike melanjutkan aktivitasnya dengan bermesraan dengan kedua gadisnya.


Gio datang setelah selesai dengan urusan Nya dan dia mendudukkan dirinya di sofa dekat sang gadis. Dia tak tahu apa yang harus di lakukan.


Berusaha mencerna apa yang terjadi dia memejamkan matanya.." shit...lima milyar gue...aaaah." teriaknya di dalam hati


"Terlanjur deh .. apa yang harus gue lakukan dengan gadis ini." lamunannya terganggu ketika gadis itu menggoyang goyangkan tangan  gio.  " What?" Teriak gio dan gadis itu tersenyum " thank you." Gio menatap gadis itu dan memijat keningnya.


...



...


Mike yang sudah tak tahan, langsung ijin pergi ke kamar yang sudah tersedia bagi para tamu yang ingin bersenang senang melakukan one night stand (ONS), gio yang sudah pusing langsung ijin pulang saja karena Mike juga pasti sampai pagi di sana.


Mike pergi ke lantai atas dan gio pergi ke luar club...dengan langkah cepat gio masuk ke mobil miliknya namun apa yang terjadi...gadis itu mengikuti gio, dia langsung masuk ke mobil gio..


"What are you doing here. Get out..."


"No...no... I am yours." Gio tambah pusing dibuatnya


"No...just go ..ok..go.." tunjuk gio ke arah luar


"No... I am scared. Take me home." Gio benar benar jengah lalu tak pikir panjang dia melajukan mobilnya, gadis itu di bawa pulang dan diantar ke kamar tamu... terserah lah pikirnya..besok saja dia pikirkan. Malam ini dia butuh tidur yang nyenyak.