
Hati hati...akan ada adegan 21+ jadi yang tidak suka atau masih belum dewasa dan belum menikah di lewat aja ya. Makasih.
Resepsi baru saja selesai, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, semua tamu undangan sudah kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat, begitupun dengan sang pengantin.
Saat ini Arsen dan Naomi baru sampai di kamar pengantin mereka. Naomi duduk di pinggir ranjang untuk membuka high heels nya begitupun dengan Arsen yang membuka sepatu nya.
"Sayang ..kamu capek?" Ucap Arsen melihat Naomi yang memijat kakinya sendiri.
"Iya ini... Agak pegel aja sih." Naomi tersenyum manis. "Emmm aku mau mandi dulu ya." Naomi beranjak dari duduknya mengambil handuk juga baju ganti nya."
"Ya udah kamu duluan aja, nanti aku abis kamu. Atau......" Arsen tersenyum lebar
"Atau apa sen?" Naomi mengangkat dagunya.
"Atau...kita bareng aja biar cepet selesai." Naomi menggeleng gelengkan kepalanya
" no..no..no...gak ..jangan...aku duluan. Kamu nanti aja." Naomi lari ke kamar mandi langsung mengunci pintu nya.
Arsen malah terkekeh melihat tingkah Naomi yang menggemaskan.
Naomi mandi sekitar 20 menit, rasanya dia agak malu untuk keluar karena tadi saat dia membawa baju dia lupa tidak membawa Daleman.
"Keluar gak ya...keluar gak ya...masa aku di sini Mulu sih...tapi emang biasanya aku juga gak pake Daleman sih, paling celana dalem aja." Naomi berada di depan pintu kamar mandi.
Arsen merasa aneh, kenapa Naomi belum keluar juga padahal sudah cukup lama Naomi berada di kamar mandi.
"Sayang...udah belum? Kok lama banget sih?" Naomi terkejut dengan panggilan Arsen " iya...ini udah kok." Naomi menutup badannya pakai handuk supaya tak terlihat ada yang menonjol di dadanya.
"Ya udah cepet, aku juga mau mandi, udah gak enak nih, lengket." Naomi langsung membuka pintu lalu melangkah kan kakinya keluar.
"Aku mandi dulu ya sayang...jangan tidur dulu ya..tunggu aku " Arsen mengedipkan sebelah matanya dan jantung Naomi langsung berdetak kencang.
"Aduh...jantung gue .. mending gue tidur aja deh..." Naomi masuk ke selimut menutup seluruh tubuhnya sampe ke leher.
Hanya 10 menit Arsen mandi, dia keluar dengan menggunakan handuk tanpa memakai bajunya. Arsen memang terbiasa tidur tanpa baju, hanya memakai boxer nya aja.
Arsen melihat Naomi tertidur, tapi apa benar dia tidur? Rasanya gak mungkin deh, atau emang udah tidur karena kecapean? Arsen juga tak tahu, hanya satu cara dia memastikan nya...hehehe..
Arsen langsung masuk ke selimut dan memeluk Naomi dari belakang. Arsen mendekatkan mulutnya ke belakang telinga Naomi.
"Sayaaaaang...kami udah tidur?" Naomi menggidikan bahunya dan Arsen tersenyum.
"Honeyyyy...my angelllll..." Arsen sengaja menghembuskan nafasnya ke telinga Naomi dan mengecup nya sehingga Naomi menggidikan kembali telinganya.
Arsen tersenyum karena reaksi Naomi. Lalu dia balikkan badan Naomi. " Sayang...aku tahu kamu belum tidur..." Naomi membuka matanya sebelah trus satu lagi dibukanya dan Naomi nyengir "eh Arsen...sayang ..ayo tidur..."
Arsen tersenyum geli melihat reaksi Naomi malu malu kucing.
"Kenapa pura pura tidur, hemmm?" Arsen menatap Naomi begitupun naomi..jantungnya berdetak kencang..
"Ini malam pertama kita sayang...bolehkah aku meminta hakku?" Naomi sedikit berpikir dan menatap Arsen yang begitu menantikan jawabna Naomi, lalu Naomi menganggukkan kepalanya.
" I love you my angel." Tak menunggu lama Arsen langsung melu**t bibir ranum milik Naomi begitu lembut....menikmati sensasi yang begitu nikmat, tak tinggal diam...tangannya pun mengelus leher, turun ka dada Naomi dan r**asan lembut membuat Naomi mengeluarkan suara desahan " ahhhh Arsen "
Mulut Arsen turun ke leher, menyes**pnya dengan lembut, tangan kirinya membuka kancing piyama Naomi dan tangan kanan nya Arsen gunakan untuk menahan badannya.
Terbukalah piyama Naomi dan Arsen begitu terpesona melihat kedua gunung kembar yang sangat menggoda....indah...hanya itu yang terlintas di pikiran Arsen.
Tak akan Arsen biarkan, langsung di e*utnya bergantian bagaikan seorang bayi yang kehausan.
Arsen menatap mengagumi tubuh Naomi begitu intens dan Naomi merasa sangat malu, dia tutup menggunakan kedua tangannya namun Arsen memegang kedua tangan Naomi dan di eratkan jari jemari mereka.
Arsen meni*dihnya sedikit ditahan menggunakan kedua lututnya.
"Boleh aku masukkan sayang?" Naomi terlihat ragu namun menganggukan kepalanya.
Arsen membuka celana boxer nya dan di buang ke sembarang arah, terpampanglah pusaka sakti Arsen yang begitu tegak berdiri namun bukan tiang...begitu besar dan ber*rat membuat Naomi merinding.
" Tenang sayang...hanya di awal saja kok sakit, nanti juga enggak." Naomi menelan ludah nya.
"Kamu boleh cakar aku,ok." Naomi menganggukkan kepalanya.
"Ahhhh..,.sen,...emmm sakit sen..." Arsen sangat pelan mencoba memasukkannya. Perlahan dan sedikit bergoy*ng sampe bles..
"Ah...sa..kit" Arsen diam tak bergerak. " Kamu gak papa? Mau udah?" Naomi menggeleng gelengkan kepalanya " lanjutin aja, tapi pelan ya."
"Ok. " Arsen mencoba bergerak maju mundur perlahan dan mulai terbiasa sampe terdengar " ahhhh... ahhhhhh... Sen.,..ohhhhh...sen.,"
"Enak kan sayang?" Naomi menutup wajahnya karena malu.
"Udah gak usah ditutupi sayang...aku pengen lihat." Naomi memeluk Arsen dengan erat memegang kepala Arsen.
"Ooh sayang.... ssssshhhhh... aahhh... hangat.... sayang uhh... nikmat.... ooohhh sempit."
",Arsen....aahhh faster honey..."
"Ok....ohhhh my....,.it's so .,.... ohhhh.. aaahhh...." Arsen membalikkan badan Naomi. " Bentar ya sayang...posisi ini tuh enak banget." Arsen lalu memasukkan nya kembali dan mulai bergo*ang. "Gimana?" Naomi telungkup dan menahan wajah nya di bantal " ih...udah jangan ngomong...malu tau." Arsen tersenyum " dih...udah gini masih malu aja." Naomi gak menjawab dia malah membenamkan wajahnya saking merasa malu. Lima menit mereka coba dari belakang lalu berganti posisi lagi.
"Kamu di atas ya..." Arsen mengeluarkannya dan duduk. "Sini, naik." Naomi berusaha duduk di badan Arsen dia memperhatikan abs Arsen yang tadi dia lihat sekilas. Disentuhnya perut Arsen dengan lembut. Arsen tersenyum " ini milikmu sayang." Arsen raih tengkuk Naomi dan mulai menciumnya lagi sambil kembali memasukkan. ",Shhhhh..pelan pelan..." Jleb.
"aaah...ohhhhh....sen.." Arsen menuntun Naomi " goyang sayang.."
"Ohhhhh...sen...." Naomi mulai lihai dengan gerakannya. Naomi memeluk arsen dan mencium Naomi lagi sambil mer**as pa*tat Naomi menuntun pergerakan nya.
"Hemmm.... ohhhh... Naomi... my... angel.....ohhhhh...aku mau sampai sayang.."
"Kayaknya.... a...ku ... juga nih.."
" Barengan ya....aaaaah." akhirnya mereka mendesah dah keluar bersamaan.
"Aaaahhhhhh." Mereka saling berpelukan dan Arsen mencium dahi Naomi sedang mesra.
"Makasih sayang buat hadiah malam pertama nya.."
",Ya... sama sama..kita tidur ya." Mereka tidur saling berpelukan dengan selimut yang menutupi seluruh tubuh mereka. Mereka tidur sangat nyenyak sampe subuh tiba.
****
Duh gimana nih adegan nya... Maaf aku gak jago bikin kata kata seperti ini. Kalo gak suka lewat aja ya...
Buat yang mau ngasih tau ya komen aja ya tapi yang sopan. Ok.
Trus aku ada cerita baru judulnya "aku kamu dan dia" ini kisah perselingkuhan pokoknya baca aja deh nanti ya. Makasih
See you next chapter
Bye 🤗😘