One Night In Singapore

One Night In Singapore
Pregnancy



Dua bulan sudah pernikahan Naomi dan Arsen, keduanya kasih sangat mesra, tak pernah Naomi dibiarkan pergi ke RS dengan sendiri, selalu saja tiap pulang dan pergi kerja diantar oleh Arsen.


Walaupun ada pembantu di rumah, Naomi selalu menyiapkan sarapan di pagi hari dan memasak untuk makan malam,katanya belum afdol jika belum menyiapkan masakan untuk sang suami.


Seminggu ini Naomi gak tahu mengapa rasanya selalu ingin tidur dipeluk Arsen, tak mau jauh dari nya. Makan siang juga harus ditemani sehingga arsen harus datang ke RS tiap makan siang.


Rasa cemburunya pun begitu besar, semua klien tak boleh wanita dan Arsen jangan menggunakan parfum.


Setiap malam selalu saja kepalanya harus dielus sampe tidur. Arsen pikir mungkin karena masih pengantin baru jadi manjanya kebangetan. Namun sejauh ini dia tidak keberatan, justru dia sangat senang berarti Naomi sangat cinta sama dirinya pikirnya Arsen.


Malam telah tiba sekarang sudah pukul 11, mereka sudah tertidur namun Naomi terbangun dan menginginkan sesuatu...


"Sen...sen...sayang....honey...bangun..." Rengek Naomi


"Emmmm...kenapa sayang?" Arsen bangun terduduk dari tidurnya namun matanya masih tertutup.


"Sayang...aku ingin susu coklat dingin...sama cake ice cream." Arsen membuka matanya sedikit dan hendak mengambil handphone namun Naomi melarang.



"Jangan nyuruh orang lain sen...aku mau kamu pergi sendiri ke depan. Toh permintaan aku gampang kan?" Arsen pun bangun dan mencuci wajahnya. " Sayang...kamu gak salah? Pengen ice cream malam malam begini?" Naomi tersenyum sambil mengangguk


Arsen bener bener heran dengan tingkah Naomi belakangan ini. "Kamu kok aneh aneh aja sih, kayak orang ngidam aja." Deg...Naomi kaget...dia teringat bulan ini belum dapat menstruasi, sebelum nikah dia dapet tamu bulanannya, namun belum pernah dapat lagi.


Seketika Naomi melihat kalender yang ada di dinding." Sayang... aku udah telat, bisa sekalian ke apotik beli tespek?" Seketika mata Arsen terbelalak dan bibirnya perlahan tertarik dan terlihat sebuah senyuman.


"Ok..ok...aku beli sekarang." Arsen langsung pergi ke luar setelah membawa jaket juga dompetnya. Dikeluarkan moge nya, dikendarai motor nya itu dan melesat mencari makanan pesanan sang istri tercinta.


Sekitar satu jam Arsen pergi dan baru kembali pukul 00:20 dini hari.


Naomi sangat senang pesanannya datang dan memakannya dengan lahap. Sebuah cake ice cream habis dan masuk ke perut Naomi yang kecil, sungguh hal yang mengagetkan bagi arsen. Setelah habis semua mereka pun kembali tidur.


Adzan subuh telah berkumandang, Naomi sudah pasti sudah bangun, dia membawa tespek itu dan wadah kecil untuk menampung urin miliknya.


Tak butuh banyak buat dia melakukan tes, dikeluarkan stik tespek itu dan dimasukkannya 10-15 detik lalu hasilnya akan terlihat.


Matan Naomi terbelalak tatkala hasilnya sudah terlihat.



"Dua garis ungu..." Gumam Naomi...


"Ya Allah...aku hamil....Arsen aku hamil sayang...pantas saja aku tuh aneh banget akhir akhir ini." Gumam Naomi.


Naomi langsung membawa stik itu ke depan Arsen yang masih tertidur pulas.


"Sayang...bangun...Arsen....bangun sayang....ini udah subuh...." Arsen hanya berdehem " hemmmmm."


"Sayang..bangun...coba lihat ini." Naomi perlihatkan hasil tes nya.


"Itu apa?" Arsen masih membuka tutup matanya.


"Liat dulu dong...buka matanya yang bener sayang..." Arsen bangun lalu duduk mengucek matanya


Diambil stik itu dan dilihatnya dengan seksama. "Dua garis biru?" Arsen seperti belum konek tuh belum fokus.


"Dua garis ungu sayang...itu artinya....." Naomi menunggu Arsen yang berbicara.


"Oh ya ungu ya bukan biru...artinya apa?" Naomi terlihat geram.


"Oh my God...ya Allah...kamu hamil sayang? Alhamdulillah...Arsen bangun dan memeluk Naomi dengan mesra. " Aduh baby gemoy Daddy udah hadir." Diusap lembut dan mesra perut Naomi.


Kehamilan Naomi tidak banyak hal aneh yang diminta, mual pun masih sewajarnya. Justru maunya jalan jalan terus... terkadang ingin buah mangga tapi harus naik ke pohon mangga sendiri. Itu yang paling bikin deg degan untuk Arsen.


Akhirnya Naomi sudah hamil besar dan sebentar lagi akan melahirkan.


"Ini bocah kayak nya cowok deh." Naomi pun mengangguk dia tahu setelah di USG sama sillia di RS.


"Emang cowok sayang...itu kata sillia kan, ini udah ke tiga kali dua bilang begitu."


" Iya sih, waktu itu aku denger cowok, melihat kehamilan kamu memang begitu sih, kayaknya tak meleset."


Naomi begitu bahagia dengan pernikahannya, mendapatkan suami ganteng juga perhatian dan anak yang super aktif juga pintar membuat hidupnya lengkap sudah.



**


"Arkana...sayang...don't run honey...ayo makan dulu." Teriak Naomi sambil mengejar ngejar anak nya untuk makan.


"Stop mommy...arka sudah kenyang... I am full. ....enough ok." Naomi menggeleng gelengkan kepalanya.


"Kalo udah kenyang ya sudah tapi minum dulu. Dan kalo minum atau makan harus?"


"Duduk...." Jawab Arkana.


Ya anak pertama Naomi adalah Arkana Miller, bocah laki laki yang mirip Arsen. Usianya baru dua tahun namun dia anak yang pintar.




abis di mandiin sama Daddy Arsen.



Usia Arkana saat 1 tahun.



Selalu menghabiskan waktu bersama.



Bagaimana dengan Jihan dan Adi? Mereka juga sudah menikah dan mempunyai anak loh


Mereka serasi kan?



Kalo sillia baru nikah sama Andre...masih pengantin baru tuh...


Gimana dengan gio ya??? lanjut jangan nih? nunggu comment ah....


Makasih yang udah mau baca cerita yang geje ini ya... maklum masih belajar...jangan sungkan main ke ceritaku yang lain. Yang kocak ada 'pasangan somplak' dan ada juga tentang perselingkuhan ' aku, kamu dan dia.'


berpikir untuk season 2 tentang Arkana. Menurut kalian gimana guys???