
Hari sudah sore, merekapun akhirnya keluar dari kamar hotel yang mereka tempati.
Rencananya mereka akan pergi ke berbagai tempat indah, tentunya tempat yang mungkin bagi orang tempat biasa saja tapi bagi mereka itu adalah tempat yang paling bersejarah dan berkesan untuk mereka.
Mereka memutuskan untuk pergi ke musium yang letaknya tidak jauh dari hotel tempat mereka menginap. Marina Bay Sands, hotel bintang lima yang sangat megah dilengkapi fasilitas yang sangat memuaskan karena salah satunya lokasi hotel yang sangat dekat dengan berbagai tempat yang sangat memukau, apalagi di malam hari.
Hotel Marina Bay Sands.
Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah art Science Museum. Bentuk nya yang unik menjadi salah satu daya tarik tersendiri.
Setelah dari musium mereka pun pergi ke
Universal adalah Sebuah tempat hiburan seperti dufan yang terdapat berbagai macan permainan, tiket masuknya pun cukup mahal bisa sampai 1 juta perorang. Mereka menghabiskan waktu di sana menaiki berbagai permainan dan salah satunya flyer.
Ini adalah seperti bianglala namun ukurannya sangat besar.
Setelah dari universal mereka memutuskan untuk pergi ke mesjid sultan sekalian menjalankan ibadah sholat Maghrib di sana. Naomi teringat kenangannya bersama ketiga temannya, mereka pernah menghabiskan waktu juga melepas lelah di mesjid itu beberapa tahun yang lalai saat diberikan waktu luang setelah kunjungan ke RS.
Waktu sudah hampir malam, mereka melanjutkan ke tempat Singapore river, sebuah tempat yang sangat indah jika dilihat di malam hari. Mereka menaiki perahu listrik dan menikmati pemandangan. Di sini mereka bisa melihat berbagai tempat indah bahkan hotelnya pun terlihat.
Merek duduk bersampingan namun tangan mereka tak pernah terlepas sepanjang jalan, jari mereka saling bertautan, kepala Naomi pun berada dipundak arsen...bahagia yang mereka rasakan bukan karena tempatnya saja namun rasa lega karena mereka bisa berduaan dalam ikatan suci pernikahan..
Arsen merangkul Naomi, memeluk nya dari belakang dan menyimpan dagunya di bahu Naomi, tidak terlewatkan kecupan demi kecupan Arsen berikan di pundak Naomi dan sang istri pun merasa kegelian. Nak jarang Naomi menggidikan bahunya.
"Arsen...ohhhh jangan gini dong, geli dan....malu dilihat orang." Naomi sedikit melirik ke arah wajah Arsen.
"Sayang...mana mungkin mereka peduli..yang ada mereka cuek aja, lagipula mereka juga pasti tahu kita pasangan pengantin baru...lagi hangat hangat nya...UPS salah .. lagi panas panasnya. " Arsen menggigit telinga Naomi bengitu mesra.
"Arsen...hentikan...awas aku gak kasih jatah ya malam ini...dan mana ada orang tahu kita pasangan pengantin baru? Kamu ada ada saja deh..." Naomi memutarkan bola matanya
"Mana? Emang ada di jidat kamu...aish...ada ada saja...ih...jangan cubit dong ..entar pipi aku jadi chubby.." Naomi mengusap usap pipi nya.
"Ya udah. Nanti lanjut di kamar ya sayang." Bisik Arsen yang berhasil membuat naomi bergidik. Mereka pun melanjutkan acara jalan jalannya di Singapore setelah makan di sebuah restoran bintang lima.
Sambil pulang mereka mampir ke taman 'gardens By the Bay' yang lokasinya memang dekat dengan hotel yang mereka tempati.
Setelah dari sana dia lanjut berjalan ke tempat dimana mereka pertama kali bertemu, tempat yang sangat indah, memukau namun suasana yang sangat menegangkan karena di situlah peristiwa seorang gadis menggagalkan aksi penembakan yang mengarah ke Seorang laki laki tampan dan gagah yang sekarang menjadi suaminya.
"Sayang. .kamu ingat tempat ini?" Tanya Arsen dan mendapat anggukan dari Naomi " ya pastinya...di sini aku bertemu seorang laki laki ganteng memakai jaket kulit dan kena tembakan yang sekarang sudah menjadi suami aku." Arsen tersenyum lebar dan menjadi cemberut setelah Naomi melanjutkan ucapannya
"Walaupun awalnya sih aku suka sama teman sebelahnya..." Arsen terkejut " kamu suka sama Andre?" Naomi sengaja menggoda Arsen
"Ya ...sebelahnya juga ganteng...cukup membuat hati aku goyah...tapi....laki laki berjaket hitam itu benar benar menjeratku dan pesonanya mengalahkan laki laki yang berada di samping nya...aku tak tahu kenapa bisa seperti itu..namun dia memang sangat dominan... perawakannya, ya...badannya yang kekar...bahunya yang lebar...jambangnya yang menggoda...harumnya yang mengikat...sungguh membuat aku gila." Arsenpun merasa terbang dengan ucapan sang istri, yang awalnya dia sedikit terbang lalu dijatuhkan dan diterbangkan sekaligus ke langit. Membuat dia merasakan gemas terhadap istrinya itu.
"Naomi...hentikan ucapan mu itu .. kamu membuat aku ingin membawamu ke kamar sekarang." Naomi tertawa begitu puas.
"Hahaha kamu ini...pikiranmu itu ya...sejak kapan kamu jadi mesum begitu Hem? Lama lama honey moon sama kamu bisa bisa aku habis..." Arsen tersenyum miring.
"Kita pulang yuk..." Arsen masih memeluk Naomi dari belakang sambil menatap ke pemandangan di sekitar yang begitu indah.
Mereka pun memutuskan untuk pulang dan berjalan jalan keesokkan nya ke berbagai tempat untuk membeli berbagai macam barang sebagai oleh oleh untuk sanak saudara juga kawan yang ada di Indonesia.
Keesokan harinya mereka pergi ke Jurong bird Park.
Setelah dari sana mereka berjalan jalan ke Arab street, little Indian, Chinatown. Untuk berbelanja aneka barang. Lalu tak terlewatkan tempat seperti Orchard road dan sentosa island.
Setelah merasa lelah dan barang barang yang di beli cukup, mereka memutuskan untuk kembali ke hotel dan merebahkan diri mereka sebelum malam mereka kembali ke Indonesia.
**
Kayaknya dua chapter lagi tamat ya...kalo kangen baca aja cerita aku kamu dan dia sekali kali ada Naomi di sana, dan kisah Jihan juga ada di sana. Thanks