
Semua mahasiswa kedokteran sudah selesai dengan segala macam kegiatan nya di RS Mount Elizabeth tersebut.
Semua merasa senang karena mendapatkan ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat. Mereka dapat merasakan dan melihat langsung perbedaan antara RS Mount Elizabeth Singapore dengan RS yang ada di Indonesia, bagaimana administrasi, pelayanan dan peralatan yang menunjang tersebut sehingga ketika mereka sudah mengabdi kan diri di salah Satu RS di Indonesia, mereka dapat menerapkan nya di RS tersebut.
Hanya 2 jam mereka diberi waktu untuk membeli oleh oleh dan bersiap untuk naik bus menuju bandara.
Akhirnya sudah waktunya mereka kembali ke Indonesia, mereka masuk ke pesawat dengan hati yang senang...yang harus mereka siapkan adalah mencari RS yang membutuhkan tenaga mereka. Tp tidak dengan Naomi dkk. Mereka akan bekerja di RS tempat mereka KOAS dulu RS Hernandez ya...tidak asing bukan? Namanya seperti tidak aneh ..karena itu RS milik keluarga sillia kan namanya juga Sillia Hernandez.
Kebetulan memang di RS tersebut sedang membutuhkan tenaga medis untuk dokter bedah, dokter anak, dokter kandungan. Secara Naomi dan Aldi adalah dokter bedah, sillia dokter kandungan dan Jihan dokter anak.
Di sini lah Naomi... sekarang dia harus di tempatkan di bagian UGD selama 1 th masa percobaan jika kinerjanya bagus, mungkin nanti akan diangkat menjadi dokter tetap di sana.
Selama KOAS mereka mendapatkan nilai yang memuaskan dan kinerjanya juga bagus dan bertanggung jawab sehingga mereka langsung ditawari bekerja di sana setelah lulus. Jadi bukan karena itu RS keluarga sillia saja ya tp karena mereka memang pantas untuk mendapatkan kesempatan itu.
Singapore, Rabu 09:00
Hari ini Arsen ingin cek luka tembaknya tersebut tepat 3hari setelah pemeriksaan terakhir.
Arsen melangkah kan kakinya ke RS Mount Elizabeth Singapore dan dia melirik ke setiap tempat, dia mencari sosok seseorang yang sangat dia rindukan, seseorang yang telah menyelamatkan dirinya 4hari yang lalu. Sedangkan Jodi sahabatnya sekaligus mitra kerjanya Langsung mendekati dokter yang akan memeriksa Arsen.
"Tuan Arsen, sebelah sini." Ucap dr Eli
Arsen hanya mengikuti arah dr Eli di belakang sambil melirik semua tempat yang mereka lewati.
" UGD gak ada, di pendaftaran gak ada, di beberapa ruangan juga tidak ada." Batin Arsen " kemana dia" lanjut gumaman Arsen
Jodi sahabat Arsen
"Tuan Arsen...tuan Arsen.." panggil dr Eli beberapa kali tapi tidak ada sahutan dari Arsen
"Maaf tuan Arsen...silahkan duduk di sana." Dr Eli menunjukkan ke sebuah ranjang di ruangan tersebut
Dan Arsen sekali lagi hanya mengangguk saja lalu dua duduk masih dengan tatapan kosong melihat keluar pintu.
"Saya cek lukanya ya tuan." Ucap dr Eli sambil membuka kasa yang membungkus tangan Arsen
" Lukanya sudah kering tuan, tak masalah jika terkena air." Ucap dr Eli
"Bro...kenapa?" Tanya Jodi
"Apa..?" Arsen terperanjat
" Melamun, kenapa, kayaknya Lo nyari sesuatu. Apa sih?" Tanya Jodi penasaran dengan tingkah temannya itu.
"Gue nyari seseorang...my angel." Bisik Arsen sambil tersenyum
"Siapa?" Tanya Jodi dan Arsen lagi lagi hanya tersenyum kecil.
" Makasih dokter atas perawatannya." Ucap Jodi
"Saya tidak melihat dokter Naomi." Ucap Arsen
" Oh anda dari tadi mencari dr Naomi ya, pantas saja seperti mencari seseorang." Ucap dr Eli
" Dr Naomi tidak akan ada di sini lagi tuan." Lanjut dr Eli
" Kenapa?" Tanya Arsen heran
" Karena beliau hanya kunjungan saja ke sini, mereka dokter yang baru menyelesaikan studi nya dan melakukan kunjungan saja ke RS Mount Elizabeth ini." Jawab dr Eli
" Memang dia berasal dari mana dok.?" Tanya Jodi ikut penasaran
"Indonesia." Jawab dr Eli
"Oh...saya pikir dia salah satu dokter yang ada di sini." Tanya Arsen
"Bukan...mereka ada sekitar 50 orang beserta para dokter seniornya datang ke sini. Sebagai bahan perbandingan saja antara RS Mount Elizabeth dengan RS yang ada di Indonesia, begitupun kami yang memerlukan masukan dan pandangan dari mereka jadi kami saling melengkapi saja tuan untuk kemajuan pelayanan kesehatan."
" Kalo tidak salah di Jakarta.." jawab dr Eli
" Baik terima kasih dokter " ucap Jodi
"Sama sama."
Arsen dan Jodi melangkah kan kakinya keluar dan menaiki mobil Lamborghini hitam yang selalu setia menemani Arsen membelah jalanan Singapore.
" Kau ingin mencarinya? "
"Ya, aku merindukannya."
" Begitu istimewa kah wanita itu? Aku sangat senang ketika melihat photo mu tersenyum lagi setelah sekian tahun kau kubur senyuman itu."
"Kapan aku tersenyum, kapan aku tersenyum?" Ucapnya dingin
" Andre mem photo dirimu ketika kau sedang diobati...lalu mengirimkan nya ke hp ku. ..dan tadi kau juga tersenyum ketika membicarakan wanita itu bahkan menyebutnya angel...namanya Naomi kan? Tapi kau sebut dia angel."
"Sok tau."
" Haruskah kita ke Indonesia?"
"Seperti nya tidak sekarang....aku harus menangkap orang yang sudah mencoba membunuh ku."
"Bukannya Andre sudah mengurus nya?"
"Dia sedang menyelidiki.... tersangka nya keburu kabur dari kantor polisi."
"Apa kita butuh bantuan Arnold untuk mencarinya, dia sangat handal bukan.?"
Arnold Verguso
"Andre sudah saya suruh menghubungi Arnold, dia memang jago di dunia teknologi...dia mampu melacak identitas siapapun. Cukup 1 jam kita akan tau dia siapa dan untuk siapa dia bekerja." Seringai Arsen begitu menyeramkan
" Sabar bro...kalo melihat kau seperti itu, bulu kudukku merinding"
" Jika kau sudah menangkap nya apa yang akan kau lakukan?"
"Membuat nya membuka mulut, siapa dalang dari semua ini."
"Jika dia itu ternyata 'orang itu' apa yang akan kau lakukan?"
"Nyawa bayar nyawa, mata bayar mata." Arsen mengepalkan tangannya sambil menatap tajam ke depan.
"Tak kan ku biarkan seseorang merenggut lagi orang yang ku cintai dan terluka....siapapun itu orang nya...tak kan ku lepas kan." Lanjut Arsen
"Santai bro...relax...gue tau itu berat tapi kan belum tentu dia dalang atau orang yang sama yang telah melukai keluarga mu. "
" Ku harap begitu...jangan sampai itu dia...jika benar itu dia...aku tak tau apa aku masih bisa menahan emosi ku. " Akan ku cari. Orang itu sampai ketemu dan akan ku hancurkan dia."
******
Ada apa ya dengan Arsen...ih takut.
Thanks ya udah baca cerita remeh ini....
Noona mah apa atuh cuma remahan rempeyek yang enak kalo di taburin ke nasi. Lumayan kalo lagi lapar terus gak ada lauk nya. Hehe...
Jangan lupa vote and comment ya.
See you next chapter
Bye 🤗😘