Oh, My Young Man

Oh, My Young Man
Extra Part 1



Siapa bilang kelakuan Sisil tidak mendapatkan karmanya. Tentu saja ia mendapatkan hukuman yang setimpal setelah mengkhianati sahabatnya sendiri. Padahal apa kurang baiknya Aline selama ini kepada dirinya. Akan tetapi jiwa iri dan dengki sisil membuatnya buta dan tidak peka lagi akan kebaikan yang Aline berikan kepadanya selama ini.


Dengan teganya Sisil merebut kekasih Aline. Bahkan ia menyerahkan sepenuhnya dirinya kepada vazo. Berharap dengan begitu ia akan menjadi sosok yang berharga di mata vazo. Ia salah besar dalam melangkah. Meski di awal memang vazo mampu membuatnya merasa menjadi wanita yang paling beruntung. Karena begitu disayangi oleh vazo.


Akan tetapi seiring berjalannya waktunya. Keinginannya untuk segera dipersunting vazo membuat Sisil pada akhirnya nekat dengan hamil anak dari vazo. Dengan maksud ia akan dipersunting vazo nantinya karena telah mengandung anaknya. Namun siapa sangka semua itu justru menjadi bumerang bagi dirinya.


Sisil yang sedang mengandung mendatangi kediaman keluarga vazo. Ia ingin meminta pertanggungjawaban atas apa yang terjadi kepada dirinya. Sisil dengan bangganya datang ke rumah kedua orang tua vazo. Ia yakin kalau nantinya dirinya akan diterima menjadi calon menantu di keluarga tersebut.


Akan tetapi ketika ia sampai di kediaman vazo. Ia melihat banyak beberapa mobil mewah yang hadir di sana. Ada apakah gerangan di dalamnya? Kenapa seramai ini rumah vazo? Apakah ada acara tertentu. Tetapi kenapa vazo tidak bicara apapun kepadanya. Bahkan hampir seminggu ini vazo tampak menghindari Sisil.


Sisil yang merasa kepo pun turun dari mobil. Ia menghampiri kediaman vazo yang bahkan memasang tenda mewah di depan rumahnya. Perasaan sisil sudah merasa tidak nyaman lagi. Di dalam benaknya sudah muncul banyak dugaan. Tetapi Sisil mencoba menepis semuanya. Dengan meyakinkan hatinya sendiri jika vazo selama ini hanya mencintai dan menginginkan dirinya.


"Saya terima nikah dan kawinnya Intan Maheswari Sanjaya binti Cahyadi Sanjaya dengan mas kawin tersebut tunai."


"Bagaimana saksi sah?" tanya pak penghulu kepada para saksi.


TIDAK SAH!!!


Teriakan itu keluar begitu saja dari dalam mulut Sisil. Dengan mata yang berkaca-kaca ia mengucapkan kata itu dengan lantangnya. Tidak peduli dihadapan banyak orang ia berkata bahwa pernikahan di depannya tersebut tidak sah.


"Sisil, apa yang kamu lakukan?" tanya vazo dengan berdiri dan menatap wanita tersebut geram. Ia tidak menyangka jika sis nekat datang ke kediamannya saat ini. Padahal vazo sudah membuatnya berlibur ke suatu tempat agar tidak mengetahui dirinya yang akan menikahi intan. Wanita pilihan keluarganya. Namun ternyata ia lengah dan tidak memikirkan konsekuensinya kalau Sisil bisa mengganggu acara sakral ini.


"Aku melarang pernikahan ini. Aku saat ini hamil anak vazo. Dan aku tidak terima pernikahan ini terjadi," seru Sisil dengan suaranya yang keras dan mata yang berkaca-kaca.


Semua tamu undangan yang hadir di pernikahan tersebut saling bisik-bisik begitu mendengar ucapan dari wanita yang mengaku sedang hamil anak dari vazo. Kedua orang tua vazo seketika menahan rasa malunya. Sebuah aib di hari pernikahan putranya. Bagaimana bisa ada wanita yang mengaku sedang mengandung anak dari putranya saat ini. Mama vazo langsung memberikan tatapan tajamnya kepada sang putra. Ia tidak mau dipermalukan di depan keluarga besannya. Bagaimana pun juga vazo harus menikahi intan. Untuk bisa menyelamatkan keluarga mereka dari kemiskinan.


Vazo meneguk salivanya susah payah. Ia tidak menyangka jika Sisil akan mengandung benih darinya. Selama ini mereka selalu bermain aman. Bahkan tampak sekali Sisil hanya menikmati uangnya saja. Bukan berniat untuk hidup serius dengan vazo.


"Jangan sembarangan kamu sil, kamu bisa saja hamil dengan pria lain dan mengatakan bahwa itu anak aku. Penjaga usir dia! Aku tidak mau ada wanita ja-lang di acara pernikahan ini!" teriak vazo memanggil petugas keamanan yang ada di rumahnya.


"Penjaga! Usir wanita murahan ini dari rumah. Jangan biarkan dia masuk ke dalam dan mengganggu prosesi pernikahan!" teriak mamanya vazo sambil tersenyum menyeringai.


"Tidak! Lepasin aku!"


"Vazo, breng-sek kamu ya!"


"Vazo! Aku ini hamil anak kamu!"


Vazooooooo......


Teriakan Sisil tidak dihiraukan oleh para petugas. Mereka menyeret sisil sampai keluar dari pintu gerbang keluarga vazo.


Bug!


Arrrrkhh!


Dengan kasar pula para petugas melemparkan tubuh Sisil ke atas aspal jalan. Mereka mendorongnya dengan kasar bahkan menarik tubuh Sisil sekuat tenaganya membuat Sisil yang sedang berbadan dua kesakitan.


Arrrkkkhh....


Sisil kembali merasakan sakit bukan hanya hatinya yang terluka karena vazo. Tetapi juga perutnya mendadak sakit karena membentur aspal. Mendadak matanya membola melihat cairan merah yang mengalir di kakinya.


Tidak!


Tidaaaaakk!!


Sisil berteriak histeris saat menyadari ada sesuatu yang tidak beres dalam dirinya. Dia sudah kehilangan vazo dan detik itu juga dia juga kehilangan anak mereka. Penderitaan apa lagi yang akan menimpa dia setelah ini.


❤️❤️❤️


untuk akhir ceritanya sisil dan vazo. Dua orang yang sudah tega menyakiti Aline. Cukup sampai disini saja ya. Lanjut extra Part selanjutnya, siapa yang nunggu malam pertama kenzo dan Aline. Siap-siap ya🤣