
"Malam ini aku ingin bilang kepadamu. Aku sayang kamu, Aline. Aku tak tahu sejak kapan kamu mulai mengisi hatiku. Tetapi aku sadar kalau aku mencintaimu, Aline. Aku ingin kamu menjadi pendampingku kelak. Ijinkan aku kali ini untuk menjadi kekasih hatimu. Beri aku kesempatan untuk mencintaimu,"ucapan Kenzo sontak membuat yang hadir di sana terkejut.
"Anak kita pa,"ucap Monita tidak percaya bahwa sang putra bisa mengucapkan kata yang begitu romantis kepada gadis yang dia sukai. Keanu hanya tersenyum bangga mendengar ucapan sang putra.
Aline sendiri hanya terpaku diam tidak bisa mencerna dengan baik ucapan lelaki muda yang berada di depannya sedang menyatakan perasaan cinta kepadanya itu.
"Apa....apa....maksud kamu Kenzo?"tanya Aline dengan tergagap. Dia masih belum mencerna apa yang Kenzo barusan katakan kepada dirinya.
"Aku mencintaimu, maukah kamu menerimaku sebagai kekasihmu,"ulang Kenzo kembali dengan nada yang lembut.
Aline tidak menyangka jika Kenzo akan melakukan hal seromantis ini. Apalagi sekarang pemuda itu sedang berlutut dihadapannya sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil yang ternyata isinya adalah sebuah kalung berlian dengan motif sederhana.
Aline terperanjat tidak menyangka. Kenzo melakukan hal ini kepadanya disaat pesta kelulusan dirinya.
"Kenzo, kenapa kamu melakukan ini?"tanya Aline yang masih saja syok mendapati dirinya diperlukan bak putri seperti Kenzo.
"Karena kamu berbeda dengan yang lain. Kamu spesial, dan dihari yang spesial ini pula aku ingin kita menjalin hubungan yang spesial. Di depan keluarga kita berdua. Aku ingin mengatakan jika aku mencintaimu, Aline. Aku serius. Aku mohon terimalah aku,"linta Kenzo kali ini dengan suara-suara dari orang-orang di sana yang menyemangati Aline untuk menerima permohonan Kenzo tersebut.
"Kenzo...aku..."
"Jika kamu menerima kalung ini, maka aku anggap kamu menerimaku sebagai kekasihmu,"potong Kenzo dengan cepat. Detak jantung Aline berpacu dengan cepat saat ini.
Aline menatap manik mata Kenzo dengan dalam. Dia ingin meyakinkan dirinya sendiri akan apa yang sedang terjadi saat ini. Namun, hanya keseriusan yang terpancar dari sana.
Aline menatap ke arah sang bunda dan kakak lelakinya yang juga ada di sana. Aline tidak dapat bersuara apa-apa. Dia hanya menggunakan matanya untuk mengetahui bagaimana respon keluarganya dengan apa yang terjadi saat ini.
Sang bunda, Anita Dirgantara, hanya tersenyum dengan manis, dan menganggukkan kepalanya perlahan. Sedangkan sang kakak, Aldo mengacungkan jempolnya sebagai bentuk jawaban atas pertanyaan tersirat dari sang adik.
Aline tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Semuanya serba mendadak. Aline memejamkan matanya sejenak dan bertanya kepada dirinya sendiri.
Bersamanya aku bahagia. Kehadirannya membuatku merasa tenang dan nyaman. Sikap dia yang seperti ini begitu membuatku merasa sangat dicintainya. Detak jantungku sedari tadi tidak berhenti berdetak dengan kencang saat dirinya menatap diriku. Apakah aku juga mulai mencintai nya?
Aline menghela napas panjang sebelum dia memutuskan apa jawabannya. Dia menatap Kenzo dan dia tersenyum sambil memantapkan hatinya.
"Aku menerimamu,"jawab Aline dengan sekali tarikan napas.
Semua yang hadir di restoran seketika terdiam mendengar jawaban dari Aline tersebut. Kenzo yang mendengarnya merasa bahwa dirinya sedang salah mendengar jawaban Aline.
"Iya, sayang, kamu jawab apa barusan?"ucap Kenzo sekali lagi memperjelas jawaban dari Aline.
Aline tersenyum mendekatkan dirinya kepada Kenzo. Dia menatap Kenzo dan mengambil kotak perhiasan itu dari tangan Kenzo.
"Aku mau menjadi kekasihmu,"jawab Aline dengan jelas dan lantang.
"Yuhuuuuuu!!!!"teriak Kenzo kegirangan. Dia seketika bangun dan memeluk Aline dengan erat. Dia begitu bahagia mendengar jawaban dari gadis yang dia cintai tersebut.
Sorak sorai kebahagiaan terdengar begitu riuh di restoran tersebut. Kegembiraan karena melihat bersatunya sepasang kekasih. Kenzo begitu senang mendengar jawaban dari Aline karena itu yang dia harapkan. Dia memeluk erat Aline seakan-akan tidak ingin melepaskan gadis yang sudah membuatnya begitu bahagia
"Aku mencintaimu sayang, aku mencintaimu,"ucap Kenzo sambil memeluk erat Aline.
Aline yang mendengarnya pun tersenyum bahagia. Dia membalas pelukan kekasihnya tersebut dan mengusap lembut punggung sang kekasih.
...****************...
...Terimakasih sudah setia menunggu setiap updatean nya. Salam cinta dari Author ❤️...