Oh, My Young Man

Oh, My Young Man
Merajuk



...💌 ᴛɪɴɢɢᴀʟᴋᴀɴ ᴊᴇᴊᴀᴋ ᴋᴏᴍᴇɴᴛᴀʀ, ᴠᴏᴛᴇ ᴅᴀɴ ʟɪᴋᴇ ᴀɢᴀʀ ᴘᴇɴᴜʟɪs sᴇᴍᴀɴɢᴀᴛ ᴜᴘᴅᴀᴛᴇ😉...


...нαρρу яєα∂ιиg...


...----------------...


Ujian sekolah sudah semakin dekat. Kenzo yang saat itu memang duduk di bangku kelas tiga Sekolah Menengah Atas sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian sekolahnya. Meskipun dalam kondisi yang masih dalam pemulihan. Hal itu tidak menyurutkan semangat Kenzo untuk belajar dan berlatih lebih keras lagi.


Kenzo sudah berjanji kepada Aline bahwa dia akan mendapatkan nilai yang terbaik dalam kelulusan ini. Maka hal itu tidak akan dia anggap sebagai angin lalu saja. Sebagai lelaki, dia akan berusaha keras menepati apa yang sudah dia ucapkan tersebut.


Seperti sore ini, tampak Kenzo sedang sibuk di meja belajarnya sambil mendengarkan suara musik yang mengalun di earphone nya. Kenzo menikmati belajar seperti itu, sambil mendengarkan musik. Ya, memang menurut dia akan semakin mudah masuk ke dalam otaknya.


Tiba-tiba sebuah ketukan terdengar dari balik pintu kamarnya. Akan tetapi, karena Kenzo keasyikan mendengarkan earphone membuat nya tidak mendengar suara ketukan itu.


"Apa yang sedang dia lakukan ya?"ujar Aline yang sedari tadi sudah mengetuk pintu kamar Kenzo tetapi tidak juga ada sahutan dari sang pemilik kamar.


"Katanya dia ada di kamar tetapi kenapa ini nggak ada sahutan sama sekali. Mau masuk nanti takutnya dia sedang apa kan aku tidak enak juga,"ucap Aline kepada dirinya sendiri. Entah mengapa masuk ke kamar cowok ini membuat Aline takut kalau saja Kenzo sedang melakukan sesuatu yang privasi.


Tok... Tok... Tok....


Aline mencoba mengetuk kembali pintu kamar cowok tersebut. Tetapi lagi-lagi tidak ada sahutan.


"Astaga.... ini anak sedang apa ya? Buka atau enggak neh ya?"tanya Aline merasa bimbang kepada dirinya sendiri.


Akhirnya Aline pun mencoba membuka pintu kamar Kenzo dan ternyata pintu kamarnya tidak dikunci. Aline hanya bisa menghela napas panjang melihat sosok yang sedari tadi dicarinya tersebut.


"Pantas saja dia tidak mendengar sedari tadi aku mengetuk pintu. Sedang asyik mendengarkan earphone rupanya,"ujar Aline sambil menghela napas kembali.


Aline pun berjalan mendekati Kenzo yang sedang asyik duduk didepan meja belajarnya sambil mendengarkan earphone. Sampai Aline beradu di belakangnya pun, Kenzo masih saja tidak menyadari akan kehadirannya.


"Kenzo,"ucap Aline memanggil cowok itu sambil menyentuh bahu lelaki itu. Kenzo yang sore itu memakai kaos putih dan celana pendek selutut itu seketika menoleh ke arah seseorang yang menyentuhnya barusan.


"Eh.... kamu sudah datang,"ucap Kenzo yang sudah melihat Aline berada di belakangnya.


Aline menganggukkan kepalanya. Nah, kan benar dugaannya, batin Kenzo setelah melihat ekspresi dari Aline.


"Aku pikir kamu sedang keluar tadi karena sedari tadi mengetuk pintu kamarmu tetapi tidak ada sahutan sama sekali,"kata Aline sambil duduk di sofa dekat ranjang Kenzo tersebut.


"Oh ..benarkah, maaf banget ya,"ucap Kenzo merasa tidak enak. Diapun segera ikut bergabung dengan Aline untuk melakukan belajar bersama. Apalagi mendekati Kenzo mau ujian seperti ini.


"Tadi naik apa ke sini?"tanya Kenzo karena Aline menolak dia menjemputnya tadi. Alasannya Aline masih mau mampir ke restoran keluarganya.


"Naik ojek online,"sahut Aline sambil mengeluarkan laptopnya dan membuka materi yang akan dia bahas sore ini dengan Kenzo.


"Hmmm, besok-besok aku tetap akan menjemputmu meski kamu menolak,"ucap Kenzo merasa tidak suka karena Aline harus naik ojek online segala. Aline sontak terkejut mendengar ucapan Kenzo tersebut.


"Kenapa begitu?"tanya Aline bingung.


"Aku nggak suka kamu memeluk tukang ojek itu,"jawaban Kenzo benar-benar membuat Aline tidak menyangka.


"Astaga, Kenzo, pemikiran kamu ini kemana sih, masak begitu saja...."


"Ya, aku tidak suka,"jawab Kenzo memotong ucapan Aline.


"Hadeuh.....kamu ini ya, aneh-aneh aja omongannya. Lagian aku ini apa sampai kamu begitu kali. Aku kan sudah biasa naik begituan,"kata aline sambil tertawa ringan.


"Tunggu aku sudah sembuh ntar, aku akan mengantarmu kemanapun,"jawab Kenzo dengan raut wajah yang serius.


Aline hanya tersenyum melihat ekspresi Kenzo. Seperti seorang kekasih yang merajuk saja. Astaga....anak ini ya, tingkahnya aneh-aneh saja semakin hari, batin Aline sambil melihat wajah Kenzo yang tampak datar tersebut.


...****************...


...Terimakasih sudah setia menunggu setiap updatean nya. Salam cinta dari Author ❤️...