Oh, My Young Man

Oh, My Young Man
Ancaman Sang Mantan



"Cek di dalam apakah dia sudah datang, aku malas menunggunya di sana lebih dulu,"ujar Stella Bramantyo kepada sopir pribadinya dengan nada sinisnya. Stella Bramantyo hari ini mengajak seseorang untuk bertemu di sebuah restoran.


"Baik, nyonya,"sopir pribadi Stella Bramantyo pun turun dari mobil dan segera menjalankan perintah dari atasannya tersebut.


"Huh, kalau bukan karena permintaan vazo. Malas sekali aku menemui wanita murahan itu. Hanya akan menurunkan derajat ku saja sebagai keturunan Bramantyo,"gumam Stella dengan malasnya. Dia menunda adanya pertemuan dengan klien nya hanya karena dia sudah mengadakan perjanjian untuk bertemu dengan Vina Wijayanti.


Wanita yang menjadi sekretaris pribadi suaminya, Doni Aldriansyah. Dan hubungan diantara keduanya bukan hanya sekedar atasan dan bawahan. Tetapi kedekatan keduanya bahkan sudah melampaui batas yang wajar.


Doni Aldriansyah jatuh hati kepada Vina Wijayanti. Keduanya saling mencintai dan bahkan berani memadu kasih meskipun saat itu Doni Aldriansyah sudah menikah dengan Stella Bramantyo. Bahkan hubungan diantara mereka berdua sampai menghasilkan seorang anak lelaki.


Tidak heran jika jarak usia anak-anak mereka tidak jauh. Verel hanya selisih dua tahun saja dari Vazo. Namun, Doni Aldriansyah tidak bisa menikahi Vina Wijayanti akibat perjanjian yang sudah dia sepakati.


Walaupun Doni Aldriansyah sudah bercerai dengan Stella Bramantyo. Doni tidak bisa menikahi Vina Wijayanti. Karena diantara Doni Aldriansyah dan juga Stella Bramantyo memiliki seorang keturunan yang berhak untuk mewarisi kekayaan dari Doni Aldriansyah. Lagipula Doni memiliki perjanjian dengan keluarga Bramantyo.


Stella menunggu pesan dari sopir pribadinya yang sedang mengecek kondisi di dalam restoran. Stella mengecek laporan yang dikirimkan melalui emailnya oleh asisten pribadinya. Terdengar suara pintu mobil dibuka dari luar. Stella menoleh dan melihat sopir pribadinya sudah masuk kembali ke dalam mobil.


"Bagaimana?"tanya Stella.


"Sudah datang nyonya,"jawab sang sopir dengan hormat.


"Baiklah, bagus kalau begitu. Ayo kita segera parkir,"sahut Stella lalu dia tetap duduk santai di jok bangku mobilnya. Sambil menunggu sopir pribadinya memarkirkan mobil mewah miliknya. Sebagai putri tunggal keluarga Bramantyo, tentu kehidupan Stella jauh lebih baik dibandingkan wanita selingkuhan mantan suaminya tersebut. Yang sampai saat ini masih belum bisa menikahinya tersebut.


Stella merapikan pakaiannya dan berdandan lebih mewah dibandingkan dengan wanita murahan yang akan dia temui sebentar lagi.


"Sudah lama menunggu, ya. Aku ada rapat dadakan. Aku adalah wanita karir. Jadi harap maklum banyam yang harus aku tangani seorang diri,"ujar Stella setelah sampai di meja yang dia pesan sehari sebelumnya di restoran tersebut.


"Tidak juga, bagaimana kabar kamu, stel?"tanya Vina langsung memanggil panggilan nama saja. Seolah-olah hubungan diantara keduanya sedang baik-baik saja. Padahal tidak begitu kenyataannya yang ada.


"Huh, kamu sudab berani menyapa saya secara langsung ya. Tidak kusangka baru sebentar saja berpisah denganku rupanya Doni sudah tidak tahan untuk segera menjadikanmu sebagai nyonya Aldriansyah,"kata Stella dengan gaya bicaranya yang seolah-olah menyindir hubungan diantara mantan suaminya dan juga wanita yang kini duduk dihadapannya tersebut.


"Langsung saja, apa yang ingin kamu inginkan disini?"tanya Vina langsung pada inti dari pertemuan diantara mereka. Vina sebenarnya sudah merasa panas telinganya dengan ucapan dari Stella Bramantyo sedari tadi.


"Baiklah, aku juga tidak ingin berlama-lama di sini,"sahut Stella sambil meletakkan kacamata hitamnya di meja restoran. Stella sendiri mengambil posisi duduk yang santai di depan Vina.


"Jangan ganggu putraku, jika kamu masih ingin melihat putramu tetap hidup,"ancam Stella Bramantyo langsung dengan tatapan matanya yang tajam kepada Vina Wijayanti.


***


Iklan Author


Budayakan klik like dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya di kolom komentar di tiap part/episode dalam novel. Dukung terus author dengan pemberian vote.


Terimakasih 😄