My Possessive Wife

My Possessive Wife
90



"tapi aku ngga perdulikan itu, intinya aku mencintaimu, dan ingin jadikan kamu pacarku." tegas Rian..


"ok, kalau memang kakak benar benar mencintaiku, aku mau kakak membuktikannya." tantang Ara..


"membuktikan apa,?." jawab Rian...


"aku akan percaya sama kakak, kalau kakak berherhenti menjadi seorang playboy, dan aku akan terima kakak kalau kakal melamarku untuk di jadikan istri bukan menembaku untuk jadi pacar." Ucap Ara dengan suara menantang.


"baiklah, aku akan berhenti menjadi playboy, dan akan melamarmu setelah aku selesai wisuda dan bekerja." Jawab Rian santai...


"kalau gitu, aku boleh mencium mu ngga,,?." kata Rian yang sudah melepaskan Ara...


"ngga boleh, kaka buktikan dulu ucapan kaka baru boleh, dan satu lagi, kaka tu sangat keterlaluan karena sudah mencuri ciuman pertamaku tau ngga,?." jawab Ara kesal sambil berlari meninggalkan Rian yang mematung karena merasa kaget mengetahui kalau Ara berarti masih perawan...


setelah Ara pergi, Rian pun melangkah pergi sambil senyum senyum sendiri... selesai ujian, Sasa langsung pulang, sampainya di rumah, dia langsung mandi setelah mandi, dia memilih untuk tidur siang karena dia merasa sangat kecapean dan mengantuk...


karena Sasa tidur sudah sore, jadi dia terbangun sudah malam, dia mengambil ponselnya dan terkejut melihat jam yang sudah menunjukan pukul 20:30 malam,.


Sasa bangun dan segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan badannya, dia memilih mandi dan keramas, karena dia merasa gerah... selesai mandi, sasa berpakaian, dia mengenakan baju santai nya, tapi tiba tiba dia teringat kalau dia lupa membeli lotion dan krim nya, sedangkan lotion khusus siang sudah habis, dan untuk malam pun tinggal sedikit, sedangkan krimnya juga akan habis setelah dia pakai malam ini...


segera dia melepaskan baju santai yang dia pakai dan menggantikan nya dengan kemeja putih dan celana jens, karena dia mau pergi ke supermarker untuk membeli perlengkapannya..


sedangkan di kantor, Akmal yang baru selesai bekerja,, memutuskan untuk mandi, selesai mandi, dia berpakaian dan duduk bersantai sebentar di sofa yang terdapat dalam ruang kerjanya, dia mengambil remot dan menyalakan tv sambil menikmati sebatang rokok, tiba tiba dia terfokus sama berita wanita di perkosa dan di bunuh oleh beberapa orang perampok kemarin malam, dan pelaku melarikan diri, serentak dia teringat Sasa dan merasa khawatir... tidak pakai lama,Sasa meraih ponselnya dan mengirim pesan ke Sasa.


πŸ“€ Me


"kamu lagi apa ,,? tanya Akmal.


sedangkan Sasa yang sudah sampai di depan supermarket, merasa ada getaran dalam saku celananya, dia meraih ponsel dalam saku celananya dan membaca pesan dari Akmal.


Kemudian dia membalasnya.


πŸ“© Sasa.


πŸ“€ Me


"sama siapa,?"


πŸ“© Sasa.


" sendiri saja, lagian jalanan masih rame kok."


serentak mata Akmal terbelalak mambaca pesan dari Sasa, dia segera meraih tas dan kunci mobil nya dan berlari menuju lif untuk turun ke parkiran.


Akmal teringat dengan pemberitaan yang barusan ia lihat dan dengar, Akmal Semakin merasa khawatir kepada Sasa.


di dalam lif, Akmal kembali mengirim pesan kepada Sasa


πŸ“€ Me


"tunggu aku di situ,, aku sudah dalam perjalanan ..."


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak