My Possessive Wife

My Possessive Wife
144



Amel pulang dengan mobil Sifa ,, karena rumah mereka searah ,, sedangkan Ara dengan Rian ,, dan karena Caca tidak ada jemputan dan tidak searah dengan siapa pun ,, di antar oleh Refan karena permintaan Akmal dan Sasa ..


Setelah semuanya pergi ,, Akmal langsung menggendong tubuh istrinya itu dan naik ke kamar mereka menggunakan lift ,, sampainya di kamar , Akmal maupun Sasa langsung menuju kamar mandi untuk menyikat gigi dan mencuci muka ,, selesai itu ,, mereka langsung memilih untuk tidur


Dalam perjalanan pulang ,, Caca tidak mengucapakan satu kata pun ,, begitu pun dengan Refan ,, apalagi sifat Refan hampir sama dengan Akmal ,, dia sangat cuek dan pendiam ,, dia tidak akan banyak bicara kalau tidak untuk masalah yg penting ...


Refan dalam diam ,, Caca berfikir untuk mencoba menghilankan rasanya kepada Refan ,, karena dia berfikir ,, mungkin Refan sudah punya kekasih sampai dia secuek itu .


Setelah sampai di depan rumah ,, Refan menghentikan mobilnya ,, dan berkata ...


" turunlah ,, karena aku mau balik." Ucap Refan.


dengan perasaan yang kecewa ,, Caca meraih pintu mobil dan hendak membukanya ,, tapi belum sempat pintu mobil terbuka ,,


Refan dengan segera menarik lengan Caca dan ******* bibir seksinya itu ,, Caca sangat terkejut dengan tindakan Refan itu .. . mata Caca terbelalak saking kagetnya ,,


dia tidak membalas ciuman Refan tapi dia pun tidak menolaknya ,, karena merasa tidak di balas ciumannya ,, akhirnya Refan melepaskan ciumannya dan menatap Caca dengan mata sayunya sambil berkata ......


" mengapa kamu tidak membalas ciumanku ,, bukannya ini yang kamu inginkan ,,, ?." Tanya Refan.


mendengar perkataan Refan ,, Caca tambah salah tingkah ,, dan dengan gugupnya Caca mencoba untuk besuara ...


" aku ,,, aku ,." Caca berkata dengan suara yang terbata bata dan langsung di potong oleh Refan ....


" kamu kenapa ,,, ? kamu menyukaiku kan ,,, ?." tanya Refan yang membuat Caca hampir serangan jantung ...


" siapa bilang aku menyukaimu ,,, ?.' tanya balik Caca ...


" aku yg bilang ,,." jawab Refan santai ...


" aku juga mencintaimu ,, mau ngga kamu jadi calon istriku ,,, ?." tanya Refan ...


Refan sudah kembali me lu mat bibir tipis Caca ,, dan kali ini Caca langsung membalasnya ,,


selama beberapa menit mereka saling me lu mat ,, akhirnya Caca memalingkan mukanya dan segera memeluk tubuh Refan sambil berkata ,,,,, .....


" aku mau ....." setelah itu ,, Caca langsung turun dan berlari memasuki rumah dengan tersipu malu ,, sedangkan Refan hanya tersenyum dan langsung melajukan mobilnya menuju apartemennya ...


pukul 6:30 Sasa sudah terbangun ,, karena dia merasa mual ,, dia segera turun dari tempat tidur dan berlari menuju kamar mandi ,, ...


sedangkan Akmal yang masih tertidur ,, langsung terbangun karena mendengar suara Sasa di dalam kamar mandi yang muntah muntah ...


uuweeek ,, uuweeek ,,, Sasa muntah berulang ulang ,, ....


Akmal yang terkejut ,, langsung berlari ke dalam kamar mandi dan segera ******* ***** pundak Sasa perlahan lahan ,, dan setelah selesai muntah berulang ulang ,,


Sasa langsung berbalik dan menyandarkan tubuhnya ke dinding sambil menatap Akmal dengan berlinang air mata ...


" kamu kenapa sayang ,,, ?." tanya Akmal sambil mengusap ngusap kepala Sasa ...


" aku lemas bangat mas ,,, hiks .... hiks ...." Ucap Sasa lirih dengan tubuh yang lemas.


" yang sabar ya ,, ! nanti mas akan menanyakan obat untuk mengurangi muntah muntah kamu ke dokter Rani ..." kata Akmal ...


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...