My Possessive Wife

My Possessive Wife
46



Akmal yang melihatnya segera menghampiri sasa yang sedang berdiri di depan pintu kamar mandi sambil terisak, dia menggendong sasa dan membawanya ke atas tempat tidur dan setelah itu akmal langsung bergegas mandi meninggal kan sasa yang sedang duduk di atas tempat tidur sambil menghapus air matanya dan tiba tiba Sasa kaget dengan suara ketukan pintu dari bi Ira...


"tok tok tok,, non,, non lira..." suara bi Ira memanggil... karena tidak bisa turun akhirnya sasa memilih untuk memanggil akmal..


"maaas,, maaaas..." dengan buru buru akmal segera keluar dengan hanya memakai handuk juga,, rambut dan wajahnya yang basah menambah ketampanannya dan membuat sasa seketika terpana oleh tubuh sispek yang masih basah dan membuat sasa langsung teringat dengan kejadian semalam...


"ada apa,β€ž?, kenapa kamu menatapku seperti itu..? tanya akmal..


Sasa yang masih terpana langsung kaget dengan pertanyaan akmal, dengan segera dia membuang muka dan salah tingkah dan membuat akmal langsung tersenyum karena melihat tingkah istrinya itu...


"tu ada bi Ira di depan pintu..." Kata sasa tanpa menatap akmal... kemudian akmal segera melangkah menuju pintu dan membukanya.


"ada apa bi,,?." tanya akmal...


"ini den, katanya pesanan aden." kata bi Ira sambil menyodorkan kresek kecil ke arah akmal...


"o00 iya,, makasih bi..." jawab akmal.. . walaupun sifatnya yang dingin tapi akmal sangat ramah dengan parah pembantu yang ada di rumahnya itu, kemudian dia kembali menutup pintu dan berjalan menghampiri sasa...


"sini mas lihat," kata akmal..


"lihat apa,?." tanya sasa gugup...


"itu, yang sakit..." jawab akmal santai...


"buat apa mas,,?." tanya sasa kembali dengan wajah yang panik...


"ya buat di obati." Akmal berkata sambil memperlihatkan kresek yang berisi obat...


"dari mana mas dapat obat itu,?." Sasa bertanya dengan nada yang sedikit khawatir


karena dia takut kalau sampai akmal meminta obat itu dari Dr Rani, karena dia malu kalau ada orang yang mengetahui apa yg terjadi pada dirinya...


"memangnya kenapa,?." tanya akmal..


"ngga apa apa, aku cuma takut kalau mas meminta obat dari Dr Rani, aku malu kalau ada yang tahu." jawab sasa...


setelah itu akmal membaringkan sasa yang sudah nurut itu dan membuka ke dua pahanya , seketika mata akmal langsung terbelalak dengan apa yang dia lihat...


"kok bisa sampai kayak gini sih,?." gumam akmal dalam hati... dengan perlahan akmal mengoleskan salap yang di tangannya ke bagian bagian yang sakit dan sasa hanya memejamkan matanya menahan sakit karna di sentuh oleh Akmal


setelah mengoles salap, akmal kemudian membangunkan sasa dan mengambil segelas air dan memberikannya kepada sasa dengan obat untuk sasa minum..


"minum obat ini,! biar rasa sakitnya menghilang." kata akmal dan sasa hanya menurut... jam menunjukan pukul 08.00 pagi, akmal dan sasa yang sudah selesai bersiap siap langsung melangkah menuju dapur untuk sarapan..


bi Ina yang melihat ke dua majikan mudanya itu jadi salah tingkah dan membuat akmal yang melihatnya jadi bingung dan bertanya..


"ada apa bi,,?." Tanya akmal..


to be continued....


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak