
Sasa yang menerima pesan dari suaminya hanya tersenyum ,, dia sangat bahagia ,, karena dengan kehamilan ini ,, Akmal jadi perhatian dan menghawatirkannya setiap waktu ...
Pukul 14:30 ,, Sasa dan teman temannya sudah melangkah keluar dari gedung kampus yang besar itu ,, mereka melangkah menuju parkiran ,, di sana sudah ada supir yang sedang menunggu Sasa ,, karena dia sudah menghubungi supirnya sejak tadi untuk menjemputnya ....
sedangkan Akmal yang berada di kantor ,, sedang menyiapkan berkas berkasnya untuk perjalanan
bisnisnya besok ke Jerman ,,
Akmal mendadak harus berangkat bersama Refan besok siang ke Jerman karena ada pekerjaan penting yang tidak bisa di tunda ....
sampainya di rumah ,, Sasa langsung makan siang , dan selesai makan ,, Sasa bergegas pergi ke salon untuk melakukan perawatan wajah dan juga tubuhnya ,,
setiap satu minggu Sasa selalu ke salon langganannya itu ,, dan dia tidak pernah melewatkannya ...
pukul 16:30 ,, Akmal sudah sampai di rumah ,, dia mencari cari keberadaan Sasa tapi Sasa nya tidak ada ,,
akhirnya Akmal menelfonnya ....
" kamu di mana ,,, ?." tanya Akma setelah Sasa menjawab telfonnya ...
" aku di salon mas ,, tapi udah selesai kok." jawab Sasa ...
" pulangnya pakai apa ,,, ?." Tanya Akmal ....
" taksi aja mas ,, soalnya pak supirnya sudah ku suruh pulang ,, karena dia lagi kurang sehat mas." Jawab Sasa ...
" tunggu aja di situ ,, nanti mas jemput." kata Akmal ...
" iya sayang." jawab Sasa dan langsung memutuskan sambungan telfonnya ...
sampainya di salon langganan Sasa ,, Akmal memilih untuk tunggu di luar , karena di dalam sana semuanya wanita ,, dan Sasa masih membayar biaya perawatannya di kasir ...
Sasa melangkah ke luar tanpa tahu kalau Akmal sedang menatapnya dengan senyuman yang terukir di wajah tampannya itu ,,
Sasa melangkah dengan anggunnya ,, dia sangat merasa lega setelah melakukan perawatannya, dan di saat dia menatap ke arah depan , ada laki laki tampannya yang sedang berdiri dan tersenyum kepadanya ...
Sasa langsung menghentikan langlahnya dan bersandar di dinding gedung itu sambil membalas senyum suaminya itu ....
Sasa membuka lebar ke dua tangannya sambil memasang wajah seperti anak kecil yang minta di gendong ,,
Akmal yang sudah sangat faham sifat manja istrinya itu ,, langsung melangkah maju mendekati istrinya ,, dan memeluk tubuh indah itu .. ..
" mas ,,, aku mau gendoooong." rengek Sasa dalam pelukan Akmal ,, ...
ada banyak orang di sekeliling mereka ,, karena salon itu terdapat di depan mall ,, semua mata yang ada di situ tertuju ke arah Akmal dan Sasa ,, apalagi ada gambar Akmal yang tergantung besar di depan mall itu .....
Akmal sangat terkenal ,, karena dia adalah pengusaha mudah yang sangat sukses ,, dan dia adalah pemilik mall tersebut . ,, ......
" maaaas ,, aku mau gendong." rengek Sasa lagi ....
" tapi ini ada banyak orang sayang ,, apa kamu ngga malu ,,, ?." bisik Akmal di telinga Sasa ..
" kenapa aku harus malu ,, ? memangnya aku gendong di suami orang ,,, ?." jawab Sasa ...
" memangnya mas malu kalau gendong aku ,,, ?." tanya Sasa yang sudah melepaskan pelukan Akmal dan menatap Akmal dengan tatapan cemberutnya ...
" ngga ko ,, ya udah ,, sini mas gendong." jawab Akmal karena dia sudah melihat Sasa yang mulai ngambek ...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...