
" ko mas ngga bilang bilang aku sih ,, ?." protes Sasa ...
" yaaa ,,, rencananya aja baru tadi ,, ini baru mas mau kasih tau ." Jawab Akmal.
" tapi aku juga ,, mau ajak teman teman aku buat makan malam di sini mas ,, soalnya mereka meminta aku buat rayain kehamilan aku." kata Sasa ...
" ya udah ,, gabung aja sama sama ,, atau kamu mau ,, kamu di rumah sama teman teman kamu ,, dan mas di restoran sama karyawan." kata Akmal sambil melirik Sasa . ..
" enak aja ,, ngga mau." ketus Sasa ...
Akmal hanya tersenyum mendengar jawaban istrinya ,, karena dia sudah tahu kalau Sasa ngga akan ngijinin dia keluar sama teman temannya tanpa Sasa di samping ..
Pukul 20.00 malam ,, teman teman Sasa maupun Akmal sudah tiba di rumah mereka ,,
Caca yang berpapasan dengan Refan jadi salah tingkah dan malu malu ,, Refan sedikit merasa aneh dengan kelakuan Caca ,, tapi dia tidak terlalu memperdulikannya ....
mereka di sambut oleh Akmal dan Sasa dengan segala jamuan yang sudah di siapkan ,, mereka memilih untuk makan bersama sama terlebih dulu di dapur ,,
karena para bibi sudah menyiapkan makan malam untuk mereka .. selesai makan ,, mereka semua naik ke lantai dua ,, karena di sana ada mini bar dan tempat karoke ........
teman Sasa yang datang ,, Sifa ,, Amel ,, Ara dan Caca ,,
sedangkan teman teman Akmal ,, ada sekitar 10 orang yg datang termasuk Refan ,, Sinta ,, dan Tania ,, karena na selain beberapa karyawannya ,,
Akmal juga memberitahukan beberapa teman dekatnya di kampus .... sebenarnya Sasa sangat tidak suka dengan Tania ,, tapi biar bagaimanapun ,, dia harus menghargainya sebagai teman Akmal ,, tapi Sasa juga tidak akan membiarkan wanita ular itu mendekati suaminya ,, jadi dia tetap harus waspada .....
Akmal dan yang lainnya yang sudah berada di lantai dua ,, langsung menuju ke ruangan yang sudah di persiapkan dengan segala minuman dan cemilan yang tersedia ,, ...
mereka langsung duduk masing masing di sofa yang sudah di atur untuk mereka semua ,, yang belum duduk hanyalah Tania , dia hanya berdiri berpura pura melihat ke sana ke mari ,, tapi diam diam dia melirik sofa yang di duduki Akmal ,,
karena hanya Akmal yang duduk di sofa itu ... dengan tidak tahu malunya ,, Tania langsung melangkah menuju sofa itu sambil menarik tangan ke dua sahabat perempuannya yang juga ikut ,, dan mereka langsung duduk di samping Akmal ,,
padahal masih ada sofa sofa yang lain yang masih kosong ,, Tania tidak pernah mau menyerah mengejar dan mengharapkan Akmal ....
Akmal yang lagi asik mengobrol dengan teman temannya yang lain ,, tidak menyadari keberadaan Tania di sampingnya ,, sedangkan Tania tambah merapatkan dirinya ke dekat Akmal ....
Sasa dan Caca sudah menuju lantai dua menggunakan lift ,, Sasa melangkah sambil mengobrol dengan Caca , tapi tiba tiba ,, matanya terasa panas ,, dadanya terasa sesak karena melihat suaminya duduk bersebelahan dengan wanita ular itu ...
tapi Sasa mencoba mengontrol emosinya , , dia ngga mau merusak acara mereka itu ,, apalagi di situ ada teman temannya dan juga teman teman suaminya ....
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...