
" kamu nangis ya Ca,,, ?." tanya mama yang membuat semuanya langsung menatap ke arah Caca..
" iya tan ,, soalnya tadi aku telfonan sama mama jadi aku nangis." Jawab Caca berbohong ...
serentak semuanya tersenyum ,, mama berdiri mengusap pundak Caca dan berkata.
" udah ,, jangan sedih lagi ,, anggap saja tante ini mama kamu ,,, ya ,,, ?." Kata mama ...
Caca hanya mengangguk dan kemudian duduk di kursi sebelah mama,, sedangkan Sasa sedang berfikir sambil sesekali melirik Caca
" apa dia menangis karena melihat aku sama mas Akmal tadi di kamar ya ?." gumam Sasa dalam hati ...
" Sa ,, ayo duduk sayang ,, kita makan sama sama." kata grenma yang membuat Sasa kaget ...
" aaaa aku ,, tunggu mas Akmal bangun aja grenma ,, biar aku makan sama dia." jawab Sasa
" ya udah kalau gitu sayang ,, tapi kalau dia bangunnya lama ,, kamu bangunin aja ,, jangan menahan lapar ya." Kata mama ...
" iya ma ,, kalau gitu aku ke atas dulu." kata Sasa sambil melangkah ke arah tangga menuju kamarnya ...
sampainya di kamar ,, dia melihat Akmal masih terlelap ,, karena tidak ada yang bisa untuk dia lakukan ,, akhirnya dia memilih berbaring di saping Akmal.
Tidak berapa lama dia pun terlelapa ,, mereka tidur sampai sore ,,, ... jam menunjukan pukul 16.00 sore ,,
Akmal terbangun sambil mengucek ngucek matanya ,, kemudian dia memalingkan muka ke samping dan serentak dia terbelalak melihat seprei dan celana Alira bagian belakang yang ada banyak darah..
" kenapa dia selalu datang bulan ,,, ? kita menikah sudah satu tahun , dan selama ini aku selalu melakukannya dan selalu tumpah dalam ,,, apa kita harus ke dokter aja ya ,,, ?." Akmal berkata kata dalam hati sambil menatap darah di bagian celana Sasa
" Sa,,, Sasa ,,, bangun ,, !." Akmal membangunkan Sasa... karena merasa ada yang menggoyang goyangkan bopongnya ,, akhirnya Sasa bangun dan langsung terduduk ,,,
dia menatap Akmal dan merasa bingung dengan tatapan Akmal...
" ada apa mas ,,, ? kok liatin aku gitu sih , , ?." Tanya Sasa.
Sasa melirik ke arah yang di tunjuk Akmal dan dia terkejut ,,, ...
" astaga ,, aku datang bulan." Sasa berkata dan langsung bergegas ke kamar mandi ,, ...
setelah Sasa ke kamar mandi , Akmal yang merasa tidak tenang ,, memilih untuk menelfon Rani temannya
" halo Ran ,,, aku ganggu ngga ,,, ?.' tanya Akmal..
" ngga ko ,, memangnya ada apa Mal ,,, ?.' tanya Rani ..
" gini Ran ,, aku bingung ni ,, aku kan udah nikah satu tahun ni ,, tapi ko istriku ngga hamil hamil ya ,,, ? belum papa mamaku menuntut cucu terus lagi ,, aku jadi pusing Ran." kata Akmal panjang lebar ...
" ha ha ha ha ,,, Akmal ,,, Akmal, istrimu ngga mungkin hamil Mal." kata Rani yang membuat Akmal makin bingung dan merasa takut ,, dia takut kalau Rani tahu kalau istrinya mandul ,, karena kan Rani pernah memeriksa Sasa waktu itu ...
" maksud kamu apa Ran ,,, ?." tanya Akmal dengan nada cemas ...
" gimana bisa hamil istrimu ,, kalau dia terus mengkonsumsi obat kb." kata Rani yang membuat Akmal terbelalak ...
" apaaaa ,,,, dari mana kamu tahu Ran ,, ?." tanya Akmal lagi ...
" ya aku tahu lah ,,, dia kan yang minta sama aku." kata Rani yang membuat dada Akmal berdegup kencang ,, dia sangat kesal . ..
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...