My Possessive Wife

My Possessive Wife
56



"o00o ternyata anda sudah menikah ya,,?." tanya pak alex dan yang lainnya..


"iya." jawab Akmal singkat..


"ya sudah,, kalau gitu maafkan atas kelancangan saya pak Akmal." kata pak alex meminta maaf.


"ngga apa apa pa,, itu niat baik bapak,, dan saya berterimah kasih karena bapak begitu yakin dengan saya...." selesai berbincang bincang, akmal, refan, dan sinta mengantar tamu tamu mereka ke parkiran mobil...


setelah tamu tamu mereka pergi,, mereka pun kembali masuk ke dalam kantor dan menuju ruang kerja mereka masing masing..


Akmal melangkah masuk ke dalam ruang kerjanya,, tanpa dia sadari sinta menatap kepergiannya dengan tatapan mengagumkan.


"pak akmal itu sangat cerdas dan tampan,, tapi dia tidak pernah memanfaatkan itu untuk menjerat para kaum hawa yang siap sedia menjadi istri atau pun hanya menjadi pemuas nafau sesaat..." gumam sinta dalam hatinya....


Akmal masuk langsung ke dalam kamar gantinya ,, dia menatap Sasa yang masih tertidur.. akmal mendekat dan membuka sedikit selimut,..


" ternyata dia sudah mandi." gumam akmal


Setelah kepergian Akmal tadi,, Sasa langsung bergegas mandi dan mengenakan pakaiannya yang ada di lemari ganti akmal..


karena Akmal memang sengaja menyuruh Sasa untuk membawa beberapa pakaiannya untuk di situ,, mungkin maksud Akmal agar bisa di gunakan di saat saat seperti ini...


di balik sikapnya yang super cuek, Akmal memang orangnya selalu memperhitungkan segala hal.. kemudian Akmal mulai merasa ngantuk mungkin karena kecapean,,


dia melepaskan kemejanya dan berbaring di samping sasa...


Beberapa saat kemudian.


Sasa bangun,,dia membuka matanya dan melihat Akmal di sampingnya yang tidur dengan posisi terlentang dan tangannya yang di samping Sasa dia naikan ke atas kepalanya... pandangan sasa tertuju ke ketiak akmal yang terdapat bulu bulu yang hitam dan lebat...


"mengapa dia membiarkan bulu ketiak nya sampai serimbun ini,,?." gumam Sasa...


Sasa merasa sedikit penasaran dengan aroma ketiak Akmal yang di tumbuhi banyak bulu...


Akmal menahan kepala alira cukup lama,,.


"lepaskan mas." kata sasa setelah berhasil mengangkat wajahnya dari ketek akmal..


"kamu pura pura tidur ya,,?." tambah Sasa...


"aku tu tadinya tidur,, tapi karena merasa geli dengan hembusan nafasmu yang mengenai ketiak ku, akhirnya aku bangun tapi tidak membuka mata, gimana,? harum kan,,?." tanya Akmal..


"harum si harum,, tapi ngga usah sampai se lebat itu juga,β€ž!." ketus Sasa...


"biar kamu tahu,, laki laki yang ngga punya bulu ketiak itu ngga gagah, biar pun tubuh nya kekar sekali pun." Jawab Akmal menjelaskan...


"dan aku ngga bisa kalau ngga ada bulu ketiak, kalau bulu lain ngga ada yang ngga masalah." kata akmal sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Sasa...


"apanya yang ngga ada,,? bukannya bulu lain lebih rimbun lagi,,?." Kata Sasa mengejek Akmal..


"tapi kamu suka kan,,? buktinya kamu selalu merabahnya di saat kita melakukannya." Jawab Akmal


"hiii dasar muka mesum." Ketus Sasa sambil beranjak dari tempat tidur, melangkah meninggalkan Akmal yang masih berada di atas tempat tidur


to be continued....


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak