My Possessive Wife

My Possessive Wife
114



Akmal memang sangat tampan ,, dan tubuhnya yang sispek membuatnya tambah sempurna, tiba tiba Akmal menatap Sasa dan berkata ,, ...


" ngapain kamu menatapku seperti itu ,,, ?." Tanya Akmal...


" aku nafsu melihat tubuh kamu yang seksi itu." jawab Sasa sambil mengedipkan sebelah matanya ...


" dasar ganjen." ketus Akmal, dan di sambut senyum centil dari Sasa...


" satu yang mau aku tegaskan sama kamu ,, aku ngga mau lagi lihat kamu main jorok kaya tadi ,, semua pekarangan dan tumbuhan yang ada ,, itu sudah jadi tanggung jawab pak Amin." tegas Akmal


" tapi aku kan suka ngelakuin semua itu mas." Jawab Sasa.


" ya sudah ,, kalau kamu ngelawan ,, berarti mulai besok aku akan memecat pak Amin ,, karena kamu mau kerjakan apa yang menjadi tugas pak Amin." gertak Akmal yang membuat Sasa langsung terbelalak ...


" jangan mas ,, jangan ,, ! aku janji ,, aku ngga akan mengusik pekerjaan pak Amin ,, asal mas ngga pecat pak Amin ,, kasian mas pak Amin ,, kalau mas pecat , di mana lagi dia mau kerja." Ucap Sasa dengan ketakutan


" aku ngga akan pecat pak Amin ,, asal kamu ngga ulangi hal kaya tadi lagi." kata Akmal.


" aku janji." jawab Sasa sambil menaikan kedua jarinya ...


sedangkan Akmal segera berbalik dan tersenyum ,, karena gertakannya berhasil membuat si kepala batu itu menyerah ,,


Akmal ngga mungkin memecat pak Amin ,, dia hanya menggertak Sasa ,, karena dia ngga mau Sasa kotor kotoran seperti tadi.


selesai membersihkan diri dan berpakaian ,, Akmal lagsung melaksanakan sholat Maghrib ,, sedangkan Sasa belum bisa sholat ,, karena dia sedang berhalangan ,, walaupun darah haidnya sudah hampir bersih ,, tapi tetap saja dia belum bersih sepenuhnya ...


keluarga Akmal maupun Sasa sangat tekun dalam beribadah ,, mereka dari kecil sudah di tanamkan ilmu agama ,, Akmal selalu melaksanakan sholat ,, waktu waktu ini ,, dan dia juga sudah tidak minum minum dan juga sudah nggak pernah ke bar lagi ,, sedangkan Sasa juga sering sholat ,, walaupun masih bolong bolong ...


sampainya di dapur ,, mereka segera makan ,, karena sudah di siapkan para bibi ,, dan selesai makan ,, mereka berdua langsung naik ke lantai empat ,, karena di lantai 4 ,,


selain terdapat ruang kerja Akmal ,, juga terdapat ruang olahraga ,, Akmal memilih untuk barbelan ,, sedangkan Sasa ,, dengan genitnya ,, dia menari nari ngga jelas di depan Akmal.


sedangkat Akmal yang melihat tingkah istrinya yang centil itu hanya cuek dan tetap pada aktifitasnya ,,


karena merasa tidak di perdulikan oleh suaminya ,, akhirnya Sasa berhenti dan duduk di samping Akmal sambil mengemil cemilan yang di bawanya tadi dari dapur ,,


dia mengemil sambil mengajak ngobrol suaminya yang super cuek itu ...


" mas ,, aku lihat sepatu Sifa cantik banget loh ,, dia di belikan sama papanya ,, katanya papanya beli di Singapura." kata Sasa ...


sedangkan Akmal yang lagi fokus barbelan tidak sama sekali menanggapi omongan istrinya ,,


Sasa sangat merasa kesal sama suaminya yang tidak menanggapainya sama sekali ,, dia menatap Akmal dengan tatapan kesal sambil berbicara dalam hatinya ...


" ini suami apa penjaga goa sih ,,,, ? di ajak ngomong nggak di respon ,, bagusnya dia ini di beri gelar , si buta dari goa hantu." gumam Sasa.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...