My Possessive Wife

My Possessive Wife
162



Sasa sangat cantik dengan pakaian yanv dia kenakan ,, di saat mereka sedang melangkah sambil mengobrol ,,


tiba tiba mata Sasa tertuju kepada Akmal yang sedang menatap nya dari arah sana sambil tersenyum ,, ......


Dengan segera Sasa melangkah meninggalkan teman temannya tanpa berkata apa apa ,, di sangat bahagia melihat laki laki yang dia rindukan itu sedang berdiri menatapnya dengan tampang yang sedikit berubah karena sudah ada bulu tipis di wajah nya seperti yang dia inginkan .. .


" maaaas ,,," teriak Sasa sambil berlari kecil menghampiri Akmal .... dan semua yang ada di situ ikut menatap ke arah Akmal termasuk caca dan yang lain nya ,,


sasa berlari sambil membuka kedua tangannya ,, dan Akmal pun menyambut nya dengan membuka lebar ke dua tangan nya ,, ...


sampainya di depan Akmal ,, Sasa langsung memeluk tubuh kekar suaminya itu dan Akmal pun membalas pelukan wanita cantik nya itu dengan penuh kasih sayang tanpa memperdulikan semua mata yang sedang menatap mereka ....


Akmal memeluk Sasa dan mengecup kening istrinya itu ,, kemudian Sasa melepaskan pelukannya dan menatap wajah Akmal dengan tatapan genitnya sambil berkata ...


" mas ,, wajah kamu udah ada bulunya ,," kata Sasa ...


" iya ,, ini kan yang kamu mau ,,, ?.' tanya Akmal ...


" iya mas ,, kamu tambah menarik deh ,," kata Sasa dengan genitnya ...


Caca dan yang lainnya yang masih berada di sana ,, langsung melangkah menghampiri Sasa dan Akmal ,, mereka mengobrol sebentar dan kemudian Amel ,, Ara dan Sifa segera berpamitan untuk pulang duluan karena jemputan mereka sudah menunggu sejak tadi ...


setelah kepergian teman temannya , , caca pun ikut berpamitan ,, tapi sebelum dia melangkah pergi ,, dia sempat menanyakan Refan ke Akmal ....


" Mal,, Refan udah pulang ,,, ?." Tanya Caca ...


" iya Ca ,, tadi kita sama sama dari bandara ,, tapi katanya dia sangat cape mau istirahat jadi dia pulang duluan pake taksi ..." jawab Akmal ....


" ooo gitu ya ,,, ? ya udah kalau gitu aku duluan ya ,, ?." kata Caca dan langsung melangkah pergi meninggalkan Akmal dan Sasa ...


" mas ,, aku tu kasihan bangat sama Caca ,," kata Sasa setelah mereka sudah berada di dalam mobil ...


" aku lihat dia nangis di taman mas ,,." tambah Sasa ...


" kapan ,, ?." tanya Akmal ...


" waktu malam pertama mas sama Refan di Jerman ,, dia tu duduk di bangku taman sambil menangis sendirian ,," jawab Sasa ...


" iya ,, mas juga bingung sama Refan ,, ngga tau dia kenapa ,,, ? tapi nanti mas tanya sama dia ,," kata Akmal ...


sampainya di rumah ,, Akmal dan Sasa langsung menuju kamar ,, biar pun sangat kecapean ,, tapi Akmal tidak bisa menahan diri untu menyentuh istrinya yang sudah beberapa hari dia tinggalkan dan membuat dia rindu setengah mati ...


Akmal melakukan nya dengan penuh ga i rah ,, dia mencicipi tu buh Sasa dari atas sampai bawah dengan rakus nya ,,


aroma tubuh Sasa yang harum bercampur dengan ke ri ngat karena belum mandi membuat Akmal semakin gila , ...


hampir satu setengah jam mereka bertempur , , selesai bertempur ,, mereka langsung memilih untuk tidur tanpa mandi ,, karena Akmal sudah sangat cape ,, dan dia tidak mengizinkan Sasa untuk mandi duluan ...


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...