My Possessive Wife

My Possessive Wife
23



Rani adalah satu satunya teman Akmal yang menganggap Akmal hanya sebatas teman ngga lebih.


Akmal adalah laki-laki rebutan sejak masih sekolah sampai saat ini, apalagi kebanyakan orang yg berada di sekelilingnya belum mengetahui kalau Akmal sudah menikah, jadi banyak wanita yang masih mengharapkannya dan tergila-gila padanya.


Mereka bertiga duduk di ruang tamu sambil mengobrol dan menikmati jamuan Rani. Tapi karena melihat wajah Sasa yang pucat membuat Rani memutuskan untuk segera memeriksanya.


Selesai di periksa Rani memberikan beberapa macam obat dan vitamin yg harus di minum Sasa, dan Rani pun memberi saran agar Sasa jangan terlalu fikiran dan banyak menangis.


Sasa yang masih merasakan sedikit sakit di kepalanya hanya terdiam sambil menatap Rani yg sedang menjelaskan aturan untuk meminum obat yang dia berikan.


"Kamu harus meminum obat dan vitamin ini semua sampai habis,." Kata Rani menjelaskan.


"lya Dok." Jawab Sasa dengan nada yang pelan.


" kamu juga jangan terlalu membuat istrimu yg cantik jelita ini terlalu banyak fikiran., Biarlah dulu Tania dan Bella yang kamu buat setres, tapi jangan kamu lakukan itu lagi sama istri kamu yg cantik ini." Kata Rani yg membuat Sasa langsung menatap Akmal.


Sasa menatap akmal sambil berfikir, ada hubungan apa akmal dengan Tania dan Bella, karena yang sasq tahu, dialah wanita pertama dalam hidup Akmal.


Karena itu yg dikatakan sama orang tuanya juga orang tua akmal.


Tanpa di sadari mereka, Sasa sudah sangat kesal karena mendengar obrolan akmal dan Rani, Sasa yang sudah terlanjur mencintai suaminya itu, sangat sakit hati mendengat tentang wanita lain di dalam kehidupan suaminya, walaupun itu hanya masa lalu.


🌹🌹🌹🌹🌹


Akmal adalah laki laki yg sangat tampan dan mempesona, tapi dia tidak seperti laki laki kebanyakan yg memanfaatkan ketampanan mereka untuk mempermainkan wanita.


Papa Ikbal itu berdarah campuran, karena kakek Akmal berdarah Indonesia Thailand, dan neneknya berdarah Korea Amerika, jadi ngga salah kalau Akmal punya tampang seperti oppa oppa Korea.


Sasa yang masih fokus dengan ponsel di tangannya, tiba tiba teringat dengan sesuatu yg membuat dia harus menanyakannya kepada Dr Rani.


"Dok, ada ngga salap buat menghilangkan yang seperti ini,?." Tanya Sasa sambil membuka dua kancing bajunya dan memperlihatkan sekitaran dadanya.


Seketika Dr Rani langsung tersenyum setelah melihat dada Sasa yang di penuhi tanda merah yg sangat banyak, sedangkan Akmal, dia hanya terdiam sambil menatap Sasa dengan tatapan yg tidak bisa di artikan.


Akmal terdiam karena dia sangat malu dengan tindakan Sasa, dia malu karena perbuatan buruknya di ketahui orang lain, apalagi di mata teman-teman nya termasuk Rani, dia adalah laki laki yg bermoral tinggi, yang tidak pernah melakukan hal seperti itu.


Karena merasa sangat malu akhirnya Akmal memilih untuk pergi meninggalkan dan Rani, tapi di saat dia baru pergi beberapa langkah Sasa sudah memanggilnya.


"Mas mau kemanaaa,?." Tanya Sasa.


"Aku tunggu di depan." Jawab Akmal tanpa menoleh kepada Sasa.


"Jangan ninggalin akuu." Kata Sasa tapi tidak di respon oleh Akmal.


Akmal yang sudah melepaskan kemejanya dan hanya memakai baju kaos putih dalamnya, memilih untuk berdiri di depan jendela rumah Rani sambil memandang ke arah luar


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....