My Possessive Wife

My Possessive Wife
88



Rian ke kampus pagi pagi karena ingin menemui Ara untuk meminta maaf atas perbuatan nya, dan ingin mengatakan kepada Ara kalau dia sungguh sungguh bukan bercanda, karena dari tadi pagi dia menghubungi nomor Ara tapi tidak ada jawaban, dan sms pun tak di balas...


"eeeeh, kok tumben nurut sama wanita sampai mau bawain tas nya." kata rian mengejek sambil menatap tas yang di bawa Akmal..


"ya dia kan istriku, jadi wajar wajar saja kalau aku nurut dan mau bawa tas nya." Jawab Akmal.


"iyaaaa,, aku tau bro,, kamu nurut karena sudah di kasih jatah kan,β€ž?." Kata Rian menggoda Akmal,,.


sedangkan Akmal langsung tersenyum sambil memukul lengan Rian dan berkata...


"kamu kaya tahu aja sih,,?. " kata Akmal


"ya aku kan pawang nya kalau soal soal yang gituan." kata Rian sambil terkekeh...


"tapi tunggu bro, aku jadi ragu ni sama kamu, kamu kan ngga ada pengalaman soal bercinta, jadi bagaimana kamu kasih nafka batin istrimu yang mempesona itu,?." tambah Rian...


"soal itu kamu ngga usah ragu sama aku,, aku kasih nafkah batin istri aku sampai dia lemas, tu lihat, biar untuk membawa tas nya aja dia ngga sanggup." Jawab Akmal.


Dan serentak mereka berdua tertawa...


"ha ha ha ha ha...."


Sasa tidak terlalu memperdulikan Akmal dan Rian yang lagi asik mengobrol, karena dia pun lagi asik sama Ara dan Amel yang baru sampai,.


setelah menyapa dan mengobrol sebentar, kemudian Amel berpamitan untuk duluan ke dalam, karena ada urusan yang harus dia selesaikan bersama salah seorang dosen.


Setelah Amel pergi, Sasa dan Ara berjalan menuju Akmal dan Rian, namun Ara tidak melirik Rian sama sekali, karena sasa dan Ara sudah berada di samping mereka, dengan segera Rian menarik tangan Ara sambil berkata, ..


"aku pinjam Ara sebentar." kata Rian sambil menarik tangan Ara menuju lorong kampus yang sepi.


Sasa sangat bingung dan terkejut melihat Rian yang membawa Ara pergi, sedangkan Akmal hanya senyum senyum sambil menggelengkan kepala nya setelah tadi bingung dengan tingkah Rian...


"mas, ada apa sama mereka,, ? ." Tanya Sasa.


"mana aku tau,,? itu urusan mereka, kamu ngga usah memikirkan nya, yamg harus kamu fikir, bagaimana agar kamu bisa menyelesaikan soal soal ujian sebentar nanti." jawab Akmal datar, karena Akmal tidak mau memiliki istri yang kepo dengan urusan orang lain.


"ini tas kamu,, masuk sana, nggak usah belok belok kemana mana, cepat masuk kelas saja,! aku mau ke kantor, ada rapat jam 09.00 nanti." kata Akmal ambil menatap jam tangan nya yang menunjukan pukul 08.00 tepat..


"terus mas mau menjemput ku atau tidak,,?." tanya Sasa sambil menatap Akmal.


"kayaknya ngga bisa, karena aku hari ini sibuk, dan mungkin aku pulang malam, nanti aku hubungi pak Tono untuk menjemput mu." jawab akmal seperti orang yang sedang berfikir.


"ya udah kalau gitu, aku masuk ya,." jawab Sasa dengan berpamitan kepada Akmal


tapi sebelum Sasa berbalik, Akmal segera meraih kepala Sasa dan mengecup kening Sasa ,,


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak