
"kamu ngga usah tanyakan itu, kalau aku ngga mencintai mu, aku ngga akan bertahan selama ini menjadi suami mu, dan kalau aku ngga mencintaimu, aku ngga akan melakukan kewajiban ku sebagai seorang suami, dan meminta anak darimu, supaya kamu tau, demi kamu, selama ini aku selalu menutupi pintu hatiku untuk semua wanita, dan aku selalu menjaga diriku, aku tidak pernah menyentuh wanita manapun selain kamu." Jelas Akmal panjang lebar.
"he he he he,, berarti mas perjaka tua dong." kata Sasa sambil terkekeh,..
"ya itu karena kamu, dan kalau bukan karena kamu, aku sudah menikah muda karena menghamili anak orang." Kata Akmal yang membuat wajah Sasa seketika cemberut...
"ya itu kan kalau aku ngga di jodohkan sama kamu." tambah Akmal karena melihat Sasa yang sudah mulai cemberut...
"kalau gitu jawaban nya apa,?." Tanya Sasa yang masih dengan wajah cemberut nya..
"ya jawaban nya,, akuuuu... mencintaimuuuu... sasa." jawab Akmal
"sekarang kita tidur ya,,?." ucap Akmal
Sasa mengangguk sambil tarsenyum dan langsung mengecup bibir Akmal.
Setelah itu mereka tidur dengan nyenyak, pukul 5:30 pagi alarm berbunyi dan membuat Sasa terbangun, dia membuka mata nya dan menoleh ke samping nya, tapi tak ada siapa pun di sana..
"di mana dia,,?." tanya Sasa dalam hatinya..
Segera Sasa beranjak untuk mencari keberadaan suaminya, tapi sebelum dia keluar kamar, dia melangkah ke arah jendela kamar nya untuk membukakan horden.
Setelah dia menarik horden ke samping., dia terpana dengan sosok yang dia cintai sedang berjalan bertelanjang dada di bawah sana.
"aduh, suamiku masih pagi pagi sudah menggoda banget." Kata Sasa sambil menggigit gigit kuku nya...
Karena Akmal sudah tidak kelihatan, Sasa memilih untuk merapikan tempat tidur, karena Akmal tidak suka ada orang lain masuk ke kamar mereka, jadi masalah kebersihan di dalam kamar itu menjadi tanggung jawab Sasa..
Selesai merapikan tempat tidur, Sasa kemudian menyiapkan pakaian yang akan di pakai Akmal ke kantor,..
Sasa kemudian berbalik dan menatap Akmal dengan tatapan centil nya,..
dia berlari ke arah Akmal dan merengek minta gendong,.
"mas,, aku mau gendong." rengek Sasa.
Akmal tidak menjawab, dia langsung mengangkat tubuh Sasa dan menggendong nya, sasa yang bahagia, dengan segera melingkarkan kaki nya di pinggang Akmal dan merangkul leher Akmal dengan kedua tangannya.
Tanpa aba aba, Akmal membawa Sasa menuju ranjang dan membaringkan Sasa di sana,.
kemudian Akmal melepaskan semua pakaian yang dia maupun Sasa kenakan, sekarang mereka saling bertatapan tanpa mengenakan sehelai benang pun.
Sasa terkejut melihat tingkah Akmal, tapi dia tidak melarang atau pun menolak, karena dia pun menginginkan nya.
Akmal naik ke ranjang dan segera melahab bibir Sasa dengan rakus nya, setelah puas di bibir, dia turun ke leher tapi tidak meninggalkan jejak di sana, karena dia ngga mau teman teman Sasa melihat nya, karena mereka sudah tahu semua nya...
kemudian ciuman Akmal pindah ke dada Sasa, dia mencium, menjilati dan menggigit nya bergantian sehingga membuat Sasa mendesah..
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak