
Ceklek pintu terbuka.
" Bagaimana ?." tanya Akmal dengan wajah berharap
" Ini." ucap Sasa sambil memberikan tespek yang telah ia gunakan.
Akmal menerima dengan tangan yang gemetar, bagaimana tidak gemertar, ini adalah hasil Diman a usaha nya selama ini, dan usaha yang ia tunggu tunggu, bahkan rasa ini mengalahkan saat sidang skripsi nya.
" ini...." ucap Akmal dengan rasa tidak karuan, bahagia ah campur aduk rasa nya, setelah melihat hasil tespek yang ada gambar positif di sana.
" Iya mas, kita akan menjadi orang tua." ucap Sasa.
" Alhamdulillah, kita harus segera kasih tahu kepada kedua orang tua kita ya." ucap Akmal.
" Jangan dulu mas, kita pastikan kalau aku benar benar hamil, jadi kita periksa ke dokter kandungan ya." ajak Sasa.
" Baik, ayo kita periksa." ucap Akmal
Β
Mereka berdua sangat bahagia sepulang dari rumah sakit, memang benar kalau Sasa sendang mengandung.
Sebenarnya mereka ingin ke rumah mama dan papa Akmal tapi ternyata semua orang di sana sedang pergi, jadi mereka berdua kembali ke rumah, mau ke rumah orang tua Sasa tapi jauh, kata dokter tadi tidak boleh bepergian jauh dulu saat trisemester pertama.
Saat malam hari ponsel Akmal berdering dan bertuliskan nama mama di sana.
" halo, Assalamualaikum ma." ucap Akmal setelah menekan ikon hijau
" Waalaikumsalam, sayang tadi kamu sama Sasa ke rumah ya, kata bibi tadi, maaf ya sayang, tadi mama sama papa lagi ngaterin granma kontrol sayang, kalau Caca lagi kuliah." ucap mama
" Iya tidak apa apa ma, bentar ya ma, aku mau telp mama mertua dulu ya, jangan di matikan telp nya." ucap Akmal.
Akmal mencari mama mertua nya dan menambah kan dalam telp tersebut.
Sasa setelah dari toilet langsung ikut bergabung dengan duduk di sebelah suami nya.
" Waalaikumsalam, tidak ada apa apa ma, mama tidak perlu khawatir, ini di sini juga ada mama Rosa." jawab Akmal
" Eh, ada Rosa juga." ucap mama Via.
" Hai Vi......" ucap mama Rosa.
" Eh Ini ada apa Ros, kok tumben Akmal telp dan itu coba kamu lihat wajah mereka berdua senyum senyum begitu, pasti ada sesuatu." ucap Via
" Aku juga tidak tahu Vi, kita tunggu saja mereka berdua." jawab Rosa.
" Em, berhubung di sini ada mama Via dan mama Rosa, meskipun papa belum gabung tapi tidak apa apa lah, ini Akmal dan Sasa mau bilang kalau Sasa Hamil ma." ucap Akmal
" Alhamdulillah." ucap Mama Rosa dan Mama Via bersamaan
" Benar Sayang, kamu hamil?." tanya mama Rosa.
" Iya ma, tadi Habis dari dokter langsung ke rumah tapi mama dan semua nya lagi keluar, mau pulang ke mama Via kata dokter tidak boleh perjalanan jauh, jadi ini rencana mas Akmal untuk memberitahu kepada mama Rosa dan mama Via." jawab Sasa
" Iya tidak apa apa sayang, mama kamu kasih tahu begini saja sudah bahagia banget, di jaga ya kandungan, nanti papa libur mama dan semua nya mau ke sana." ucap mama Via.
" Maafin mama ya sayang, besok pagi mama ke rumah kalian ya, mau di bawakan apa kamu Sa?." tanya mama Rosa.
" Sudah tidak usah bawa apa apa ma, mama datang ke sini saja sudah bikin aku senang kok." Jawab Sasa
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...