
" Sa, kamu nangis ya ,,, ? kok mata kamu merah ,,, ? tanya Agus sambil mendekati Sasa ,, dan serentak semua teman teman Sasa yang lainnya menatap Sasa dengan tatapan cari tau ,,, ....
" iya ,, aku nangis ,, karena aku terharu aja ,, ngebayangin kalau hari ini hari wisuda kita." jawab Sasa berbohong ...
" udah ,,, ngga usah nangis kali ,, karena walaupun kita sudah ngga kuliah di sini lagi ,, kita semua selamanya akan menjadi sahabat ,, iya kan ,,, ?." kata Sifa ...
" iya ,, benar benar." Jawab yg lainnya ... setelah itu , mereka semua melanglah menuju gedung tempat acara wisuda di selanggarakan ,,
Sampai di dalam gedung ,, Sasa melihat suaminya sedang asik berfoto dengan para pengusaha pengusaha yang menghadiri acara wisuda itu ,, termasuk Tania yang sangat tergila gila sama Akmal ,, . .....
Sasa dan teman temannya duduk di bagian samping kiri ,, sedangkan para wisudawan dan wisudawati ,, duduk di samping kanan ,, sedangkan para tamu dan orang tua mereka yamg mau wisuda ,, duduk di bagian tengah .... di saat Sasa dan teman temannya sedang asik mengobrol ,, tiba tiba mata Sasa tertuju kepada wanita yamg sedang berfoto sambil di peluk Akmal ,, dan ada satu laki laki yamg sudah berumur di sampingnya ...
hati Sasa hancur berkeping keping melihat senyum lebar di wajah suaminya sambil memeluk wanita lain ,, sedangkan Sasa tidak pernah di peluk dengan senyuman semanis itu di wajahnya ,,
rasa rasanya Sasa ingin segera pergi dari gedung itu ,, tapi sejenak dia berfikir ,, kalau di sini juga ada mama dan papa mertua nya ,, dia tidak mau membuat kecewa mama dan papa mertuanya yang sudah sangat menyayanginya itu ...
tapi yang membuat Sasa heran juga ,, papa dan mama mertuanya pun tidak memperdulikannya sama sekali ,, jangankan bersuara ,, menatapnya saja ngga pernah ,, dari mereka datang sampai sekarang ...
tapi Sasa mencoba menenangkan hatinya sendiri yang dari tadi sudah meronta ronta di dalam rongga dadanya ,, dia mencoba untuk tenang ,, karena dia tidak mau , membuat yang lainnya mengetahui suasana hatinya saat ini ...
sedangkan Akmal lagi asik sama teman temannya ,, mereka mengobrol ,, berselfi tanpa menghiraukan Sasa sedikitpun ,, Sasa makin merasa tidak di anggap dan tidak di butuhkan ,, dia sangat kecewa dengan Akmal.
" siapa mereka sebenarnya ,,, ?." tanya Sasa dalam hati ... Sasa berfikir sambil terus melihat ke arah mereka ,,
Sasa sangat bingung ,, karena dia tidak tahu ,, siapa mereka sebenarnya ,, ? Sasa pun tidak pernah melihat mereka sebelum nya ,,
Sasa jadi pusing memikirkan semua nya , sedangkan Akmal ,, dia bersikap seperti orang yang tanpa dosa ,, dia tidak menghiraukan Sasa sama sekali , Sasa jadi merasa seperti orang lain yang tidak ada sangkut paut nya dengan Akmal ...
kemudian ,, acara yang mereka tunggu tunggu sejak tadi pun akhirnya di mulai ,, sambutan demi sambutan sudah berlangsung satu per satu ,, dan tiba tiba ,,
semua yang ada di situ berubah menjadi tegang ,, di saat mendengar salah satu dosen mengatakan kalau dia akan memanggil lulusan terbaik dari kampus mereka untuk maju ke depan ...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...