My Possessive Wife

My Possessive Wife
52



πŸ“© Sasa


"kamu sama kutilang itu ya,β€ž?, kamu ini manusia apa hewan sih,? ngga ada puas puasnya...


πŸ“© Sasa


"masih kurang ya semalam,,? "semalam kamu menyiksaku dengan gaya berdiri, duduk, setengah duduk, jungkok,, nungging, terlentang, kaki ke atas, kaki ke samping, sampai aku hampir mati tau ngga, ,?, sekarang masi saja pergi sama kutilang itu,,


πŸ“© Sasa


"apa lebihnya dia,,? kurus tinggal tulang begitu, apanya yg enak,?


selesai membaca pesan sasa,, akmal menyandarkan kepalanya di sandaran kursi mobil sambil tersenyum mengingat kejadian semalam,, dia merasa seperti kesetanan di saat itu...


hampir setengah jam akmal menunggu namun sasa belum juga nongol..


akhirnya akmal mengirim pesan kepada sasa.


πŸ“€ Me


"kamu di mana,,? aku lagi nungguin ni..."


ting.. hp sasa berbunyi tanda ada pesan...


Sasa membaca pesan akmal dan segera membalasnya.


πŸ“€ Me.


"ngga usah nungguin aku,, karena aku masi ada mata kuliah dari pa bambang." balas sasa berbohong..


Akmal membaca pesan sasa dan mengerutkan keningnya...


πŸ“© Mas Akmal.


"ngga usah kamu bohongin aku,, aku melihat pa bambang sudah pulang." balas akmal..


πŸ“€ Me.


"aku mau pulang sendiri." tambah Sasa


πŸ“© Mas Akmal.


"kamu mau ke sini atau aku yg ke sana,,?.ancam akmal yang membuat sasa kikuk...


πŸ“€ Me.


"ya udah aku ke situ." balas sasa pasrah.. karena dia tahu akmal orangnya tidak pernah main main dengan perkataannya...


"aku duluan ya." pamit sasa kepada teman temannya..


" kenapa buru buru Sa,?.' tanya amel..


Akmal melihat Sasa berjalan dengan wajah datarnya mendekati mobil akmal.


Sasa membuka pintu mobil dan langsung duduk di samping akmal tanpa melirik Akmal sama sekali.


Akmal melajukan mobilnya menuju kantor.


"kita ke kantor dulu,, ada jadwal miting jam 2 nanti." kata akmal..


Sedangkan waktu sudah menunjukan pukul 12 tepat.. sasa tidak menjawab sama skali.


dia sangat kesal sama akmal karena tidak menanyakan kenapa dia ngambek atau apa pun itu..


" laki laki macam apa dia,,? apa semuanya harus aku yang memulainya,,?." gumam sasa sambil memandang akmal lewat spion yang ada tepat di bagian atas depan mereka...


dan sasa melihat ada tanda merah di dada akmal, karena kancing kemeja hitam yang akmal gunakan sudah terbuka sebagian..


Sasa semakin kesal dan berfikir macam macam... .


"aku mau turun." kata sasa dengan suara bergetar karena menahan tangis...


Akmal cuek dan tetap fokus menyetir.


"aku bilang,, aku mau turuuuuun.." teriak sasa dengan mata yg sudah berkaca kaca..


Akmal menepi dan menatap sasa yang hendak membuka pintu mobil..


"apa apaan kamu." bentak akmal sambil memegang pintu yang mau di buka sasa...


"aku mau turuuuuun,, aku ngga sudi pergi bareng kamu..." teriak sasa dengan air mata yang sudah mengalir membasahi wajah cantiknya..


"kamu kenapa haaa,,? kamu sudah gila,,?." teriak akm tak mau kalah...


"ya,, aku sudah gila karena kamu, karena perbuatan kamuuuu..." Ketus sasa...


Akmal menghela nafas panjang dan kembali menghidupkan mesin mobilnya. tapi belum sempat akmal melaju, sasa sudah memutar kunci untuk mematikan mobil itu...


"mau kamu apa sasaaaaa,,?." tanya akmal sedikit kesal atas tindakan sasa...


to be continued....


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak