
Mama Rosa duduk di tepi ranjang dan mengusap-ngusap rambut sasa sambil berkata dalam hatinya.
"Mama selalu berdoa agar kalian saling mencintai dan hidup bahagia sayang." Kata Mama Rosa dalam hatinya.
Jam 12.00 tepat Akmal yg baru selesai ujian segera menghidupkan ponselnya yg tadi sengaja dia matikan karna sedang ujian.
Setelah ponselnya aktif tidak berapa lama pesan dari Dr Rani masuk dan dia langsung membukanya.
Tanpa menunggu lama Akmal langsung bergegas pergi setelah membaca pesan dari Dr Rani.
Dia melajukan mobilnya menuju rumah, dan sampainya di rumah dia langsung ke kamar tapi dia tidak menemukan keberadaan Sasa.
Kemudian dia melangkah menuju kamar mandi dan mengetuk pintu sambil memanggil manggil nama Sasa.
"Sa, Sasa." panggil Akmal
"lya Mas." Jawab Sasa dari dalam kamar mandi.
Tidak berapa lama Sasa pun keluar dengan matanya yg sangat sembap dan menatap Akmal yamg juga sedang menatapnya, karena melihat mata sasa yg sangat sembap Akmal pun langsung bertanya.
"Kamu nangis lagi,?." Tanya Akmal dan Sasa hanya menganggukkan kepalanya.
"Sakit lagi,?." Tanya Akmal kembali.
"lya, sakit sekali malah." Jawab sasa
"Kamu ngga boleh terlalu nangis, nanti sakitnya ngga hilang hilang.." Kata Akmal
"Ya sudah, cepat ganti baju kamu,! Aku tunggu di luar.." Kata Akmal dan segera keluar dari kamar.
Setelah Akmal keluar, sasa dengan segera langsung bersiap siap, sasa memilih untuk mengenakan celana panjang hitam dan kemeja yang sangat pas di badannya, dia sangat terlihat cantik dan mempesona dengan polesan make up yg tipis di wajah cantiknya itu.
Setelah sudah siap Sasa segera turun menemui Akmal yang sedang menunggunya di ruang keluarga yang terdapat di lantai bawah, akmal yang melihat sasa tanpa sadar langsung terpana dengan kecantikan istrinya itu.
"Ayo Mas,." Ajak Sasa yang membuat Akmal tersentak.
"lyaa, ayo kita pergi." Jawab Akmal sabil membuang muka dari Sasa.
Setelah mereka berdua sudah masuk ke dalam mobil, tanpa berlama-lama Akmal segera melajukan mobilnya menuju rumah Dr Rani .
Sampainya di rumah Dr Rani, Akmal segera turun kemudian berjalan memutar dan membukakan pintu untuk Sasa, Sasa keluar dari dalam mobil sambil menatap Akmal yang sedang menahan pintu mobil.
"Ayo." Ajak Akmal setelah menutup pintu mobilnya.
Dr Rani yg mendengar suara mobil, buru-buru membukakan pintu kemudian menatap Akmal dan sasa yang sedang melangkah menghampiri nya dengan senyum ramahnya sambil berkata.
"Cepat sekali sampainya Mal." Kata Dr Rani sambil tersenyum ke arah mereka.
"lya Ran." Jawab akmal.
"Ini istri kamu Mal,?." Tanya Dr Rani sambil tersenyum ramah kepada Sasa.
"lya." Jawab Akmal singkat.
"Hay, aku Rani, Dokter sekaligus teman Akmal dari masih sekolah." Kata Rani sambil menyodorkan tangan nya kepada Sasa untuk bersalaman.
"Alira,! Jawab Alira sambil tersenyum manis dan menyalami Rani. "Ayo masuk dulu. Ajak Rani.
"Ayo masuk dulu." Ajak Rani. 20.09 O β’
Sampainya di dalam rumah, Rani segera mempersilahkan akmal dan Sasa untuk duduk, kemudian dia menawarkan minuman kepada suami istri itu.
Rani adalah satu satu nya teman Akmal yang menganggap Akmal hanya sebatas teman ngga lebih.
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....