My Possessive Wife

My Possessive Wife
179



" bagaimana istri saya dok ,, ?." tanya Akmal yamg buru buru berdiri dari lantai setelah mendengar nama nya di sebut ...


" begini pak ,, kita ingin meminta izin dari bapa untuk melepaskan alat alat medis dari tubuh ibu Sasa ,, karena ibu Sasa sudah di nyatakan meninggal, detak jantung dan denyut nadi nya sudah berhenti pak" kata dokter itu suara lirih, karena mereka juga ikut merasakan kesedihan.


" apaa ,, apa yang kamu bilang dokter ,,, ? ngga ,,, ngga mungkin ,, ngga mungkin Sasa ,, Sasa ,,, Sasa ,,, hiks ... hiks ... hiks ...." Teriakan Akmal dan tangisan Akmal yang membuat mereka semua menangis histeris ..


" mamaa ,, maaaaa ,, aku harus gimana mamaaaa ,, aku ngga bisa hidup tanpa dia maaa ,, hiks ... hiks .... hiks ..." tangisan Akmal dalam pelukan mamanya ....


semua orang yang menyaksikan Akmal ikut menangis ,, walaupun ada beberapa dari keluarga pasien lain yang belum mengenal nya ,, karena mereka sangat terharu melihat seorang lelaki yang begitu hancurnya kehilangan wanita yang amat dia cintai.


Akmal menangis dalam pelukan mama nya selama beberapa menit ,, dan setelah itu dia berbalik menghadap dokter Hermawan yang masih berdiri di dekat nya itu sambil berkata ..


" jangan lepaskan alat alat itu dokter ,, biarkan alat alat itu terpasang di tubuh istri saya ,,." kata Akmal ...


" baiklah pak ,, tapi alat alat itu terpasang hanya sampai besok pagi ,, karena kalau lewat dari itu ,, kita bisa di tuduh menyiksa jenazah." kata dokter itu dan hanya di anggukin oleh Akmal ...


Setelah itu dokter hermawan langsung masuk kembali ke ruangan Sasa ,, sedangkan Akmal dan keluarga besar nya hanya bisa menangis kehilangan Sasa ,,


mereka tidak bisa membayangkan semua yang telah terjadi ,, dan tidak berapa lama ,, tiba tiba ada seorang suster yang datang menghampiri mereka kemudian berkata ... ....


" apakah ada pak Akmal ,, ?." anya suster itu ,, ....


" iya ada apa suster ,,, ?." tanya Akmal ....


" putra bapak sudah melewati masa kritis ,, jadi bapak dan keluarga sudah bisa melihat nya ,."kata Suster itu ...


dadanya terasa amat sesak ,, kesedihannya semakin bertambah setelah mendengar suster itu menyebutkan putra nya ,, ...


dengan langkah kaki yang berat Akmal berjalan masuk ke ruang perawatan anak nya yang berada tidak jauh dari ruang rawat Sasa ...


sampainya di dalam ruangan itu ,, mata Akmal langsung tertuju ke dalam incubator yang terdapat malaikat kecil dan mungil yang sedang terlelap di dalam nya ...


Akmal mendekati nya dengan langkah yang lemah dan air mata yang berlinang ,, keluarga nya yang berada di belakang nya pun tak kuasa menahan tangis melihat kondisi Akmal dan anaknya itu , mereka semua menangis tanpa suara ....


Akmal meletakan ke dua tangan nya di atas incubator sambil menangis ,, dia tidak sanggup membayangkan hidup nya dan putra kecil nya itu tanpa Sasa ,,


air matanya jatuh membasahi incubator itu .... setelah beberapa menit Akmal memandang putra nya dengan air mata yang tiada henti ,,


Tiba tiba dia teringat dengan Sasa ,, dan dia langsung melangkah meninggalkan ruangan itu dan pergi menuju ruangan Sasa ....


Akmal masuk ke dalam ruangan Sasa tanpa mengetuk pintu dan tanpa bersuara ,, para suster dan dokter yang ada di dalam jadi kaget dengan kedatangan Akmal , ........


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...