My Possessive Wife

My Possessive Wife
36



dan jawaban Sasa itu seketika membuat Akmal geram, wajahnya memerah karena menahan emosinya, tapi dia kemudian mencoba mengendalikan emosinya dengan menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan kemudian berkata..


"aku tidak mau tahu, nanti malam kamu ke kamar kita atau aku yang kemari." ancam Akmal tapi Sasa tetap cuek sambil membuang muka darinya dan membuat Akmal makin kesal..


"Sasa,, aku tu lagi ngomoong." teriak Akmal.


"ya ngomong aja,, lagian telinga aku yang dengar bukan mata aku." Jawab Sasa sinis...


"Sasa,,, kamu sudah kelewatan, kamu ngga pernah menghargai aku sebagai suami kamu...". kata Akmal dan membuat Sasa berbalik dan menatapnya tajam sambil berkata,,.


"apaa? menghargai,,? apa kamu pernah menganggap aku istri kamu,? kamu cuma menganggap aku orang asing yg ngga kamu kenal." jawab Sasa.


"dan satu lagi, suami macam apa yang malam minggu meninggalkan istrinya dan pergi menonton film romantis sama wanita lain,,? dan suami apa yang mengatai istrinya wanita murahan demi membela wanita lain,? suami macam apa juga yang bercinta dengan wanita lain sampai bibirnya berdarah dan datang menemui istrinya tanpa ada rasa bersalah, haaaah?." Sasa bertanya panjang lebar dan berteriak dengan kencangnya.


"suami apaaaa,,? jawab akuuuu,! suami macam apa ituuuuu,,? apa suami itu patut di hargai haaaaa,?.' tambah Sasa lagi.. dengan berlinang air mata, Sasa mengeluarkan segala unek uneknya dengan suara yang keras, sedangkan Akmal tidak dapat menjawab apa apa, dia hanya diam sambil menatap Alira yang menangis di depannya itu...


"Sa,,." panggil Akmal dengan nada yang lembut..


"diaaam, pergi dari sini,,! dan fikirkan cara untuk menceraikan aku,β€ž!." Sasa berkata sambil menangis...


"pergiii.! aku bilang pergii." tambah sasa mengusir Akmal


akhirnya dengan perasaan bersalah Akmal berbalik dan melangkah meninggalkan Sasa yang sedang menangis itu, karena dia tidak dapat melakukan apa apa, dia kembali ke kamarnya dan memikirkan segala perkataan Sasa tadi,,.


"mengapa dia ingin bercerai tanpa mendengar penjelasan ku...?." Akmal berkata kata sendiri di dalam kamarnya.


"dia bilang aku meninggalkan nya di rumah dan pergi bercinta di luar sana, kapan aku bercinta,? dan dia bilang aku mengangkap nya orang asing tidak ku kenal, ya itu kan kesepakatan kita berdua agar tidak ada orang yang mengetahui hubungan kita." Tambah Akmal..


"aku tidak akan menceraikanmu Sasa, aku tidak mau membuat papa sama mama kecewa, dan aku tidak mau melihat atau pun mendengar laki laki lain memilikimu." Akmal berkata tanpa dia sadari apa yang telah dia katakan, dan setelah itu dia langsung kaget setelah menyadari nya...


"ada apa denganku, apa yang aku katakan ,? perasaan apa ini,? apa aku sudah mencintai nya,?." Akmal bertanya tanya sendiri dengan tampang bingung nya..


"aaaah,! bodoh, aku memang laki laki yang bodoh, aku sudah mulai mencintai nya dan aku selalu menyakiti nya sampai dia ingin pisah." Ucap Akmal, Akmal yang baru sadar akan perasaan nya itu menggerutui diri nya sendiri...


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak