
Sasa sangat merasa kesal sama suaminya yang tidak menanggapainya sama sekali ,, dia menatap Akmal dengan tatapan kesal sambil berbicara dalam hatinya ...
" ini suami apa penjaga goa sih ,,,, ? di ajak ngomong nggak di respon ,, bagusnya dia ini di beri gelar , si buta dari goa hantu." gumam Sasa.
" ha ha ha ha ha ha ha ha." serentak Sasa tertawa dengan kerasnya ,, karena dia merasa lucu dengan apa yang dia fikirkan barusan ..
" kamu gila ya , ,, ?." tanya Akmal yang melihat istrinya tertawa tiba tiba tanpa ada sebab ...
Sedangkan Sasa tidak bisa menjawab apa apa ,, karena dia tertawa tidak mau berhenti membuatnya sulit untuk berkata kata ...
karena merasa kesal dengan tingkah istrinya yang tertawa sampai guling guling di atas lantai ,, Akmal segera berdiri meninggalkannya dan berjalan menuju tangga ,, dan Sasa yang melihat Akmal sudah hampir menuruni tangga ,, dia segera bangun dan berlari menyusul suaminya dengan masih tetap tertawa ,,
tapi dia menahannya karena takut di marahi oleh si es balok itu ... sampainya di lantai 3 ,, Akmal nggak langsung ke kamar , , dia melangkah ke ruang santainya dan menyalakan ps untuk dia bermain ,, di saat Akmal lagi main ps.
Sasa datang menemuinya sambil membawa jus jeruk kesukaan Akmal ,, dia mengambil jus jeruk yang ada di dalam kulkas di samping ruangan itu .. setelah duduk di samping Akmal.
Sasa langsung merampas stik ps dari tangan suaminya dan menggantikan permainan bola yang di mainkan Akmal dengan permainan zuma ,, kemudian dia memainkan permainan zuma dengan penuh semangat ...
Akmal hanya pasrah dengan apa yang di lakukan istrinya yg sangat pecicilan itu ,, dia memilih meminum jus jeruk yang di bawakan Sasa sambil menyalakan sebatang rokok ,,
Sasa yang sedang asik memainkan zuma kembali membuka suara tanpa menatap Akmal...
" mas ,, kamu dengar apa yang aku bicarakan tadi nggak ,, ?." tanya Sasa lagi ...
" yang tadi ,, yang aku bilang Sifa di belikan sepatu oleh ayahnya di Singapura." jawab Sasa..
" ya udah ,, biarin mereka." balas Akmal.. dan Sasa hanya memanyunkan bibirnya setelah mendengar jawaban dari suaminya itu.
sebenarnya Sasa sangat menginginkan sepatu seperti punya Sifa ,, tapi dia nggak mau minta ,, dan sebenarnya dia punya atm yang di berikan Akmal untuk dia pakai sesukanya ,, tapi dia ingin di belikan Akmal,,
karena dari mereka menikah sampai sekarang ,, Akmal nggak pernah kasih dia hadiah ,, boro boro kasih hadiah ,, ulang tahun Sasa aja ,, Akmal nya nggak tahu ... setelah merasa bosan ,, mereka berdua bergegas ke kamar mereka untuk tidur ,, karena waktu sudah menunjukan pukul 22:30 ,,
tidak memakan waktu lama ,, mereka berdua sudah sama sama terlelap ,, mungkin karena pengaruh kecapean ...
pukul 06.00 pagi Sasa terbangun dan langsung bergegas mandi ,, selesai mandi ,, Sasa berpakaian dan berdandan , kemudian dia mengemas seluruh peralatan kecantikan dan segala perawatannya ke dalam tas untuk mau di bawa ,, setelah selesai semuanya ,, baru dia membangunkan Akmal,, karena Akmal orangnya nggak sabaran menunggu ,, jadi Sasa memilih bersiap siap terlebih dulu baru membangunkan Akmal, karena Akmal juga mandi dan bersiap siap nggak terlalu lama ,, jadi Sasa lebih memilih menunggu dari pada di tunggu ,, biar ngga ribet urusannya ...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...