My Possessive Wife

My Possessive Wife
102



" benar apa yang mas katakan itu ,,, ?." tanya Sasa sambil menatap wajah Akmal yang terlihat sangat kecapean ...


" kalau aku bohong ,, aku keluar rumah aku akan..." kata kata Akmal terhenti karena Sasa sudah menutup mulutnya dengan telapak tangan Sasa ...


" ngga usah ngomong macam macam , , aku ngga mau dengar." kata Sasa.


" tapi aku mau mas jelasin sama aku tentang foto itu dan tentang mas dengan Caca yang hampir di jodohkan ,, kemudian tentang mas ke negara nya menyusulnya." Tambah Sasa sambil melepaskan tangannya dari mulut Akmal.


" Caca yang bilang ,, kalau aku dan dia hampir di jodohkan ,,, ?." tanya Akmal...


Sasa hanya menganggukan kepalanya.


" dan kamu menangis setelah mendengar itu ,, ?." tanya Akmal lagi sambil menatap Sasa ..


" iya ,, abisnya aku sakit hati bangat ...." jawab Sasa sambil memajukan bibirnya dan membuat Akmal langsung mengecupnya ...


" itu foto waktu kita liburan keluarga ,, dan aku foto seperti itu ,, ngga ada perasaan atau maksud apa apa ,, aku hanya mengikuti kemaunnya ,, karena aku menganggapnya hanya sebagai saudara ,, dan aku berfikir ,, dia juga menganggapku seperti itu ... kalau soal perjodohan ,, itu rencana dia dan tante aku ,, mama ,, papa ,, dan grenma pun nggak tahu sampai saat ini ,, tante aku itu ,, istri dari omnya Caca,, dan mereka sangat menyayangi Caca seperti anak mereka sendiri ,, karena mereka nggak punya anak , jadi apa yang Caca minta ,, pasti di turutin ,, dan pada waktu itu ,, Caca meminta tanteku ,, untuk memaksa aku biar mau di jodohkan sama Caca,, tapi aku nggak mau ,, karena aku menganggapnya hanya sebagai saudara doang ,, ngga lebih .. dan kalau untuk aku ke Negara nya bukan untuk menyusulnya ,, tapi menyusul mama karena aku di suruh papa waktu itu." penjelasan Akmal panjang kali lebar yang membuat Sasa puas dan tenang ...


Sasa tersenyum dan memeluk tubuh kekar suaminya ,, dia mengecup dada Akmal berulang ulang ,, ....


" tapi dia bilang ,, dia masih mencintai mas sampai saat ini." kata Sasa dalam pelukan Akmal.


" terserah dia mau sampai kapanpun menyukai aku." Akmal berkata sambil tersenyum memikirkan ide gilanya ...


" kamu mau nggak ,, buat Caca agar ngga menyukaiku lagi ?." tanya Akmal sambil melepas pelukan Sasa..


" pasti dia fikir ,, aku ngga mencintaimu ,, karena kita menikah hanya lantaran perjodohan ,, jadi aku mau ,, dia melihat kita bercinta." kata Akmal yang membuat mata Sasa terbelalak ...


" maksud mas ,, kita melakukannya di hadapan dia ,, ? apa mas udah ngga waras ,, ?." tanya Sasa panik ...


" ngga gitu juga ,, kita ngelakuinnya di sini skarang ,, pasti dia akan naik dan mengintip ,, yang penting pintunya ngga usah di kunci." kata Akmal..


" tapi kalau orang lain yang mengintip gimana , , ?." tanya Sasa lagi ...


" ngga mungkin ada yg ngintip ,, dia aja yang akan ngintip ,, karena cuma dia yang penasaran sama kita." jawab Akmal penuh keyakinan ..


Sasa berfikir sejenak ,, tapi di saat Sasa masih berfikir ,, Akmal dengan segera sudah menarik dres Sasa ke atas untuk membukanya ,, Sasa kaget tapi dia tidak menolak ,, karena dia hanya mempercayakan semuanya kepada Akmal..


setelah Sasa sudah tanpa busana ,, Akmal pun segera membuka semua pakainnya sendiri ... akhirnya mereka melakukannya dengan penuh gairah ,,


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...