
" masuk ,,,, !." kata Refan tanpa menatap wajah Caca
" ngga mau ,,, ! aku ngga mau pulang sama kamu ,,, !." jawab Caca ....
Karena Caca menolak ,, akhirnya Refan memaksa Caca sampai masuk dan terduduk ke dalam mobil ,,
setelah Caca terduduk di dalam mobil ,, Refan langsung menutup pintu mobilnya dan segera berjalan memutar kemudian masuk dan duduk di depan kemudi tanpa berkata kata .....
" apa apaan kamu Fan ,,,, ?." Tanya Caca kesal ...
" kamu ngga sopan tahu nggak ,,, ? main narik narik tangan orang." tambah Caca ....
sedangkan Refan yang fokus menyetir tidak menjawab atau pun menatap Caca sama sekali ,,
dia hanya menatap ke depan dengan wajahnya yang datar seperti tembok ,, .....
Caca yang sudah mulai kesal dengan tingkah Refan memilih untuk mengirim pesan kepada Sasa ,, dia ingin menanyakan apa yang terjadi sama Refan sampai dia kaya gini ,,
karena sedang asik membaca dan membalas pesan Sasa ,, tanpa Caca sadari mobilnya sudah berhenti .....
" ayo turun ,,, !." kata Refan sambil menarik tangan Caca ....
Caca sangat kaget di saat dia melihat rumah yang ada di depannya itu bukan rumah om dan tantenya ,,
dia melihat sebuah rumah berlantai dua yang terlihat cukup mewah walaupun ngga terlalu besar ,, .......
" kita mau kemana Refan ,? ini rumah siapa ,,, ?." tanya Caca setelah Refan sudah menariknya masuk ke rumah yang terlihat tidak berpenghuni itu .....
" ini rumah aku , dan malam ini kita menginap di sini ,,." jawab Refan ....
sifat Refan yang paling buruk itu adalah ,, dia sangat suka memaksa ,, apabila ada yang ngelawan dia , , dengan wajah yang kesal dia menarik lengan Caca dan membawanya menaiki tangga sampai di dalam kamar yang terdapat di lantai dua ,,, .......
sedangkan Caca ,, dia tidak ingin menghabiskan satu malam ini dengan laki laki yang tidak mencintainya sama sekali ,, dengan sekuat tenaga Caca ngelawan ,, dia menarik narik lengannya yang di cengkram oleh Refan sambil berkata .....
" lepaskan aku Refan ,, lepaskan akuuu ,,, ! aku ngga mau nginap di sini sama kamu ,,,, ! aku mau pulang ,,, !." teriak Caca tapi tidak di hiraukan Refan sama s5kali ....
sampainya di kamar ,, Refan langsung mengunci pintu dan melemparkan kuncinya ke atas lemari tinggi yang terdapat di kamar itu .
dan setelah itu ,, dia kembali menghadap Caca ya g sudah terduduk di samping ranjang sambil meneteskan air mata ....
Refan melangkah mendekati Caca dan duduk di depan Caca sambil terus menatap Caca yang sedang menundukan kepalanya sambil menangis itu ....
" Ca ,, aku membawamu kemari karena ada yang mau aku jelaskan ,,," kata Refan dengan nada rendahnya karena dia sudah melihat Caca yang menangis ...
" ngga usah kamu jelaskan apa apa lagi ,, karena aku udah dengar semuanya di apartemen kamu kemarin malam ,,," jawab Caca sambil terus terisak ....
" dan satu lagi Fan ,, jangan kamu fikir aku menangis saat ini karena aku masih mengharapkan mu ,, aku menangis saat ini karna aku menyesal telah mengenal laki laki pecundang seperti kamu , ..." kata Caca dengan suara yang sedikit naik ...
" aku ngga mau memikirkanmu lagi ,, aku ingin melupakan mu ,, dan aku mau kita putus saat ini juga ,, !." tambah Caca ...
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...