
" oh yaaaa ,,, ?." ucap Sasa seperti bertanya setelah menarik nafas panjang ,,, ...
" iya ,, dan ini foto kita waktu dulu." jawab Caca sambil menjulurkan ponsel nya ke Sasa untuk memperlihatkan foto yang ada di ponsel nya ...
Air mata Sasa serasa mau tumpah melihat gambar Akmal yang sedang memeluk Caca sambil tersenyum ,, tapi Sasa mencoba mengontrol dirinya lagi ...
" cantik bangat foto ini." kata Sasa ...
" iya ,, waktu itu Akmal ke negara ku untuk nemuin aku." kata Caca berbohong.
" Terus kenapa kalian nggak jadi di jodohkan????." tanya Sasa ...
" bukan nggak jadi ,, cuma kita tunda ,, eeeh dan tahu tahunya Akmal udah nikah duluan." kata Caca sambil melirik foto seksi Sasa yang ada di dinding sebelah ...
" padahal sampai saat ini aku masih tetap mencintai dia." kata Caca dengan tidak tau malunya
" Sudah dulu ya ,,, ! aku pergi dulu ,, nanti baru kita ngobrol lagi kan masih ada hanyak waktu, apalagi kita sekampus nanti." kata Caca sambil melangkah ke luar ...
hati Sasa sangat sakit ,, dia mengunci pintu kamar dan menangis sampai dia tertidur, kemudian dia terbangun tepat pukul 20.00 malam. dia beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan badannya ,, selesai mandi dan berpakaian ,, dia ke dapur untuk membantu para bibi menyiapkan makan malam ,, itulah kebiasaan Sasa sehingga dia sangat di sayangi dan di sukai para pembantu di rumah itu.
Sedangkan Caca seperti putri yang hanya di kamar menunggu panggilan baru keluar ...
selesai makan malam, Sasa memilih ke kamar grenma ,, di saat dia melangkah menuju kamar grenma , , dia melihat bi ina sedang menuju kamar grenma sambil membawa obat dan air minum buat grenma.
" biar aku yang bawa aja bi." kata Sasa sambil berjalan mendekati bi ina ...
" baik non." jawab bi ina sambil menyerahkan gelas dan obat kepada Sasa
mama yang melihatnya dari arah sana ,, tersenyum lebar dengan tingkah menantunya yang baik hati itu ... kemudian Sasa masuk dan memberikan obat itu ke grenma ,,
selesai meminum obat ,, Sasa dan grenma kembali mengobrol ...
" kamu tidur sama grenma aja ya ,, sampai suamimu kembali." kata grenma dan di setujui Sasa...
sedangkan Akmal yamg lagi sibuk di sana tidak mengabari istrinya sama sekali ,, dia berusaha menyelesaikan pekerjaannya hanya dalam waktu dua hari ,, karena dia hawatir dan selalu memikirkan istrinya di rumah ...
setelah pekerjaannya selesai ,, Akmal dan Refan langsung memilih pulang pagi hari itu juga ,, dan dia tidak sempat mengabari orang rumah ,, sedangkan orang rumah tahu ,, kalau Akmal akan pulang dua hari lagi.
πππππ
Sampainya di bandara ,, Refan langsung mengantarkan Akmal ke rumahnya ,, sedangkan di rumahnya ,, mama ,, papa ,, grenma dan Caca sedang asik mengobrol di ruang tamu.
Sedangkan Sasa lagi duduk termenung di dalam kamar dengan berlinang air mata ...
tiba tiba ,, ada suara pintu di ketok ,,, ...
tok .... tok .... tok ....
" bi tolong bukain pintunya." perintah mama, dan bi ina segera berlari membuka pintu ...
" ehhh den Akmal." kata bi ina ...
Caca yang mendengar nama Akmal langsung berlari ke arah pintu dan langsung memeluk Akmal.
Akmal kaget dengan tingkah Caca, segera dia melepaskan pelukan Caca dan berjalan masuk ke dalam rumah tanpa memperdulikan dan Caca yang sedang tersenyum bahagia, karena Akmal sudah kembali.
Sedangkan Refan sudah kembali ke apartemenya setelah mengantarkan Akmal.
...πΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...