
"Ada apa lagi,?." Tanya Akmal sedikit kesal.
"Mas suka ya sama Tania,?." Tanya Alira.
"Ngga,! ." Jawab Akmal santai.
"Kalau Bella,?.' Tanya Sasa lagi dan membuat Akmal makin kesal karna merasa terganggu.
"Ngga juga Sasa Kamu kenapa sih,? kamu cemburu,?." Tanya Akmal tanpa menatap Sasa.
"Memangnya salah kalau aku cemburu sama suami sendiri,?." Jawab Sasa kesal.
"Kata Dr Rani, Mas pernah mencium Bella." Kata Sasa dengan wajah cemberutnya.
"Itu bukan cium tapi kasih nafas buatan, lagian itu sudah masalalu." Jawab Fahri.
"Kamu juga pasti punya masalalu kan,?." Tanya Akm sambil terus memejamkan mata.
"Ya,! Aku memang punya masalalu, tapi dalam masa lalu aku nggak ada laki-laki lain, apalagi ciuman,!." Jawab Sasa dengan nada yg sedikit tinggi.
Seketika Akmal langsung membuka mata, dia menatap Sasa yg juga sedang menatapnya dengan mata yg sudah berkaca kaca, dan karena merasa kesal, sasa langsung berbalik membelakangi Akmal dan mulai menangis.
"Sasa, itu hanya masa lalu,! Dan kenapa kamu harus menangis kaya gini,? Aku tuh mau tidur, kamu nangis siang malam kapan aku tidurnya,? kamu mau aku sakit,?." tanya Akmal dengan nada kesalnya.
"Kalau kamu terus menangis, aku akan keluar tidur di ruang kerja aku saja." Akmal berkata dan langsung bergegas mengambil baju di sampingnya yg sempat di lepasnya tadi.
Karena Akmal setiap tidur malam atau siang selalu bertelanjang dada.
"Ya sudah, kalau kamu mau keluar, aku mau meminta Refan untuk mengantarku pulang." Kata Sasa sambil menghapus air matanya.
Akmal yang sudah melangkah akhirnya berbalik dan berbaring kembali di samping Sasa, sambil meletakan sebelah tangannya di keningnya dia pun berkata.
"tidurlah, ! Ngga usah mikir macam-macam." Kata Akmal sambil memejamkan matanya.
"ayo kita pulang.,!." kata Akmal yang membuat Sasa langsung kaget dan menoleh ke belakang, dia melihat Akmal yg sudah duduk di tepi tempat tidur sambil mengenakan bajunya...
"mas udah bangun,?." tanya Sasa bingung...
"bagaimana aku ngga bangun kalau kamu seperti orang cacingan di atas tempat tidur,," jawab Akmal.. dan Sasa hanya terdiam kemudian bangun dan melangkah mengikuti Akmal yang sudah duluan melangkah, sampainya di rumah, Akmal langsung mandi dan selesai mandi dia langsung pergi ke ruang kerjanya, dia memilih untuk tidur di sana biar tidak di ganggu Sasa...
Sasa yanh melihat Akmal meluar dari kamar hanya diam, kemudian dia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya,, selesai mandi dan berpakaian dia langsung ke dapur untuk melihat bi Ina yg sedang sibuk memasak,. .
"sudah lapar non,? tanya bi Ina setela melihat Sasa...
"iya ni bi." jawab Sasa,..
"bi." panggil Sasa,.
"iya non, ada yg bisa bibi bantu,?." tanya bi Ina...
"ngga bi,, saya cuma mau tanya, mas Akmal pernah membawa perempuan ke sini ya bi,,?." Tanya Sasa dengan tatapan memcari tahu...
"o000 itu non,, pernah si beberapa kali tapi ngga di bawa , perempuan itu yg datang ke sini jenguk den Akmal, karena waktu itu den Akmal nya lagi sakit.. sedangkan tuan dan nyonya waktu itu ada di korea non...." jawab bi Ina...
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak