My Possessive Wife

My Possessive Wife
175



Sasa juga ingin berjalan jalan santai di depan jalan rumah nya, kata nya jalan jalan pagi saat hamil tua itu sangat bagus juga untuk proses persalinan.


Tapi di saat berada di depan rumah nya ,, Sasa yang sudah yang sudah berjalan keluar rumah itu tiba tiba mendapat pesan yang membuatnya seperti tersambar petir di siang bolong dan langsung berdiri seperti patung ,, matanya terbelalak dan terasa panas setelah membaca isi dari pesan itu ...


" aku sangat puas setelah menghabiskan dua malam berturut turut bersama Akmal ,, dia sangat luar biasa di atas ranjang ,, dia membuatku sampai tidak berdaya ,,," Bela ..


air mata Sasa langsung meluncur dari matanya ,, dadanya terasa sesak saking kaget dan emosinya ,, kemudian dia melanjutkan langkah kakinya dengan begitu buru buru sambil terus berlinang air mata ... dia sudah tidak bisa memikirkan apa apa lagi ,,


Sampai sampai Sasa tidak menyadari kalau ada sebuah motor yang berjalan ke arah nya dengan jalur yang begitu kencang.


Brakkk.... Sasa berguling dengan tidak jauh namun Sasa mendapat benturan keras yang mengenai perut besarnya itu membuatnya mengeluarkan darah dan akhirnya tidak sadarkan diri ....


bi Ina yang sedang berada di pekarangan untuk menyapu mendengar suara teriakan Sasa dan mendengar bunyi sesuatu ,,


akhirnya bi ina melepaskan pekerjaannya dan berlari ke depan ,, bi ina histeris dan menangis sejadi jadinya di saat melihat Sasa yang sudah terlentang di pinggir trotoar dengan banyak darah yang keluar dari bagian bawanya ...


" toloooong ,, ,, toloooong ,,,." Teriakan bi ina meminta tolong .... dan tidak berapa lama yang lainnya pun datang ,,


mereka adalah tukang kebun supir satpam yang baru saja dari toilet dan yang lainnya ,, mereka mengangkat Sasa dan segera membawanya menuju mobil ,,


sedangkan bi ina langsung menghubungi mama untuk memberitahukan keadaan Sasa ....


dan setelah itu bi ina dan supir pribadi Akm segera melarikan Sasa ke rumah sakit ,,


sedangkan mama , Caca dan papa yang baru mau berangkat ke kantor langsung bergegas menuju rumah sakit besar milik papa ....


Sampainya di sana ,, mama langsung histeris setelah melihat keadaan menantunya yang baru mereka keluarkan dari dalam mobil dan langsung di larikan ke ruang UGD ,,


Caca pun ikut menangis melihat kondisi Sasa , , dan dia juga memeluk mama untuk menenangkannya ,,


mama menangis sampai dia sudah tidak bisa berfikir apa apa ... selesai mengurus semua nya ,, papa langsung menghubungi Akmal tapi nomornya masih di luar jangkauan ,,


akhir papa memilih untuk mengirim pesan pada nya ....


semua dokter sibuk menangani Sasa,, setelah hampir setengah jam mereka memeriksa keadaan Sasa ,,


tiba tiba dokter terbaik yang menangani Sasa keluar dengan wajah yang tidak bisa di artikan ...


" bagaimana keadaan nya dok ,, ? tolong selamat kan anak dan cucu ku dokter ,, , ! aku mohon ,,, !." kata mama sambil menangis ..


" begini bu ,, kondisi ibu Sasa dan juga bayi nya sangat kritis ,, detak jantung ibu Sasa semakin lemah ,, jadi kalau kita mau menyelamatkan anak nya ,, kita harus melakukan operasi sekarang juga sebelum terlambat ,,,." jelas dokter panjang lebar ...


" terus bagaimana dengan Sasa dok ,,, ?." tanya mama tambah panik ,,, ...


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...