
"kamu kenapa sih,,?." tanya akmal kesal...
"aku malu mas." jawab sasa yang membuat akmal langsung terkekeh...
"kenapa harus malu,,? aku tu udah lihat setiap lekuk tubuh kamu jadi kamu ngga perlu malu." seketika sasa menundukan wajahnya yang sudah memerah karena malu dan membuat akmal tersenyum melihat tingkah sasa yang menurutnya lucu..
kemudian akmal manarik selimut sasa dan dia kaget melihat bercak bercak darah yang ada di seprei dan selimut putih yang mereka gunakan karena ini kali pertama untuk akmal melihat semua itu, dan setelah itu akmal menggendong sasa dan hendak membawa sasa ke dalam bet uup...
"mas turunin aku di sini." kata sasa..
"kenapa di sini,,? kamu kan mau mandi,? ." Ucap Akmal
" aku mau pipis mas." jawab sasa...
dan akmal langsung menurunkan sasa di dekat beth uup., Sasa pun duduk perlahan lahan sambil memegang tangan akmal dan akmal hanya terdiam menatap sasa yang menahan sakit..
tapi tiba tiba akmal di kagetkan dengan suara teriakan Sasa...
"aaaao, aaaao,," teriakan sasa di saat dia hendak pipis..
Sasa berteriak dan menangis sambil mencengkram tangan akmal, dan setelah menyadari semuanya akmal segera melepaskan tangan sasa tapi sasa kembali menarik tangan akmal dan mendongak menatap wajah akmal sambil merengek...
"ini perih bangat maaas." rengek sasa.
"iyaaaa, mangkannya itu mas mau ambilin air hangat untuk kamu membasuhnya." Ucap Akmal kepada Sasa.
akhirnya sasa melepaskan tangan akmal dan Akmal pun segera mengambil air hangat dan memberikannya kepada sasa..
Sasa mengambil air dari tangan akmal dan membasuhnya dan dia kembali berteriak karena kaget di saat menyentuh bagian bawahnya...
"ada apa,,?." Tanya Akmal panik...
"mas,, aku takut mas,, aku ngga mau menyentuhnya aku takut." rengek sasa...
"memangnya kenapa,,?." tanya akmal bingung dan sasa hanya menggelengkan kepalanya...
"ya sudah sekarang kamu mandi, mas mau membereskan tempat tidur karena di sana ada darah." kata akmal dan sasa hanya mengangguk sambil melangkah ke dalam bethup yg sudah terisi air hangat.
setelah akmal membantu sasa masuk ke dalam beth uup, dia segera keluar kamar dan membereskan seprei dan selimut yang terkena darah sasa..
dia mengambil plastik dan memasukan seprei dan selimut ke dalam plastik setelah itu dia menaruh plastik itu ke dalam lemari bagian bawa, kemudian dia mengambil ponselnya dan membuka internet untuk mencari nama obat yg bisa dia beli untuk mengurangi rasa sakit sasa...
akhirnya dia menemukan nama obat penghilang nyeri dan juga salep., dengan segera dia langsung memesan obat dan salep itu melalui gojek... setelah beberapa menit sasa keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai haduk sambil terisak, sasa menangis bukan hanya karena rasa sakit, tapi dia merasa takut di saat menyentu bagian bawahnya yang sudah sangat bengkak itu...
Akmal yang melihatnya segera menghampiri sasa yang sedang berdiri di depan pintu kamar mandi sambil terisak, dia menggendong sasa dan membawanya ke atas tempat tidur dan setelah itu akmal langsung bergegas mandi meninggal kan sasa yang sedang duduk di atas tempat tidur sambil menghapus air matanya dan tiba tiba Sasa kaget dengan suara ketukan pintu dari bi Ira...
to be continued....
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain ya kak